RBA Menunjukkan Keyakinan Investasi, Keraguan Pada Konsumen Seiring Penahanan Suku Bunga
Tuesday, 7 November 2017 11:12 WIB | FISCAL & MONETARY | AustraliaRBA

Bank sentral Australia menunjukkan kepercayaan yang meningkat terhadap gambaran investasi di luar pertambangan meskipun tetap mempertahankan kekhawatiran tentang prospek pengeluaran rumah tangga karena mempertahankan tingkat suku bunga pada tingkat rendah di angka 1,5 persen.

 "Perkiraan bank untuk pertumbuhan ekonomi Australia sebagian besar tidak berubah," Gubernur Philip Lowe mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa. "Prospek investasi usaha non-pertambangan telah membaik, dengan indikator berwawasan ke depan lebih positif daripada yang telah mereka lakukan selama beberapa waktu."

"Salah satu sumber ketidakpastian yang terus berlanjut adalah prospek konsumsi rumah tangga. Pendapatan rumah tangga tumbuh perlahan dan tingkat hutangnya tinggi. "

"Pertumbuhan upah tetap rendah. Ini kemungkinan akan berlanjut untuk sementara waktu, walaupun kondisi pasar tenaga kerja yang lebih kuat harus melihat peningkatan dalam pertumbuhan upah dari waktu ke waktu. "

"Secara mendasar, inflasi kemungkinan akan tetap rendah untuk beberapa waktu, mencerminkan lambatnya pertumbuhan biaya tenaga kerja dan tekanan persaingan yang meningkat, terutama di sektor ritel."

Dolar Australia diperdagangkan di level 76,90 sen AS pada pukul 2:56 siang waktu Sydney dibandingkan dengan level 76,81 sebelum keputusan. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Fed melihat kemungkinan kenaikan suku bunga jangka pendek, namun keraguan akan inflasi tumbuh
Thursday, 23 November 2017 02:15 WIB

Federal Reserve pada awal November melihat bahwa kenaikan suku bunga " jangka pendek" mungkin untuk dilakukan, namun para pejabat Fed juga mengungkapkan lebih banyak kekhawatiran tentang inflasi yang terus-menerus berada di tingkat rendah yang mana bisa menjadi sebuah tanda bahwa bank sentral terseb...

Yellen : Berbahaya Membiarkan Inflasi Bergerak Menurun
Wednesday, 22 November 2017 07:55 WIB

Ketua Federal Reserve Janet Yellen memperingatkan bahwa menaikkan suku bunga terlalu cepat berisiko mengendalikan inflasi di bawah target bank sentral AS sebesar 2 persen dan mengatakan ada beberapa petunjuk bahwa ekspektasi kenaikan harga di masa depan mungkin menurun. "Sangat berbahaya untuk memb...

RBA Khawatir Terhadap Pertumbuhan Upah, Sinyal Suku Bunga Tetap Bertahan
Tuesday, 21 November 2017 08:48 WIB

Bank sentral Australia memberi sedikit kepercayaan pada prospek paket pembayaran yang lebih besar, meski perekrutan dengan waktu lebih cepat, menunjukkan tingkat suku bunga mungkin akan tetap lebih rendah, dalam beberapa menit pertemuan dewan pada bulan November. Ada "ketidakpastian yang cukup besa...

Janet Yellen mengumumkan bahwa dia akan meninggalkan The Fed
Tuesday, 21 November 2017 02:45 WIB

Janet Yellen pada hari Senin mengumumkan bahwa dia akan turun dari jabatan sebagai Ketua Federal Reserve, setelah tidak dinominasikan untuk masa jabatan kedua dalam menjalankan bank sentral. Yellen, wanita pertama yang menjalankan bank sentral, bisa tetap tinggal di The Fed sebagai gubernur, bahkan...

Draghi Percaya Upah yang Lebih Tinggi Suatu Hari akan Dorong Inflasi Area Euro
Tuesday, 21 November 2017 00:20 WIB

Mario Draghi mengatakan bahwa tingkat pengangguran yang lebih rendah pada akhirnya akan memacu inflasi di kawasan euro, meski memang terlihat hanya ada sedikit tanda-tanda hal tersebut. Presiden Bank Sentral Eropa frustrasi dengan betapa sedikitnya perusahaan yang menaikkan gaji pekerjanya, mungkin...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong dan China Menguat Pasca sell-off (Review)
Saturday, 25 November 2017 06:00 WIB Saham Hong Kong kembali menguat pada hari Jumat dari kerugian hari sebelumnya, sementara saham Shanghai naik tipis setelah penurunan tajam, namun para pedagang tetap mengawasi tindakan keras China terhadap investasi spekulatif. Indeks Hang Seng...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.