Australia Pertahankan Suku Bunga untuk Rekor Pertemuan ke-16 Beruntun
Tuesday, 6 February 2018 11:06 WIB | FISCAL & MONETARY |RBA

Bank sentral Australia mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk rekor pertemuan ke-16 seiring mata uang yang kembali bangkit mengancam eksportir dan menekan inflasi lebih lanjut.

Chief Reserve Bank of Australia Philip Lowe mempertahankan tingkat suku bunga tidak berubah di 1,5 persen pada hari Selasa - sejalan dengan perkiraan pasar dan ekonom. Gubernur memangkas angka yang semakin terisolasi di negara maju seiring rekan-rekannya mempertimbangkan atau mulai menghapus stimulus sebagai tanggapan terhadap pertumbuhan ekonomi global.

"Tingkat suku bunga yang rendah terus mendukung ekonomi Australia," kata Lowe dalam sebuah pernyataan. "Kemajuan lebih lanjut dalam mengurangi pengangguran dan membiarkan inflasi kembali mencapai target merupakan hal yang diharapkan, meskipun kemajuan ini cenderung bertahap."

Dolar Australia diperdagangkan di level 78,62 sen A.S. pada pukul 2:36 siang waktu Sydney dari 78.72 sebelum rilis suku bunga.

Dewan RBA, yang menghadapi kenaikan tingkat resesi upah dan rekor hutang rumah tangga, telah berusaha menjadi kekuatan yang stabil seiring ekonomi menyesuaikan diri dengan perluasan berbasis layanan. Hal itu menunjukkan tanda-tanda keberhasilan karena perusahaan mulai berinvestasi dan meningkatkan perekrutan. Tapi rebound 5 persen mata uang sejak awal Desember merupakan rintangan potensial untuk mengembalikan pertumbuhan ke rata-rata dan inflasi ke level yang ditargetkan.

"Kami terus melihat tahun yang menantang di depan bagi konsumen Australia dan tahun sub-par lainnya untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat," Matthew Hassan, seorang ekonom senior Westpac Banking Corp., mengatakan menjelang keputusan tersebut. "Kebijakan akan tetap dipertahankan seperti saat ini."

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Draghi : Ekonomi Lebih Lemah Dari yang Diperkirakan Ditengah Ketidakpastian Global
Tuesday, 15 January 2019 23:46 WIB

Data ekonomi yang lemah menggarisbawahi perlunya stimulus Bank Sentral Eropa yang berkelanjutan, menurut Presiden Mario Draghi. "Perkembangan ekonomi baru-baru ini lebih lemah dari yang diharapkan dan ketidakpastian, terutama terkait dengan faktor global, tetap menonjol," Draghi mengatakan kepada a...

Powell Mengatakan Fed Menunggu dan Melihat Dengan Kesabaran Tentang Suku Bunga
Friday, 11 January 2019 04:06 WIB

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS dapat bersabar sebelum menyesuaikan kenaikan suku bunga selanjutnya karena menunggu untuk melihat bagaimana risiko global yang berdampak pada ekonomi domestik. "Kami berada di tempat di mana kami bisa sabar dan fleksibel dan menunggu da...

Risalah Fed: Beberapa Anggota Menentang Kenaikan Suku Bunga di Desember
Thursday, 10 January 2019 02:11 WIB

Beberapa pejabat Federal Reserve menginginkan bank sentral untuk mempertahankan kebijakan pada Desember di tengah kenaikan volatilitas pasar keuangan, menurut risalah pertemuan kebijakan Desember mereka yang dirilis Rabu ini. FOMC memilih dengan suara bulat untuk menaikkan suku bunga seperempat poi...

Powell Mengatakan Dia Tidak Akan Mengundurkan Diri jika Diminta oleh Presiden
Friday, 4 January 2019 22:55 WIB

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan dia tidak akan mengundurkan diri jika diminta oleh Presiden Donald Trump. Berbicara di sebelah pendahulunya Janet Yellen dan Ben Bernanke, Powell mengatakan pada konferensi American Economic Association di Atlanta bahwa dia belum memiliki jadwal pertemu...

BOE Pertahankan Suku Bunga Tidak Berubah Seiring Ketidakpastian Brexit Meningkat
Thursday, 20 December 2018 19:17 WIB

Bank of England mengatakan ketidakpastian seputar perceraian Inggris dari Uni Eropa semakin meningkat seiring mereka memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah. Komite Kebijakan Moneter bank, yang dipimpin oleh Gubernur Mark Carney, memberikan suara 9-0 untuk mempertahankan suku bunga...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong, Shanghai Akhiri Pekan Dengan Gain (Review)
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan yang sehat dengan catatan positif pada hari Jumat karena para investor menyambut laporan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk menaikkan tarif China dalam upaya untuk menuntaskan kesepakatan perdagangan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.