Tensi Perdagangan Berdampak pada Perusahaan Perancis Membuat Menurunnya Ekspor
Tuesday, 24 July 2018 14:35 WIB | GLOBAL ECONOMY |PMI France

Tensi perdagangan yang meningkat antara AS dan Uni Eropa mungkin mulai meninggalkan jejaknya di Prancis.

Ekspor barang-barang manufaktur dari negara itu turun pada bulan Juli untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun, IHS Markit mengatakan pada hari Selasa, mencatat penurunan bertepatan dengan laporan bahwa tensi perdagangan global membebani permintaan eksternal. Indeks untuk output di sektor swasta merosot.

Presiden Donald Trump mengancam untuk memberlakukan tarif impor pada mobil Eropa, sebuah langkah yang akan menandai eskalasi serius konflik perdagangan pembuatan bir dan melemahkan pertumbuhan ekonomi terbesar kedua di kawasan euro itu.

Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire pada hari Minggu meminta pemerintahan AS untuk menghormati aturan global, dengan alasan bahwa "hukum rimba" di mana semua orang berjuang sendiri yang menyebabkan kekacauan. Presiden Komisi UE Jean-Claude Juncker dijadwalkan mengunjungi Washington untuk berunding pekan ini.

Meskipun ketegangan perdagangan, "sektor swasta Perancis terus tumbuh pada jalur yang layak pada awal kuartal ketiga," kata Alex Gill, seorang ekonom di IHS Markit. "Tingkat ekspansi, bagaimanapun, tetap jauh lebih lemah daripada yang terlihat di sekitar pergantian tahun."

Indeks Manajer Pembelian untuk manufaktur dan layanan bergeser menjadi 54,5 dari 55 pada bulan Juni, meleset dari perkiraan ekonom sebesar 54,9. Pertumbuhan didorong oleh layanan, dengan kondisi ekonomi yang kuat dan Piala Dunia sepak bola - yang dimenangkan Prancis - memperkuat pesanan.

Tekanan kapasitas terus meningkat, terutama pada penyedia layanan, dan perusahaan meningkatkan perekrutan untuk 21 bulan berturut-turut. (arl)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Trump Mengatakan China Akan `Mengurangi dan Mengeluarkan' Tarif Impor Kendaraan
Monday, 3 December 2018 12:08 WIB

Presiden AS Donald Trump mengatakan China telah setuju untuk "mengurangi dan menghapus" tarif terhadap mobil-mobil Amerika dari 40 persen saat ini. Dia tidak memberikan rincian lain dalam tweet-nya pada larut malam, yang muncul tak lama setelah ia dengan Presiden Xi Jinping meyetujui gencatan senja...

Klaim pengangguran berada di dekat level terendah dalam 45 tahun
Thursday, 2 August 2018 19:56 WIB

Klaim pengangguran diawali,dengan maraknya pemecatan di AS yang merayap lebih tinggi pada akhir Juli tetapi itu merupakan berada di dekat level terendah dalam setengah abad terakhir. Klaim baru naik tipis dari 1.000 menjadi 218.000 dalam tujuh hari dari 22 Juli hingga 28 Juli. Para ekonom yang disu...

Ketenagakerjaan Australia Naik 22.600 pada bulan April; Estimasi Naik 20.000
Thursday, 17 May 2018 08:59 WIB

Bank sentral Australia sedang berupaya melakukan pengetatan tenaga kerja untuk mendorong upah yang lebih tinggi dan memacu inflasi sebelum mempertimbangkan menaikkan suku bunga. Biro statistik merilis data di Sydney pada hari Kamis. Lowongan Pekerjaan naik 22.600 dari Maret, ketika revisi turun 700...

Goldman : Harga Minyak Bisa Anjlok Sampai $20 Per Barel
Friday, 11 September 2015 18:14 WIB

Melimpahnya pasokan global di pasar minyak bahkan lebih besar dari ekspektasi dan bisa mendorong harga ke level $20 per barel, Goldman Sachs memperingatkan dalam sebuah laporan, hari ini. Selama dua bulan terakhir, minyak mentah telah jatuh dari sekitar $60 per barel ke level $40 per barel pada...

Laba Samsung Electronics Turun 8% Pada Kuartal Kedua
Thursday, 30 July 2015 08:20 WIB

Raksasa elektronik Samsung mengalami penurunan laba bersih sebesar 8% pada kuartal kedua tahun ini. Laba kuartal bulan April-Juni turun menjadi 5.75 triliun won (£ 3.2 milyar, $ 4.9 milyar), atau turun 8% dari tahun lalu. Hasil tersebut sejalan dengan bantuan laba perusahaan Korea Selatan, ya...

ANOTHER NEWS
Saham HK turun terkait lemahnya data China, kekhawatiran perdagangan (Review)
Tuesday, 11 December 2018 04:38 WIB Saham Hong Kong turun pada Senin menyusul lemahnya data ekonomi China, sementara investor juga mengkhawatirkan prospek pembicaraan perdagangan China-AS. Indeks Hang Seng merosot 1,19%, atau 311,38 poin, menjadi 25.752,38. Indeks Shanghai...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.