RBA Melihat Pertumbuhan yang Solid, Melambatnya Inflasi Karena Tingkat Suku Bunga Tetap Bertahan
Friday, 10 November 2017 08:47 WIB | FISCAL & MONETARY |RBA

Bank sentral Australia menggunakan Pernyataan Kebijakan Moneter untuk menyempurnakan pandangan barunya yang konsisten mengenai percepatan pertumbuhan dan inflasi yang lamban, menunjukkan tingkat suku bunga akan tetap pada rekor rendah 1,5 persen.

Inflasi tertahan oleh pertumbuhan upah yang rendah, persaingan ritel dan cadangan di pasar tenaga kerja meskipun perekrutan baru-baru ini kuat; Inflasi inti tahunan hanya akan mencapai 2 % di tahun 2019.

Pertumbuhan PDB Triwulanan sedikit menurun pada kuartal ketiga, kemudian rata-rata sekitar 3 % selama beberapa tahun ke depan, dipimpin oleh ekspor sumber daya dan investasi bisnis yang lebih positif.

Konsumsi rumah tangga kemungkinan melambat pada kuartal ketiga setelah data ritel yang lemah; Pertumbuhan pendapatan yang rendah dan tingkat hutang yang tinggi merupakan kendalanya.

Kondisi pasar tenaga kerja telah "diperkuat secara signifikan" dan indikator ke depan menunjukkan "pertumbuhan lapangan kerja di atas rata-rata" akan berlanjut.

RBA melihat implikasi bobot CPI yang sudah lampau: "bank memperkirakan bahwa prasangka substitusi telah mencapai sekitar 0,4 poin persentase untuk inflasi CPI yang berakhir pada triwulan kedua 2017." (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Swiss National Bank Pertahankan Suku Bunga Stabil Di -0,75%, Sesuai Harapan Luas
Thursday, 20 September 2018 14:54 WIB

Anggota dewan Swiss National Bank (SNB) memutuskan untuk meninggalkan suku bunga deposito acuan tidak berubah di -0,75% pada penilaian moneter kuartalan yang diadakan hari ini. Bank sentral mempertahankan Target Jangkauan Libor 3-bulan stabil antara -1,25% hingga -0,25%, seperti yang diharapkan sec...

Bank Sentral Jepang Tidak Mengubah Kebijakan Moneternya
Wednesday, 19 September 2018 10:31 WIB

Pada pertemuan kebijakan moneternya hari ini, Bank of Japan (BoJ) tidak mengubah pengaturan kebijakan moneternya, menahan suku bunga di -10bps sambil mempertahankan target hasil 10% JGB pada 0,00%. BoJ memberikan 7 hingga 2 suara, meninggalkan janjinya untuk membeli JGB (Obligasi Pemerintah Jepang)...

ECB Draghi : Lakukan Lebih Banyak Tindakan Untuk Mendorong Sektor Perbankan
Tuesday, 18 September 2018 15:52 WIB

Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mendesak pemerintah zona euro pada hari Selasa untuk mengambil tindakan lebih lanjut untuk menopang sektor perbankan di kawasan tersebut, termasuk dengan membuat rencana asuransi umum untuk deposito bank. Berbicara di Paris, Mr. Draghi mengatakan bahwa semen...

Bank Sentral Eropa Menetapkan Kebijakan Moneter Tidak Berubah
Thursday, 13 September 2018 19:05 WIB

Bank Sentral Eropa, seperti yang diharapkan menetapkan suku bunga tidak berubah pada hari Kamis dan menegaskan kembali rencananya untuk mengurangi ukuran program pembelian obligasi bulan depan dan mengakhiri pembelian pada bulan Desember. ECB meninggalkan suku bunga pinjaman utamanya, yang dikenal ...

BoE Pertahankan Suku Bunga Tidak Berubah, Meningkatkan Perkiraan Pertumbuhan
Thursday, 13 September 2018 18:16 WIB

Bank of England (BoE) mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah setelah mengangkatnya ke level tertingginya sejak 2009 pada bulan lalu. Komite Kebijakan Moneter, yang dipimpin oleh Gubernur Mark Carney, memilih dengan suara bulat untuk mempertahankan suku bunga sebesar 0,75 persen, seperti y...

ANOTHER NEWS
Saham Asia Turun, Pedagang Menunggu Komentar Fed
Wednesday, 26 September 2018 10:23 WIB Saham Asia melemah seiring ekuitas Jepang menghentikan reli tujuh hariya dan investor menunggu keputusan dari pertemuan Federal Reserve AS. Indeks MSCI AC Asia Pacific turun 0,1 persen pada pukul 10:42 pagi di Hong Kong, dipimpin oleh saham...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.