Penguatan Euro Berisiko Membatasi Inflasi, ECB Mempertahankan Kebijakannya
Thursday, 25 January 2018 20:10 WIB | FISCAL & MONETARY |Bank Sentral Eropa ECB

Bank Sentral Eropa mempertahankan janjinya untuk bergerak perlahan dalam menghapus stimulus kawasan euro, yang menetapkan panggung bagi Presiden Mario Draghi untuk menghadapi pertanyaan mengenai kekuatan mata uang tunggal.

Pembuat kebijakan mengulangi bahwa mereka akan terus membeli aset 30 miliar euro ($ 37 miliar) per bulan sampai setidaknya akhir September. Mereka mempertahankan tingkat suku bunga tidak berubah dan mengulangi bahwa mereka mengharapkan biaya pinjaman tetap pada level sekarang sampai melewati akhir pembelian obligasi bersih.

Mereka juga mengulangi janji mereka untuk meningkatkan atau memperpanjang program jika diperlukan, dan menekankan bahwa dukungan tambahan akan datang dari kebijakan mereka untuk menginvestasikan kembali hutang yang jatuh tempo. Perhatian sekarang beralih ke konferensi pers Draghi pada pukul 2:30 malam. di Frankfurt. Euro sedikit berubah di $ 1,2401 pada 1:46 siang

Keputusan kebijakan ECB yang pertama tahun 2018 muncul setelah euro melonjak ke level terkuatnya terhadap dolar dalam lebih dari tiga tahun. Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin minggu ini mendukung pelemahan greenback, mengatakan bahwa hal tersebut memperkuat perdagangan negara.

Tantangan utama bagi pembuat kebijakan ECB adalah bahwa keuntungan euro berpotensi membebani inflasi, dimana diperkirakan bank sentral tidak akan mencapai tujuannya sebelum setidaknya akhir tahun 2020. Hal itu menimbulkan prospek bahwa Dewan Pengatur akan memperingatkan volatilitas merupakan sumber ketidakpastian yang membutuhkan pemantauan.

Kata-kata itu terakhir digunakan pada bulan September setelah kenaikan 14 persen sejak awal tahun ini - dan mendorong euro melemah pada dua bulan ke depan.

Panggilan untuk bergerak maju dengan rencana untuk melepas stimulus menjelang pertemuan tersebut telah membantu mendorong mata uang lebih tinggi. Anggota Dewan Eksekutif anggota Yves Merschand Governing Council Jens Weidmann dan Ardo Hansson mengatakan bahwa ECB harus menyadari bahwa ekspansi terkuat kawasan euro dalam satu dekade pada akhirnya akan mendorong inflasi.

Bahkan anggota Dewan Eksekutif Benoit Coeure, salah satu arsitek kunci pelonggaran kuantitatif, mengatakan bahwa dia melihat "kesempatan yang masuk akal" perpanjangan terbaru untuk bulan September akan menjadi yang terakhir. Sebuah laporan pada pertemuan Dewan Gubernur di bulan Desember menunjukkan bahwa gubernur telah sepakat dimana panduan kebijakan mereka dapat ditinjau di awal tahun.

Ekonom yang disurvei oleh Bloomberg tidak mengharapkan pembuat kebijakan untuk mulai membuat perubahan pada panduan mereka sampai bulan Maret, dengan tanggal akhir untuk pembelian aset diumumkan pada bulan Juni.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Draghi : Ekonomi Lebih Lemah Dari yang Diperkirakan Ditengah Ketidakpastian Global
Tuesday, 15 January 2019 23:46 WIB

Data ekonomi yang lemah menggarisbawahi perlunya stimulus Bank Sentral Eropa yang berkelanjutan, menurut Presiden Mario Draghi. "Perkembangan ekonomi baru-baru ini lebih lemah dari yang diharapkan dan ketidakpastian, terutama terkait dengan faktor global, tetap menonjol," Draghi mengatakan kepada a...

Powell Mengatakan Fed Menunggu dan Melihat Dengan Kesabaran Tentang Suku Bunga
Friday, 11 January 2019 04:06 WIB

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS dapat bersabar sebelum menyesuaikan kenaikan suku bunga selanjutnya karena menunggu untuk melihat bagaimana risiko global yang berdampak pada ekonomi domestik. "Kami berada di tempat di mana kami bisa sabar dan fleksibel dan menunggu da...

Risalah Fed: Beberapa Anggota Menentang Kenaikan Suku Bunga di Desember
Thursday, 10 January 2019 02:11 WIB

Beberapa pejabat Federal Reserve menginginkan bank sentral untuk mempertahankan kebijakan pada Desember di tengah kenaikan volatilitas pasar keuangan, menurut risalah pertemuan kebijakan Desember mereka yang dirilis Rabu ini. FOMC memilih dengan suara bulat untuk menaikkan suku bunga seperempat poi...

Powell Mengatakan Dia Tidak Akan Mengundurkan Diri jika Diminta oleh Presiden
Friday, 4 January 2019 22:55 WIB

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan dia tidak akan mengundurkan diri jika diminta oleh Presiden Donald Trump. Berbicara di sebelah pendahulunya Janet Yellen dan Ben Bernanke, Powell mengatakan pada konferensi American Economic Association di Atlanta bahwa dia belum memiliki jadwal pertemu...

BOE Pertahankan Suku Bunga Tidak Berubah Seiring Ketidakpastian Brexit Meningkat
Thursday, 20 December 2018 19:17 WIB

Bank of England mengatakan ketidakpastian seputar perceraian Inggris dari Uni Eropa semakin meningkat seiring mereka memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah. Komite Kebijakan Moneter bank, yang dipimpin oleh Gubernur Mark Carney, memberikan suara 9-0 untuk mempertahankan suku bunga...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong, Shanghai Akhiri Pekan Dengan Gain (Review)
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan yang sehat dengan catatan positif pada hari Jumat karena para investor menyambut laporan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk menaikkan tarif China dalam upaya untuk menuntaskan kesepakatan perdagangan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.