Output Manufaktur AS Jatuh untuk Pertama Kalinya dalam Hampir Satu Tahun
Wednesday, 11 April 2018 15:53 WIB | EUROPE |InggrisUK Manufacturing

Manufaktur AS menyusut untuk pertama kalinya dalam 11 bulan pada bulan Februari, dipimpin oleh output mesin dan peralatan.

Produksi pabrik turun 0,2 persen dari Januari, di saat output tidak berubah, Kantor Statistik Nasional mengatakan Rabu. Keseluruhan produksi industri naik lebih kecil dari perkiraan 0,1 persen seiring suhu yang di bawah rata-rata mendorong permintaan energi.

Ini menjadi akhir dari rentetan kenaikan yang belum pernah terjadi sebelumnya bagi produsen yang mana telah membantu mendukung ekonomi seiring tekanan dari kenaikan harga berdampak pada belanja konsumen.

Tujuh dari 13 sektor manufaktur mengalami penurunan output pada Februari, dengan mesin dan peralatan turun 3,9 persen setelah bulan yang kuat di Januari. Dalam tiga bulan terakhir, output naik 0,6 persen, setidaknya sejak Juli.

Tidak ada bukti bahwa badai salju "Binatang dari Timur" mempengaruhi produksi pada bulan Februari, ONS mengatakan, meskipun pembekuan hanya dimulai pada akhir bulan. Namun, itu mungkin telah berkontribusi pada penurunan 1,6 persen dalam output konstruksi selama sebulan.

Penurunan dalam konstruksi didorong oleh infrastruktur, pekerjaan industri swasta dan perbaikan. Ini mengikuti penurunan 3,1 persen pada Januari, ketika pekerjaan dihentikan di sejumlah situs setelah kolapsnya kontraktor Carillion Plc.

Angka-angka menunjukkan tiga bulan pertama 2018 menampilkan pola yang sama sampai akhir 2017, dengan output industri meningkat dan pekerjaan pembangunan menyusut untuk dua kuartal berturut-turut.

Pertumbuhan mungkin mendapat dorongan dari perdagangan setelah defisit barang dan jasa menyempit melebihi perkiraan menjadi 965 juta pound ($ 1,37 miliar) pada Februari.

Penurunan nilai ekspor lebih dari diimbangi oleh penurunan impor yang lebih besar, sebagian besar karena mesin dan peralatan transportasi dan bahan bakar.

Penurunan pada kuartal pertama akan menjadi di bawah 7,6 miliar pound yang dibukukan pada kuartal keempat jika Maret terlihat defisit kurang dari 3,7 miliar pound. (Sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Retailer Inggris Dapatkan Dorongan Black Friday seiring Penjualan Melonjak
Thursday, 20 December 2018 17:06 WIB

Black Friday memberikan pengecer Inggris dorongan tak terduga menjelang periode perdagangan kunci Natal. Volume barang yang dijual di toko dan online melonjak 1,4 persen pada bulan November, lonjakan terbesar dalam enam bulan, setelah dua bulan penurunan. Peningkatan hanya 0,3 persen diperkirakan d...

Kepercayaan bisnis Jerman merosot pada bulan Desember
Tuesday, 18 December 2018 17:36 WIB

Kepercayaan bisnis Jerman turun lebih dari yang diharapkan pada bulan Desember, menunjukkan bahwa ekonomi terbesar di Eropa bisa menghadapi patch lembut yang berlarut-larut di tengah ketegangan perdagangan internasional. Indeks iklim bisnis Ifo yang diawasi ketat turun menjadi 101 pada bulan Desemb...

Penjualan Ritel UK Secara Tak Terduga Turun, Jalani Awal Kuartal yang Buruk
Thursday, 15 November 2018 16:46 WIB

Pengecer UK menjalani awal kuartal keempat yang buruk seiring penjualan secara tak terduga turun untuk bulan kedua di bulan Oktober. Volume barang yang dijual di toko-toko dan online turun 0,5 persen dari September, Kantor Statistik Nasional mengatakan Kamis. Perkiraan median dalam survei Bloomberg...

Biaya Makanan Turun, Inflasi Inggris Secara Tak Terduga Tetap di 2,4%
Wednesday, 14 November 2018 16:52 WIB

Kenaikan yang diantisipasi dalam inflasi Inggris gagal terwujud bulan lalu seiring harga makanan, pakaian, dan transportasi menurun. Pertumbuhan harga konsumen tahunan tetap di 2,4 persen pada Oktober, Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Rabu. Angka tersebut di bawah 2,5 persen yang dipr...

Jumlah pekerja Uni Eropa di Inggris bukukan penurunan rekor
Tuesday, 13 November 2018 17:11 WIB

Jumlah pekerja di Inggris yang berasal dari tempat lain di Uni Eropa membukukan penurunan tertajam dalam rekor pada bulan September, menandakan bahwa Inggris yang akan keluar dari Uni Eropa menjadi kurang menarik bagi mereka yang mencari kerja di benua itu. Jumlah warga negara Uni Eropa yang bekerj...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong, Shanghai Akhiri Pekan Dengan Gain (Review)
Saturday, 19 January 2019 05:20 WIB Saham-saham Hong Kong mengakhiri pekan yang sehat dengan catatan positif pada hari Jumat karena para investor menyambut laporan bahwa AS sedang mempertimbangkan untuk menaikkan tarif China dalam upaya untuk menuntaskan kesepakatan perdagangan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.