Yellen : Berbahaya Membiarkan Inflasi Bergerak Menurun
Wednesday, 22 November 2017 07:55 WIB | FISCAL & MONETARY |Yellen

Ketua Federal Reserve Janet Yellen memperingatkan bahwa menaikkan suku bunga terlalu cepat berisiko mengendalikan inflasi di bawah target bank sentral AS sebesar 2 persen dan mengatakan ada beberapa petunjuk bahwa ekspektasi kenaikan harga di masa depan mungkin menurun.

"Sangat berbahaya untuk membiarkan inflasi menurun dan tidak mencapai target inflasi bank sentral," katanya pada hari Selasa, sementara juga membahas bahaya tingkat suku bunga yang terlalu rendah terlalu lama.

"Salah satu alasannya berbahaya adalah karena ekspektasi inflasi cenderung juga menurun dan memang ada beberapa bukti - saya tidak benar-benar mengira mereka telah jatuh terlalu jauh - tetapi ada beberapa saran," mereka mungkin menurun, ia mengatakan pada sebuah acara di New York University yang dikelola oleh mantan Gubernur Bank of England Mervyn King. "Itu akan menjadi urusan yang sangat tidak diinginkan."

The Fed mengumumkan pada hari Senin bahwa Yellen, 71, akan mundur begitu Gubernur Fed Jerome Powell - yang dipilih oleh Presiden Donald Trump dinominasikan untuk menggantikannya saat masa jabatannya berakhir pada bulan Februari - dikonfirmasi dan dilantik oleh Senat.

Yellen, Powell dan seluruh Komite Pasar Terbuka Federal Reserve AS tengah mencoba untuk memandu suku bunga kembali ke tingkat yang mereka anggap lebih netral setelah bertahun-tahun menjaga mereka mendekati nol untuk mengatasi dampak krisis keuangan. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Mayoritas pejabat Fed percaya kebijakan suku bunga harus menjadi restriktif
Thursday, 18 October 2018 01:38 WIB

Mayoritas pejabat senior Federal Reserve percaya bahwa suku bunga akan terus meningkat sampai kebijakan menjadi restriktif, menurut laporan pertemuan September bank sentral yang dirilis pada hari Rabu. "Beberapa" pejabat berpikir kebijakan harus tetap "benar-benar restriktif untuk sementara waktu" ...

Philip Lowe RBA Pertahankan Suku Bunga Acuan sebesar 1,5%
Tuesday, 2 October 2018 11:49 WIB

Mengikuti versi pernyataan yang diformat ulang pada hari Selasa di situs web Reserve Bank of Australia, setelah Gubernur Philip Lowe dan dewannya mempertahankan target suku bunga semalam sebesar 1,5 persen. Pada pertemuan hari ini, Dewan memutuskan untuk membiarkan suku bunga tidak berubah pada 1,5...

Fed Menaikkan Suku Bunga, Memberi Sinyal Untuk Kenaikan Selanjutnya Pada Desember
Thursday, 27 September 2018 01:22 WIB

The Federal Reserve pada hari Rabu menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya pada tahun ini dan mengisyaratkan itu bersiap untuk meningkat lagi pada bulan Desember, karena juga mengubah bahasa yang bisa berarti melambat dalam laju kenaikan di masa depan. Setelah pertemuan dua hari berakhir, Fed men...

Swiss National Bank Pertahankan Suku Bunga Stabil Di -0,75%, Sesuai Harapan Luas
Thursday, 20 September 2018 14:54 WIB

Anggota dewan Swiss National Bank (SNB) memutuskan untuk meninggalkan suku bunga deposito acuan tidak berubah di -0,75% pada penilaian moneter kuartalan yang diadakan hari ini. Bank sentral mempertahankan Target Jangkauan Libor 3-bulan stabil antara -1,25% hingga -0,25%, seperti yang diharapkan sec...

Bank Sentral Jepang Tidak Mengubah Kebijakan Moneternya
Wednesday, 19 September 2018 10:31 WIB

Pada pertemuan kebijakan moneternya hari ini, Bank of Japan (BoJ) tidak mengubah pengaturan kebijakan moneternya, menahan suku bunga di -10bps sambil mempertahankan target hasil 10% JGB pada 0,00%. BoJ memberikan 7 hingga 2 suara, meninggalkan janjinya untuk membeli JGB (Obligasi Pemerintah Jepang)...

ANOTHER NEWS
Nikkei Jatuh Pada Sesi Break Terkait Risalah Hawkish dari The Fed
Thursday, 18 October 2018 10:24 WIB Nikkei Jepang jatuh pada hari Kamis dalam perdagangan yang berombak, karena risalah hawkish dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve AS yang menekan sentimen global dan penurunan mengejutkan dalam ekspor membebani produsen...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.