Draghi: ECB Masih Belum Bisa Capai Target Inflasi pada tahun 2020
Thursday, 14 December 2017 21:34 WIB | FISCAL & MONETARY | ECBMario Draghi

Mario Draghi tidak lagi menyatakan bahwa Bank Sentral Eropa akan memenuhi target inflasi pada 2020, mengindikasikan bahwa ekonomi kawasan euro belum cukup kuat untuk menjamin penyisihan stimulus moneter.

Presiden ECB mengumumkan proyeksi ekonomi terbaru yang menunjukkan pertumbuhan yang kuat selama tiga tahun ke depan namun terdapat perlambatan kenaikan pada harga konsumen. Inflasi akan rata-rata berada di 1,7 persen pada 2020, di bawah target 2 persen. Pembuat kebijakan sebelumnya mempertahankan suku bunga dan menjaga pelonggaran kuantitatif mereka tidak berubah.

Diskusi Dewan Pengurus "mencerminkan peningkatan kepercayaan yang kita miliki dalam konvergensi inflasi menuju jalur mandiri dalam jangka menengah," kata Draghi dalam konferensi pers pada hari Kamis, menambahkan bahwa "level yang cukup besar" untuk stimulus masih diperlukan. "Tekanan harga domestik tetap teredam secara keseluruhan dan belum menunjukkan tanda-tanda yang meyakinkan dari tren kenaikan berkelanjutan."

Peringatan dari pimpinan ECB muncul di tengah serentetan keputusan bank sentral dalam 24 jam terakhir yang memberi sinyal kebijakan moneter global menjadi lebih ketat ke depannya. Federal Reserve AS mengumumkan kenaikan suku bunga ketiga tahun ini, Cina secara tak terduga menaikkan biaya pinjaman yang lebih tinggi, dan bank sentral Norwegia memberi sinyal bahwa mereka mungkin akan menaikkan suku bunga lebih awal dari sebelumnya.

Bank Nasional Swiss memperkirakan inflasi akan melampaui targetnya pada akhir 2020, meskipun mengatakan tidak akan terburu-buru dalam menaikkan suku bunga. Bank of England, yang menaikkan suku bunga bulan lalu untuk pertama kalinya dalam satu dekade, mempertahankan kebijakan yang tidak berubah di London.

Draghi mengatakan momentum siklis yang kuat dapat memberikan kejutan pertumbuhan positif lebih lanjut dalam waktu dekat. Risiko penruuan sebagian besar terkait faktor global, katanya.

Dewan Pengatur akan mengurangi separuh pembelian aset menjadi 30 miliar euro ($ 35 miliar) per bulan mulai bulan Januari dan berlanjut setidaknya selama sembilan bulan sampai akhir September. Mereka berjanji untuk meningkatkan atau memperpanjang pembelian jika prospek inflasi memburuk, dan mengharapkan suku bunga tetap tidak berubah sampai melewati masa akhir pembelian aset bersih. Para pejabat juga akan menginvestasikan kembali hasil dari kepemilikan hutang yang jatuh tempo selama diperlukan. (Sdm)

Sumber: Bloomberg

 

RELATED NEWS

ECB berencana melanjutkan program pembelian obligasi hingga akhir Desember
Thursday, 14 June 2018 19:16 WIB

Bank Sentral Eropa (ECB) mengatakan akan mengakhiri program pembelian obligasinya hingga akhir tahun ini. ECB dalam pernyataannya pasca pertemuan Dewan pemerintah, mengatakan akan melanjutkan program pembelian obligasi sebesar 30 miliar euro perbulan hingga September, seperti yang direncanakan. Dim...

Fed Menaikkan Suku Bunga, Saat ini Melihat 4 Kenaikan Pada Tahun ini
Thursday, 14 June 2018 01:14 WIB

Federal Reserve pada hari Rabu memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan federal funds-nya sebesar seperempat persen poin ke kisaran 1,75% dan 2% dan mengatakan akan menaikkan suku bunga sebanyak empat kali pada tahun ini, naik dari perkiraan tiga kali pada Maret. Langkah ini tidak mencerminkan p...

Powell The Fed Mengatakan Bank Sentral Menghadapi 'Momentum yang Menantang'
Friday, 25 May 2018 20:46 WIB

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank-bank sentral seharusnya tidak mengambil kebebasan mereka begitu saja pada saat kepercayaan di lembaga-lembaga publik berada "di terendah dalam bersejarah," membutuhkan upaya ekstra untuk menjelaskan kedua kebijakan moneter dan peraturan mereka. "I...

Laporan Fed tunjukkan dukungan untuk kenaikan suku bunga bulan Juni
Thursday, 24 May 2018 01:07 WIB

Pejabat Federal Reserve dalam pertemuan mereka pada awal Mei menegaskan bahwa mereka berencana untuk menaikkan suku bunga pada bulan Juni dan tidak khawatir mereka berada di belakang kurva inflasi. "Sebagian besar pejabat menilai bahwa jika informasi yang masuk secara luas mengkonfirmasi prospek ek...

Powell kecilkan risiko ekonomi pasar berkembang dari kebijakan Fed
Tuesday, 8 May 2018 14:34 WIB

Ekonomi pasar negara berkembang harus dapat mengatur dirinya seiring ekonomi pasar negara maju bergerak menuju kebijakan moneter yang lebih ketat, kata pimpinan Federal Reserve Jerome Powell, pada hari Selasa. Muncul di panel pada konferensi yang disponsori oleh Swiss National Bank di Zurich, Powel...

ANOTHER NEWS
Harga Minyak AS Berakhir Naik untuk Mengembalikan Sebagian Kerugian Terakhir Mereka
Tuesday, 19 June 2018 01:58 WIB Harga minyak acuan AS berakhir lebih tinggi pada hari Senin, menutup kurang dari setengah dari apa yang hilang di sesi sebelumnya karena para pedagang mempertimbangkan ketegangan perdagangan antara AS dan China, dan melihat pada kemungkinan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.