Klaim Pengangguran Awal AS Melonjak ke Rekor 6,65 Juta
Thursday, 2 April 2020 19:52 WIB | ECONOMY |Jobless ClaimEkonomi ASKlaim pengangguran AS

Jumlah warga Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran awal melonjak ke rekor baru 6,65 juta pekan lalu, menurut laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Kamis, karena dampak penuh dari pandemi coronavirus di pasar tenaga kerja menjadi jelas.

Kenaikan ini lebih sedikit angka minggu sebelumnya 3,28 juta dan melampaui rekor sebelumnya 695.000 yang ditetapkan pada tahun 1982.

Jumlah orang yang sudah menerima tunjangan meningkat menjadi 3,029 juta, menurut laporan tersebut.

Menjelang laporan itu, Goldman Sachs telah merevisi estimasi untuk klaim pengangguran menjadi 6 juta, menambahkan pihaknya memperkirakan klaim akan tetap sangat tinggi dalam beberapa minggu mendatang.

Angka-angka datang menjelang laporan gaji nonpertanian Departemen Tenaga Kerja untuk Maret yang akan dirilis pada hari Jumat. Karena waktu periode survei untuk laporan pemerintah, kemungkinan mendahului dampak terburuk pada pasar tenaga kerja.

Ekonom masih mengharapkan angka untuk menunjukkan hilangnya 100.000 pekerjaan.

Sebuah laporan dari prosesor penggajian ADP pada hari Rabu menunjukkan bahwa sektor swasta AS mengurangi 27.000 pekerjaan pada bulan Maret, tetapi mengambil tanggal 12 Maret sebagai batas waktu, sebelum dampak terburuk dari pandemi pada pasar tenaga kerja AS terlihat. Itu masih penurunan pertama dalam perekrutan sektor swasta sejak September 2017. (knc)

Sumber : Investing.com

RELATED NEWS

Penjualan Ritel Inggris Anjlok Di Rekor 18% pada April, Penjualan Pakaian Turun 50%
Friday, 22 May 2020 13:44 WIB

Karantina nasional karena wabah coronavirus memicu penurunan rekor penjualan ritel di Inggris pada bulan April, Kantor Statistik Nasional melaporkan pada hari Jumat. Volume penjualan turun 18,1% di bulan April di tahun itu, penurunan bulanan terbesar dalam sejarah, menyusul penurunan 5,2% di bulan ...

IHS Markit: Data PMI AS Terbaru Menunjukkan Runtuhnya Ekonomi AS Memuncak pada April
Thursday, 21 May 2020 21:27 WIB

Perusahaan-perusahaan AS melaporkan tingkat kontraksi yang sedikit lebih lambat dalam aktivitas di bulan Mei, menurut data PMI terbaru dari IHS Markit. Perusahaan mengatakan indeks pembelian manufaktur flash naik menjadi 39,8 pada Mei dari sebelumnya 36,1 pada bulan April. Sementara itu, indeks man...

Klaim Pengangguran Mingguan AS Tetap Tinggi Karena PHK Yang Berkepanjangan
Thursday, 21 May 2020 19:56 WIB

Jutaan lebih banyak warga Amerika mengajukan tunjangan pengangguran pekan lalu karena simpanan terus dibersihkan dan gangguan dari coronavirus melepaskan gelombang kedua PHK, menunjuk ke bulan lain kehilangan pekerjaan yang mengejutkan pada bulan Mei. Klaim awal untuk tunjangan pengangguran negara ...

PMI Manufaktur dan Jasa Inggris Naik di Bulan Mei pasca Pelonggaran Lockdown
Thursday, 21 May 2020 16:05 WIB

IHS Markit / CIPS menunjukkan indeks manajer pembelian komposit Inggris naik di bulan Mei ke angka 28,9 dari 13,8 di bulan April. PMI manufaktur naik menjadi 40,6 dari 32,6 sedangkan PMI jasa naik menjadi 27,8 dari 13,4. Pembacaan di bawah 50 menunjukkan kondisi yang memburuk. "Pelonggaran kecil da...

Pelonggaran Lockdown Membantu Sektor Swasta Jerman Memperoleh Dukungan: PMI
Thursday, 21 May 2020 15:16 WIB

Resesi sektor swasta Jerman mereda pada Mei karena melonggarnya langkah-langkah penguncian dalam krisis coronavirus membantu layanan dan produsen di kawasan ekonomi terbesar Eropa memperoleh dukungan, survei menunjukkan pada hari Kamis. IHS Markit's flash komposit Purchasing Managers 'Index (PMI) I...

ANOTHER NEWS
Emas Turun, Kehilangan Kilaunya seiring Reli Saham Terkait Pelonggaran Pembatasan, Harapan Vaksin
Tuesday, 26 May 2020 19:20 WIB Emas berjangka kehilangan kekuatannya pada hari Selasa karena ekuitas global menguat dalam menanggapi pelonggaran penutupan bisnis saat pandemi surut dan mendorong laporan kemajuan menuju vaksin COVID-19, menumpulkan daya tarik surga logam...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.