MARKET UPDATE
Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pasca rebound saham AS
Wednesday, 22 May 2019 07:30 WIB

Saham Tokyo dibuka lebih tinggi pada Rabu setelah rebound di Wall Street setelah Amerika Serikat mengatakan akan menunda larangan raksasa telekomunikasi China Huawei. Indeks acuan Nikkei 225 naik 0,44%, atau 93,01 poin, pada 21.365,46 pada awal perdagangan, sementara indeks Topix yang lebih luas naik 0,36%, atau 5,51 poin, pada level 1.555,81.(yds) Sumber: AFP

ECONOMY
Retail Sales AS Tidak Terduga Menurun Ditengah Pembelian Otomotif yang Lemah
Wednesday, 15 May 2019 19:53 WIB

Penjualan ritel A.S. secara tak terduga menurun pada bulan April untuk kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir, terbebani oleh penjualan yang lambat pada sektor otomotif dan bahan bangunan dan menunjukkan bahwa pengeluaran konsumen akan tetap lemah pada kuartal ini. Nilai penjualan keseluruhan turun 0,2% setelah kenaikan 1,7% pada bulan sebelumnya yang merupakan kenaikan terkuat sejak 2017,...

COMMODITY
Minyak AS tergelincir pada kekhawatiran permintaan; minyak mentah global dipengaruhi oleh ketegangan Timur Tengah
Wednesday, 22 May 2019 02:33 WIB

Harga AS ditutup lebih rendah pada Selasa seiring kesulitan perdagangan AS dan Cina membebani prospek permintaan energi. Namun, ketegangan Timur Tengah memberikan dukungan untuk tolok ukur global. Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni kehilangan 11 sen, atau 0,2%, menjadi $ 62,99 per barel di New York Mercantile Exchange. WTI ditutup pada $ 63,10 pada Senin, penyelesaian...

GLOBAL
Mencari Dukungan Brexit, Mei Menawarkan Vote pada Referendum Baru
Wednesday, 22 May 2019 00:03 WIB

Dalam sebuah konsesi besar, Perdana Menteri Inggris Theresa May pada hari Selasa menawarkan kepada anggota parlemen kesempatan untuk memberikan suara apakah akan mengadakan referendum baru mengenai keanggotaan negara di Uni Eropa - tetapi hanya jika itu mendukung perjanjian Brexit yang ditolaknya sebanyak tiga kali. Mei mengajukan tawaran sebagai bagian dari upaya untuk...

FISCAL & MONETARY
RBA Pangkas Outlook Pertumbuhan Jangka Pendek Karena Ketenagakerjaan Kunci Meredam Tarif
Friday, 10 May 2019 08:57 WIB

Bank sentral Australia memangkas prospek pertumbuhan jangka pendeknya dan mengandalkan kekuatan pasar pekerjaan yang kuat untuk meredam penurunan yang didorong oleh sektor properti dalam pengeluaran rumah tangga. Ekonomi diperkirakan akan tumbuh 1,75% pada tahun ini hingga Juni dibandingkan 2,5% yang terlihat tiga bulan sebelumnya, dan kemudian diperkirakan akan naik menjadi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.