Carney Meminta Adanya Peraturan untuk Mengakhiri Anarki Kriptocurrency
Friday, 2 March 2018 17:24 WIB | FISCAL & MONETARY |BOEMark Carney,

Mark Carney meminta adanya peraturan yang lebih kuat untuk mengakhiri era "anarki" kriptourrurrency.

"Waktunya telah tiba untuk menahan ekosistem aset kripto dengan standar yang sama seperti sistem keuangan lainnya," Gubernur Bank of England mengatakan dalam sebuah pidato di kantor Bloomberg di London pada hari Jumat. Sementara dia memuji potensi nilai teknologi dasar Bitcoin, Carney mengatakan bahwa mata uang digital itu sendiri telah gagal sebagai bentuk uang dan menolak prospek mata uang digital bank sentral dalam waktu dekat.

"Jalur yang lebih baik adalah mengatur elemen ekosistem aset kripto untuk memerangi kegiatan terlarang, mempromosikan integritas pasar, dan melindungi keselamatan dan kesehatan sistem keuangan," kata Carney. "Waktunya telah tiba untuk menyimpan ekosistem kripto-aset dengan standar yang sama. Menjadi bagian dari sistem keuangan membawa hak istimewa yang luar biasa, tapi dengan tanggung jawab yang besar. "

Carney mendukung dorongan yang dilakukan oleh oleh Komisi Sekuritas tersebut dan Bursa Efek AS untuk mengklasifikasikan kriptocurrencies sebagai produk yang tunduk pada undang-undang yang mengatur bagaimana mereka dikeluarkan dan diperdagangkan. SEC, prihatin bahwa apa yang disebut penawaran koin awal dipenuhi dengan kecurangan, telah melakukan tindakan keras pada penyedia kripto-kardiak. Dalam beberapa pekan terakhir, agensi tersebut mengirim surat panggilan ke puluhan ICO untuk informasi yang berkaitan dengan bisnis mereka.

Carney mengatakan "volatilitas ekstrim" Bitcoin dan koin virtual lainnya mencerminkan bagaimana mereka tidak memiliki nilai intrinsik atau dukungan eksternal. Dia menghitung bahwa rata-rata volatilitas 10 koin virtual teratas berdasarkan kapitalisasi pasar lebih dari 25 kali lipat dari pasar ekuitas AS pada tahun 2017.(mrv)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

BoE Pertahankan Suku Bunga Tidak Berubah Meski Haldane Dukung Kenaikan
Thursday, 21 June 2018 18:13 WIB

Chief Economist Bank of England Andy Haldane secara tak terduga mengalihkan dukungannya untuk kenaikan suku bunga segera, menentang mayoritas pembuat kebijakan yang memilih untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah. Komite Kebijakan Moneter mempertahankan suku bunga bank sebesar 0,5 persen, sep...

SNB Terus Mengendalikan Suku Bunga di -0,75%
Thursday, 21 June 2018 14:40 WIB

Swiss National Bank meninggalkan suku bunga acuan tidak berubah pada -0,75% Keputusan tentang tingkat deposito mata diharapkan; Median survei Bloomberg: -0,75% Semua 20 ekonom memperkirakan suku bunga utama di -0,75% Sejak Bloomberg memulai survei untuk keputusan tingkat suku bunga pada September...

Fed Powell: Kasus untuk Kenaikan Suku Bunga Bertahap Masih 'Kuat'
Wednesday, 20 June 2018 21:12 WIB

Pimpinan Federal Reserve, Jerome Powell mengulangi kasus yang dia ajukan untuk menaikkan suku bunga guna menjaga ekonomi terbesar dunia itu pada jalur yang berkelanjutan, dengan mengutip dukungan luas di antara rekan-rekannya di bank sentral AS. "Dengan pengangguran yang rendah dan diperkirakan men...

Draghi: ECB Bersabar Dalam Menentukan Waktu Pertama Kenaikan
Tuesday, 19 June 2018 15:41 WIB

œPanduan lanjutan ke depan ECB dengan jelas memberi sinyal bahwa ECB akan tetap bersabar dalam menentukan waktu kenaikan suku bunga pertama dan akan mengambil pendekatan bertahap untuk menyesuaikan kebijakan setelahnya, kata Presiden ECB Mario Draghi dalam pidato di Forum ECB di Sintra, Portuga...

ECB berencana melanjutkan program pembelian obligasi hingga akhir Desember
Thursday, 14 June 2018 19:16 WIB

Bank Sentral Eropa (ECB) mengatakan akan mengakhiri program pembelian obligasinya hingga akhir tahun ini. ECB dalam pernyataannya pasca pertemuan Dewan pemerintah, mengatakan akan melanjutkan program pembelian obligasi sebesar 30 miliar euro perbulan hingga September, seperti yang direncanakan. Dim...

ANOTHER NEWS
Isu perang dagang buat saham HK bukukan penurunan mingguan terbesar dalam 3 bulan (Review)
Saturday, 23 June 2018 04:10 WIB Indeks saham acuan Hong Kong berakhir sedikit lebih tinggi pada hari Jumat, tetapi mencatat penurunan mingguan terbesar dalam tiga bulan di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara Beijing dan Washington. Indeks Hang Seng naik 0,2 persen...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.