Janet Yellen mengumumkan bahwa dia akan meninggalkan The Fed
Tuesday, 21 November 2017 02:45 WIB | FISCAL & MONETARY |YellenMoneter

Janet Yellen pada hari Senin mengumumkan bahwa dia akan turun dari jabatan sebagai Ketua Federal Reserve, setelah tidak dinominasikan untuk masa jabatan kedua dalam menjalankan bank sentral.

Yellen, wanita pertama yang menjalankan bank sentral, bisa tetap tinggal di The Fed sebagai gubernur, bahkan saat Presiden Trump memilih untuk menggantikannya dengan Jerome Powell.

Tapi Yellen, yang juga merupakan wakil ketua Bernanke, yang membantu gubernur The Fed Alan Greenspan, dan merupakan presiden The Fed San Francisco, mengatakan bahwa suatu kehormatan dan kebanggaan besar untuk melayani di The Fed selama tiga dekade.

"Ketika saya mempersiapkan diri untuk meninggalkan Dewan, saya bersyukur bahwa sistem keuangan jauh lebih kuat daripada satu dekade yang lalu, lebih mampu bertahan menghadapi ketidakstabilan masa depan dan terus mendukung aspirasi ekonomi keluarga dan bisnis Amerika," kata Yellen. "Saya juga bersyukur dengan peningkatan ekonomi yang substansial sejak krisis."

Dia mencatat bahwa ekonomi AS telah menambahkan 17 juta pekerjaan selama delapan tahun terakhir dan mengatakan, oleh sebagian besar metrik, mendekati tujuan bank sentral untuk memaksimalkan lapangan kerja dan stabilitas harga.

Pada level 4,1%, tingkat pengangguran AS dalam kurun waktu 17 tahun terakhir telah mendekati level terendah. Inflasi, bagaimanapun, telah melampaui target 2% yang diserukan The Fed untuk selama lima tahun terakhir.

Dia menulis bahwa dia yakin bahwa Powell "sangat berkomitmen" terhadap misi bank sentral. Yellen mengatakan dia akan tinggal sampai penggantinya dilantik.

Senat diharapkan untuk mengukuhkan Jerome Powell. (frk)

Sumber: MarketWatch

RELATED NEWS

Mayoritas pejabat Fed percaya kebijakan suku bunga harus menjadi restriktif
Thursday, 18 October 2018 01:38 WIB

Mayoritas pejabat senior Federal Reserve percaya bahwa suku bunga akan terus meningkat sampai kebijakan menjadi restriktif, menurut laporan pertemuan September bank sentral yang dirilis pada hari Rabu. "Beberapa" pejabat berpikir kebijakan harus tetap "benar-benar restriktif untuk sementara waktu" ...

Philip Lowe RBA Pertahankan Suku Bunga Acuan sebesar 1,5%
Tuesday, 2 October 2018 11:49 WIB

Mengikuti versi pernyataan yang diformat ulang pada hari Selasa di situs web Reserve Bank of Australia, setelah Gubernur Philip Lowe dan dewannya mempertahankan target suku bunga semalam sebesar 1,5 persen. Pada pertemuan hari ini, Dewan memutuskan untuk membiarkan suku bunga tidak berubah pada 1,5...

Fed Menaikkan Suku Bunga, Memberi Sinyal Untuk Kenaikan Selanjutnya Pada Desember
Thursday, 27 September 2018 01:22 WIB

The Federal Reserve pada hari Rabu menaikkan suku bunga untuk ketiga kalinya pada tahun ini dan mengisyaratkan itu bersiap untuk meningkat lagi pada bulan Desember, karena juga mengubah bahasa yang bisa berarti melambat dalam laju kenaikan di masa depan. Setelah pertemuan dua hari berakhir, Fed men...

Swiss National Bank Pertahankan Suku Bunga Stabil Di -0,75%, Sesuai Harapan Luas
Thursday, 20 September 2018 14:54 WIB

Anggota dewan Swiss National Bank (SNB) memutuskan untuk meninggalkan suku bunga deposito acuan tidak berubah di -0,75% pada penilaian moneter kuartalan yang diadakan hari ini. Bank sentral mempertahankan Target Jangkauan Libor 3-bulan stabil antara -1,25% hingga -0,25%, seperti yang diharapkan sec...

Bank Sentral Jepang Tidak Mengubah Kebijakan Moneternya
Wednesday, 19 September 2018 10:31 WIB

Pada pertemuan kebijakan moneternya hari ini, Bank of Japan (BoJ) tidak mengubah pengaturan kebijakan moneternya, menahan suku bunga di -10bps sambil mempertahankan target hasil 10% JGB pada 0,00%. BoJ memberikan 7 hingga 2 suara, meninggalkan janjinya untuk membeli JGB (Obligasi Pemerintah Jepang)...

ANOTHER NEWS
Nikkei Jatuh Pada Sesi Break Terkait Risalah Hawkish dari The Fed
Thursday, 18 October 2018 10:24 WIB Nikkei Jepang jatuh pada hari Kamis dalam perdagangan yang berombak, karena risalah hawkish dari pertemuan kebijakan terakhir Federal Reserve AS yang menekan sentimen global dan penurunan mengejutkan dalam ekspor membebani produsen...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.