RBA Meningkatkan Kepercayaan Bahwa Pengangguran Akan Turun Lebih Jauh, CPI Naik
Tuesday, 19 December 2017 08:28 WIB | FISCAL & MONETARY |MoneterRBA

Bank sentral Australia menunjukkan peningkatan kepercayaan ekonomi akan menguat lagi di tahun depan, yang berpotensi meletakkan dasar untuk pengetatan kebijakan pertama sejak 2010, menurut risalah dari pertemuan RBA di bulan Desember.

Risalah tersebut mencakup diskusi yang diadakan sebelum rilis PDB kuartal ketiga, data lapangan kerja bulan November yang kuat dan Federal Reserve menaikkan suku bunga, sehingga cukup tertinggal. Namun, tema yang membuat Reserve Bank of Australia berada di sela-sela dengan rekor tingkat cash rate rendah tetap berada di 1,5 persen: meningkatkan kepercayaan bisnis yang mendukung peningkatan perekrutan pekerja dan investasi di satu sisi; dan rumah tangga yang dililit hutang berjuang dengan upah rendah yang membebani konsumsi di sisi lain.

Australia telah menahan suku bunga tidak berubah selama 16 bulan sementara regulator telah menerapkan langkah-langkah kehati-hatian makro untuk memperlambat pinjaman dan membawa sektor perumahan untuk soft landing. Sementara RBA yakin pasar tenaga kerja yang ketat pada akhirnya akan meningkatkan upah dan inflasi, namun juga mengakui bahwa hal ini tidak terjadi di Jepang, AS dan Jerman dimana tingkat pengangguran jauh lebih rendah daripada Down Under. (frk)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Peneliti PBOC Melihat Ruang untuk Kenaikan Suku Bunga
Monday, 8 January 2018 10:32 WIB

Inflasi pabrik yang lebih cepat dan keuntungan di sektor industri pada tahun lalu telah menciptakan ruang bagi kenaikan suku bunga secara keseluruhan, kata peneliti People of Bank of China, Ji Min, menurut sebuah laporan oleh China Daily. Inflasi dan nilai tukar mata uang asing juga harus diperhitu...

Sebagian Besar Pejabat The Fed Mendukung Kenaikan Suku Bunga Secara Bertahap
Thursday, 4 January 2018 02:28 WIB

Pejabat Federal Reserve pada bulan Desember memperdebatkan risiko terhadap prospek ekonomi AS, dengan beberapa pihak yang prihatin dengan inflasi rendah dan yang lainnya menunjukkan pertumbuhan yang kuat yang akan mendapat dorongan lebih lanjut dari pemotongan pajak. Sebagian besar peserta mengulan...

BOJ Pertahankan Stimulus Terkait Laju Inflasi Dibalik Pertumbuhan Ekonomi
Thursday, 21 December 2017 10:24 WIB

Bank of Japan membiarkan stimulus moneter tidak berubah dalam pertemuan kebijakan akhir tahun 2017, yang tersisa pada cruise control karena menunggu kenaikan inflasi yang sangat rendah. Bank sentral akan terus menargetkan suku bunga dan membeli aset keuangan untuk mencapai tujuan inflasi 2 persen, ...

Draghi: ECB Masih Belum Bisa Capai Target Inflasi pada tahun 2020
Thursday, 14 December 2017 21:34 WIB

Mario Draghi tidak lagi menyatakan bahwa Bank Sentral Eropa akan memenuhi target inflasi pada 2020, mengindikasikan bahwa ekonomi kawasan euro belum cukup kuat untuk menjamin penyisihan stimulus moneter. Presiden ECB mengumumkan proyeksi ekonomi terbaru yang menunjukkan pertumbuhan yang kuat selama...

ECB tahan suku bunga pada rekor rendah, ulangi pedoman dovishnya
Thursday, 14 December 2017 20:07 WIB

Bank Sentral Eropa tidak mengubah kebijakannya hari Kamis, mempertahankan suku bunga deposito pada tingkat negatif 0,4% dan tingkat re-financing utamanya sebesar 0%. Bank tersebut mengulangi pedomannya bahwa suku bunga akan "tetap berada pada tingkat sekarang untuk jangka waktu yang lama, dan tidak...

ANOTHER NEWS
USD/CHF Dekati Terendah, di Bawah Pertengahan 0,9600 di Tengah Pelemahan USD
Thursday, 18 January 2018 17:16 WIB Setelah membukukan sesi tertinggi di 0,9666, USD/CHF berada di bawah tekanan jual dan mengikis sebagian pemulihan pada sesi sebelumnya. Meskipun kenaikan yang kuat tindak berlanjut dalam yield obligasi pemerintah AS, pelemahan Dolar AS yang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.