Investasi bisnis Australia melemah di kuartal terakhir 2017
Thursday, 1 March 2018 14:16 WIB | ASIA |

Perusahaan-perusahaan Australia mengurangi pengeluaran investasi sebesar 0,2% pada kuartal keempat tahun 2017 dari kuartal ketiga, terseret oleh investasi pertambangan lainnya yang lemah.

Para ekonom pada rata-rata memperkirakan kenaikan 1,0% dari kuartal tersebut untuk investasi baru.

Ke depannya, perusahaan mengatakan bahwa mereka memperkirakan akan meningkatkan investasi pada 2017-18 dengan total 2,5% dibandingkan dengan tahun sebelumnya, dengan perkiraan awal untuk 2018-19 mengarah ke kenaikan 3,5% sepanjang tahun, menurut Biro Australia dari Statistik

Pada kuartal keempat, investasi pertambangan turun sebesar 4,7% sementara investasi pada bangunan dan gedung turun sebesar 2,1%.

Di tempat lain, investasi pabrik dan mesin naik 2,2% sementara manufaktur merasakan kenaikan 2,6%.

Perekonomian Australia melepaskan diri dari tahun-tahun penurunan investasi pertambangan, yang telah membuat pertumbuhan melambat sejak sekitar tahun 2012.

Proses itu diperkirakan akan berjalan beberapa kuartal lagi, namun pertumbuhan PDB melambat dengan cepat sementara sektor lain seperti layanan berada dalam ekspansi yang kuat.

Investasi non-pertambangan telah meningkat sekitar 10% pada tahun lalu, dengan belanja infrastruktur pemerintah juga merupakan pendorong aktivitas yang kuat. (Sdm)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Outlook Data Pabrik China Meningkat Melebihi dari yang Diharapkan pada Bulan September
Monday, 30 September 2019 09:02 WIB

Sebuah laporan tentang kesehatan sektor manufaktur China membaik pada bulan September, meskipun masih di bawah garis yang mengindikasikan kontraksi. Indeks manajer pembelian manufaktur naik menjadi 49,8, menurut data yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional pada hari Senin. Itu lebih baik dari per...

Kenaikan Upah Jepang Berakselerasi pada November Meski Prospek yang Suram
Wednesday, 9 January 2019 07:18 WIB

Upah Jepang naik lebih dari yang diperkirakan pada bulan November, menawarkan harapan pengeluaran konsumen yang lebih kuat dapat memicu inflasi jika kenaikan berkelanjutan. Secara keseluruhan, pendapatan tunai tenaga kerja meningkat 2 persen dari tahun lalu, dibandingkan dengan kenaikan 1,5 persen ...

Pengeluaran Rumah Tangga Jepang Turun seiring Kenaikan Upah Tetap Lemah
Friday, 7 December 2018 08:32 WIB

Rumah tangga Jepang secara tak terduga memangkas pengeluaran pada bulan Oktober seiring kenaikan moderat upah, menunjukkan kelanjutan pelemahan dalam konsumsi yang dapat membebani setiap rebound dari kontraksi ekonomi pada kuartal ketiga. Pengeluaran rumah tangga turun 0,3 persen dari tahun sebelum...

Ekonomi Australia Berekspansi Kurang Dari Yang Diperkirakan; Mata Uang Turun
Wednesday, 5 December 2018 08:08 WIB

Ekonomi Australia berekspansi kurang dari yang diperkirakan dalam tiga bulan hingga September di tengah konsumsi yang lamban dan seiring konstruksi komersial menurun. Mata uang merosot hampir setengah sen AS. Produk domestik bruto naik 0,3 persen dari kuartal kedua dibandingkan estimasi median ekon...

Caixin PMI: Aktivitas pabrik Cina meningkat pada bulan Oktober
Thursday, 1 November 2018 11:33 WIB

Aktivitas di pabrik-pabrik China kembali ke wilayah ekspansi pada bulan Oktober setelah stagnan pada bulan September, indeks swasta menunjukkan, berbeda dengan data resmi yang menunjukkan ekspansi yang lebih lemah. Indeks manajer pembelian manufaktur Caixin China naik tipis menjadi 50,1 pada Oktobe...

ANOTHER NEWS
Saham Hongkong berakhir lebih rendah Selasa ini
Tuesday, 15 October 2019 15:29 WIB Saham Hong Kong ditutup dengan sedikit penurunan pada Selasa ini pasca gain selama tiga hari, sementara investor resah terkait kurangnya detailnya kesepakatan perdagangan China-AS di pekan lalu. Indeks Hang Seng turun 0,07 persen, atau 17,92 poin,...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.