Trump Mengatakan China Akan `Mengurangi dan Mengeluarkan' Tarif Impor Kendaraan
Monday, 3 December 2018 12:08 WIB | GLOBAL ECONOMY |Amerikachina

Presiden AS Donald Trump mengatakan China telah setuju untuk "mengurangi dan menghapus" tarif terhadap mobil-mobil Amerika dari 40 persen saat ini.

Dia tidak memberikan rincian lain dalam tweet-nya pada larut malam, yang muncul tak lama setelah ia dengan Presiden Xi Jinping meyetujui gencatan senjata sementara dalam perang perdagangan yang sedang berlangsung selama pertemuan KTT Kelompok 20 di Argentina. China belum membuat pengumuman serupa tentang tarif otomotif.

Setiap langkah untuk mengurangi atau menghilangkan tarif tambahan merupakan keuntungan bagi pembuat kendaraan seperti Tesla Inc., BMW AG dan Daimler AG, yang semuanya memproduksi mobil di AS dan mengimpor ke China. Tugas tambahan telah memperlambat penjualan kendaraan impor di China, pasar mobil terbesar di dunia, yang siap untuk penurunan pertamanya dalam lebih dari dua dekade.

Trump pada minggu lalu memerintahkan peninjauan terpisah tentang tarif 40 persen China pada impor otomotif dari AS, 25 persen poin yang merupakan hasil pembalasan Tiongkok terhadap tarif Trump sendiri atas impor dari China. AS saat ini membebankan pajak 27,5 persen pada mobil impor dari China.

China mengatakan pekan lalu bahwa tarif pada automotif AS akan menjadi 15 persen jika bukan karena sengketa perdagangan, dan menyerukan solusi yang dinegosiasikan. Pejabat China membahas kemungkinan menurunkan tarif impor mobil AS sebelum Xi bertemu Trump di Argentina, menurut seseorang yang meminta untuk tidak diidentifikasi. Besarnya dan waktu pengurangan semacam itu tidak jelas, kata orang itu.

Dari impor kendaraan senilai $ 51 miliar di China pada tahun 2017, sekitar $ 13,5 miliar berasal dari Amerika Utara, termasuk penjualan model yang dibuat di sana oleh produsen non-AS seperti BMW. China mengimpor 280.208 kendaraan, atau 10 persen dari total mobil impor, dari AS tahun lalu, menurut Asosiasi Mobil Penumpang China.

Ekspor mobil dan truk ringan AS ke China senilai $ 9,5 miliar pada tahun 2017 dan telah turun secara signifikan sejak China memberlakukan tarif pembalasannya selama musim panas yang memberi keuntungan yang signifikan bagi eksportir di Eropa dan Jepang.

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Klaim pengangguran berada di dekat level terendah dalam 45 tahun
Thursday, 2 August 2018 19:56 WIB

Klaim pengangguran diawali,dengan maraknya pemecatan di AS yang merayap lebih tinggi pada akhir Juli tetapi itu merupakan berada di dekat level terendah dalam setengah abad terakhir. Klaim baru naik tipis dari 1.000 menjadi 218.000 dalam tujuh hari dari 22 Juli hingga 28 Juli. Para ekonom yang disu...

Tensi Perdagangan Berdampak pada Perusahaan Perancis Membuat Menurunnya Ekspor
Tuesday, 24 July 2018 14:35 WIB

Tensi perdagangan yang meningkat antara AS dan Uni Eropa mungkin mulai meninggalkan jejaknya di Prancis. Ekspor barang-barang manufaktur dari negara itu turun pada bulan Juli untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun, IHS Markit mengatakan pada hari Selasa, mencatat penurunan bertepatan dengan l...

Ketenagakerjaan Australia Naik 22.600 pada bulan April; Estimasi Naik 20.000
Thursday, 17 May 2018 08:59 WIB

Bank sentral Australia sedang berupaya melakukan pengetatan tenaga kerja untuk mendorong upah yang lebih tinggi dan memacu inflasi sebelum mempertimbangkan menaikkan suku bunga. Biro statistik merilis data di Sydney pada hari Kamis. Lowongan Pekerjaan naik 22.600 dari Maret, ketika revisi turun 700...

Goldman : Harga Minyak Bisa Anjlok Sampai $20 Per Barel
Friday, 11 September 2015 18:14 WIB

Melimpahnya pasokan global di pasar minyak bahkan lebih besar dari ekspektasi dan bisa mendorong harga ke level $20 per barel, Goldman Sachs memperingatkan dalam sebuah laporan, hari ini. Selama dua bulan terakhir, minyak mentah telah jatuh dari sekitar $60 per barel ke level $40 per barel pada...

Laba Samsung Electronics Turun 8% Pada Kuartal Kedua
Thursday, 30 July 2015 08:20 WIB

Raksasa elektronik Samsung mengalami penurunan laba bersih sebesar 8% pada kuartal kedua tahun ini. Laba kuartal bulan April-Juni turun menjadi 5.75 triliun won (£ 3.2 milyar, $ 4.9 milyar), atau turun 8% dari tahun lalu. Hasil tersebut sejalan dengan bantuan laba perusahaan Korea Selatan, ya...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong akhiri pekan dengan penurunan tajam (Review)
Saturday, 8 December 2018 04:30 WIB Saham Hong Kong mengakhiri pekan dengan penurunan lain di Jumat ini, mengalah pada aksi jual akhir karena investor resah atas pembicaraan perdagangan China-AS, sementara mengawasi rilis data pekerjaan AS di kemudian hari. Indeks Hang Seng turun...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.