Retailer Inggris Dapatkan Dorongan Black Friday seiring Penjualan Melonjak
Thursday, 20 December 2018 17:06 WIB | EUROPE |InggrisUK Retail Sales

Black Friday memberikan pengecer Inggris dorongan tak terduga menjelang periode perdagangan kunci Natal.

Volume barang yang dijual di toko dan online melonjak 1,4 persen pada bulan November, lonjakan terbesar dalam enam bulan, setelah dua bulan penurunan. Peningkatan hanya 0,3 persen diperkirakan dalam survei Bloomberg. Penjualan tidak termasuk bahan bakar otomatis naik 1,2 persen.

Kantor Statistik Nasional mengatakan peningkatan didorong oleh kenaikan 5,3 persen dalam penjualan barang-barang rumah tangga. Secara keseluruhan, penjualan non-makanan naik 2,2 persen; penjualan makanan tidak berubah.

Penjualan akan tumbuh pada kuartal keempat kecuali jika Desember mendapatkan penurunan bulanan sebesar 1 persen atau lebih.

Pertumbuhan penjualan tahunan berakselerasi menjadi 3,6 persen. Survei dilakukan antara 28 Oktober dan 24 November, periode yang mencakup Black Friday pada 23 November.

Penjualan online melebihi 20 persen dari total untuk pertama kalinya.

Data dapat membantu saham ritel, yang telah jatuh lebih dari 16 persen sejak akhir Oktober setelah peringatan perdagangan yang sulit dari perusahaan termasuk Sports Direct dan Asos.

Bank of England diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah hari ini dan mayoritas pedagang mengesampingkan kenaikan suku bunga sebelum Inggris meninggalkan Uni Eropa pada 29 Maret mendatang. (sdm)

Souce: Bloomberg

RELATED NEWS

Pasar Tenaga Kerja Ketat, Upah Inggris Tumbuh pada Kecepatan Tercepat Sejak 2008
Tuesday, 22 January 2019 17:09 WIB

Warga Inggris menikmati pertumbuhan upah terkuat sejak krisis keuangan satu dekade lalu seiring pasar tenaga kerja semakin ketat. Pendapatan rata-rata tidak termasuk bonus terus meningkat 3,3 persen untuk tahunan dalam tiga bulan hingga November dan pengangguran turun menjadi 4 persen, tingkat tere...

Kepercayaan bisnis Jerman merosot pada bulan Desember
Tuesday, 18 December 2018 17:36 WIB

Kepercayaan bisnis Jerman turun lebih dari yang diharapkan pada bulan Desember, menunjukkan bahwa ekonomi terbesar di Eropa bisa menghadapi patch lembut yang berlarut-larut di tengah ketegangan perdagangan internasional. Indeks iklim bisnis Ifo yang diawasi ketat turun menjadi 101 pada bulan Desemb...

Penjualan Ritel UK Secara Tak Terduga Turun, Jalani Awal Kuartal yang Buruk
Thursday, 15 November 2018 16:46 WIB

Pengecer UK menjalani awal kuartal keempat yang buruk seiring penjualan secara tak terduga turun untuk bulan kedua di bulan Oktober. Volume barang yang dijual di toko-toko dan online turun 0,5 persen dari September, Kantor Statistik Nasional mengatakan Kamis. Perkiraan median dalam survei Bloomberg...

Biaya Makanan Turun, Inflasi Inggris Secara Tak Terduga Tetap di 2,4%
Wednesday, 14 November 2018 16:52 WIB

Kenaikan yang diantisipasi dalam inflasi Inggris gagal terwujud bulan lalu seiring harga makanan, pakaian, dan transportasi menurun. Pertumbuhan harga konsumen tahunan tetap di 2,4 persen pada Oktober, Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Rabu. Angka tersebut di bawah 2,5 persen yang dipr...

Jumlah pekerja Uni Eropa di Inggris bukukan penurunan rekor
Tuesday, 13 November 2018 17:11 WIB

Jumlah pekerja di Inggris yang berasal dari tempat lain di Uni Eropa membukukan penurunan tertajam dalam rekor pada bulan September, menandakan bahwa Inggris yang akan keluar dari Uni Eropa menjadi kurang menarik bagi mereka yang mencari kerja di benua itu. Jumlah warga negara Uni Eropa yang bekerj...

ANOTHER NEWS
Perang Dagang Persulit Bisnis Eropa di China
Tuesday, 21 May 2019 18:31 WIB Perang dagang AS “ China tidak membuat bisnis jadi mudah untuk perusahaan-perusahaan Eropa di China. Lebih dari sepertiga merasakan dampak langsung terhadap bisnis mereka dan khawatir situasinya akan bertambah buruk dalam minggu-minggu...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.