Draghi Melihat Optimisme Inflasi Dalam Pemulihan Tapi Euro Merupakan Kekhawatiran
Thursday, 25 January 2018 21:47 WIB | FISCAL & MONETARY |Bank Sentral Eropa ECBMario Draghi

Mario Draghi menyatakan keyakinan baru bahwa pemulihan kawasan euro akan menghidupkan kembali inflasi, mendorong euro ke level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun meskipun secara bersamaan memberikan peringatan terhadap pergerakan tajam dalam nilai tukar.

Meningkatkan momentum ekonomi telah "memperkuat keyakinan kami bahwa inflasi akan menuju satu titik tapi di bawah 2 persen," kata Presiden Bank Sentral Eropa kepada wartawan di Frankfurt pada hari Kamis, ia menambahkan bahwa tekanan harga domestik tetap diredam. "Dengan latar belakang ini, volatilitas nilai tukar baru-baru ini merupakan sumber ketidakpastian yang memerlukan pemantauan berkenaan dengan kemungkinan implikasinya terhadap prospek jangka menengah dari stabilitas harga."

Euro melonjak sebanyak 1 persen ke level terkuatnya sejak akhir 2014, dan naik 0,7 persen pada $ 1,2490 pada pukul 3:20 sore Waktu Frankfurt. Ini turun dari level tertingginya setelah Draghi mengatakan bahwa dia melihat "sangat sedikit kemungkinan" bahwa suku bunga akan meningkat tahun ini, seperti yang disarankan pada beberapa harga pasar.

Keuntungan tersebut telah memicu kekhawatiran bahwa tekanan ke bawah pada harga dapat mempersulit keluarnya ECB secara bertahap dari stimulus luar biasa. Pembuat kebijakan memutuskan tahun lalu untuk mengurangi jumlah stimulus tambahan yang mereka pompa ke dalam ekonomi kawasan euro pada bulan ini, namun juga menekankan bahwa sasaran inflasi mereka tetap tidak terlihat sampai setidaknya tahun 2020.

Draghi mengatakan bahwa tingkat stimulus yang cukup tetap diperlukan untuk tekanan harga yang mendasari agar bertemu dengan tujuan ECB, namun menunjuk pada beragam alat stimulus yang akan membantu dalam mencapai hal tersebut.

"Dukungan moneter lanjutan ini didukung oleh pembelian aset bersih, dengan jumlah aset yang diakuisisi yang cukup besar, dan reinvestasi yang akan datang dan panduan kedepan kami mengenai suku bunga," katanya.

ECB sebelumnya mengulangi rencana untuk terus membeli aset 30 miliar euro ($ 37 miliar) per bulan sampai setidaknya akhir September, sekaligus mempertahankan tingkat suku bunga tidak berubah.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Carney : Peluang Inggris Keluar dari Uni Eropa Tanpa Kesepakatan 'Sangat Tinggi'
Friday, 3 August 2018 14:48 WIB

Mark Carney dirinya ikut kembali ke debat Brexit, mengatakan kesempatan Inggris untuk keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan adalah "sangat tinggi." Intervensi menunjukkan Gubernur Bank of England (BoE) semakin khawatir bahwa pemerintah Perdana Menteri Theresa May kehabisan waktu untuk menuntaskan...

Bank of England menaikkan suku bunga pinjaman menjadi 0,75%
Thursday, 2 August 2018 18:21 WIB

Bank of England pada Kamis ini, seperti yang diharapkan, menaikkan suku bunga bank sebesar 25 basis poin, atau seperempat persentase poin, menjadi 0,75%. Sembilan anggota Komite Kebijakan Moneter memilih suara bulat untuk kenaikan. "Sejak Laporan Inflasi Mei, prospek jangka pendek telah berkembang ...

Fed pertahankan suku bunga stabil, menandakan kenaikan lain segera
Thursday, 2 August 2018 01:19 WIB

Federal Reserve mempertahankan kebijakan suku bunga stabil pada hari Rabu sementara ini  menandakan pihaknya melihat kenaikan suku bunga lainnya kemungkinan akan terjadi secepatnya pada September. Pada pertemuan dua hari yang berakhir Rabu, Fed memilih dengan suara bulat untuk mempertahankan s...

Kuroda Mendorong Melalui Perubahan untuk Tetap Mencapai Target Inflasi
Tuesday, 31 July 2018 14:16 WIB

Gubernur Bank of Japan (BoJ) Haruhiko Kuroda mendorong perubahan program stimulus moneter radikalnya seiring bank sentral mempersiapkan perjuangan yang lebih lama untuk memicu inflasi. Sementara menjaga agar tidak berubah dua pengukur utama - suku bunga negatif dan target imbal hasil tenor 10 tahun...

BOJ Menjaga Tingkat Suku Bunga, Memungkinkan Fleksibilitas Dalam Obligasi
Tuesday, 31 July 2018 11:24 WIB

Bank of Japan (BoJ) mempertahankan target imbal hasil obligasi dengan tenor 10-tahun pada sekitar nol persen, sambil mengatakan akan memungkinkan lebih banyak fleksibilitas dalam operasi obligasi, setelah pertemuannya hari Selasa. BOJ menjaga tingkat keseimbangan kebijakan di angka -0.100%. Tak sa...

ANOTHER NEWS
Dolar Melemah, Menuju Penurunan Mingguan Pertama dalam Satu Bulan
Friday, 17 August 2018 21:26 WIB Dolar AS tampak lesu pada hari Jumat, meluncur melawan serangkaian saingan utamanya tetapi rally terhadap beberapa pasar yang muncul di tengah kekhawatiran atas sanksi lebih lanjut terhadap Turki. Indeks Dolar AS yang mengukur greenback terhadap...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.