Penjualan Ritel UK Melonjak Terkait Konsumen Menentang Kekhawatiran Brexit
Thursday, 18 April 2019 15:55 WIB | ECONOMY |Retail SalesUK Retail Sales

Penjualan ritel Inggris secara tak terduga meningkat untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Maret, yang mendasari ketahanan konsumen dalam menghadapi ketidakpastian Brexit.

Volume barang yang dijual di toko-toko dan online melonjak 1,1 persen dari Februari, Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Kamis. Penjualan tidak termasuk bahan bakar mobil meningkat 1,2 persen. Kedua langkah itu diperkirakan akan menunjukkan penurunan.

Ini berarti pengecer memberikan kontribusi positif bagi perekonomian pada kuartal pertama, dengan penjualan naik 1,6 persen dari tiga bulan terakhir 2018. Itu menambahkan 0,09 poin persentase untuk pertumbuhan, menurut ONS.

Rekor pekerjaan dan peningkatan pendapatan riil membantu menopang pengeluaran konsumen, bagian terbesar dari ekonomi. Sebaliknya, bisnis memangkas pengeluaran, khawatir perlambatan ekonomi akan berubah menjadi kemerosotan jika Inggris akhirnya meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan untuk meredam tekanan tersebut.

Penjualan ritel tidak termasuk bahan bakar terakhir melihat kenaikan yang lebih lama di awal 2016. Namun laju pertumbuhan tahunan meningkat oleh angka-angka buruk pada Maret 2018, ketika Inggris dilanda salju dan suhu yang membeku. Keseluruhan penjualan melonjak 6,7 persen dari tahun sebelumnya di bulan Maret, laju tercepat sejak Oktober 2016, dan naik 5 persen per tahun di kuartal pertama.

Statistik mengatakan cuaca yang lebih hangat bulan lalu mendorong pengeluaran, dengan penjualan makanan juga pulih setelah bulan Februari yang lemah. Pakaian dan barang-barang rumah tangga mencatat kenaikan kuat, hanya sebagian diimbangi oleh penjualan yang lebih lemah di department store.

Pengecer non-toko, operator online, melihat penjualan melonjak 4,2 persen dalam sebulan dan sebesar 23 persen dalam setahun. Penjualan makanan naik 1,1 persen dari Februari.

Survei penjualan ritel dilakukan antara 24 Februari dan 30 Maret. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Pesanan Barang Tahan Lama Turun 2,1% di Bulan April Dan Investasi Bisnis Melemah
Friday, 24 May 2019 20:02 WIB

Pesanan untuk barang tahan lama atau barang dengan pemakaian lama turun tajam pada bulan April, sebagian besar karena penurunan permintaan jet Boeing dan mobil serta truk baru. Investasi bisnis juga terus melemah, mencerminkan kekhawatiran tentang perang perdagangan China dan ekonomi AS yang lebih l...

Pembelian Online Meningkat, Penjualan Ritel Inggris Lebih Baik Daripada Yang Diharapkan
Friday, 24 May 2019 15:59 WIB

Konsumen Inggris secara tak terduga terus melakukan pembelanjaan bulan lalu seiring penjualan ritel mengalahkan perkiraan para ekonom. Volume barang yang dijual di toko-toko dan online tidak berubah mengikuti kenaikan tiga bulan berturut-turut, Kantor Statistik Nasional mengatakan Jumat. Ekspektasi...

Ekonomi Jerman rebound karena permintaan domestik
Thursday, 23 May 2019 14:38 WIB

Ekonomi Jerman rebound pada kuartal pertama setelah menghindari resesi pada akhir tahun lalu, dipimpin oleh kenaikan kuat dalam konsumsi rumah tangga serta sektor konstruksi, Kantor Statistik Federal mengatakan Kamis. Produk domestik bruto Jerman yang merupakan ukuran terluas barang dan jasa yang d...

Inflasi Inggris Naik di Atas Targer Terkait Bea Sektor Energi, Tarif Udara
Wednesday, 22 May 2019 15:50 WIB

Biaya energi dan transportasi mendorong inflasi Inggris kembali ke atas target bulan lalu. Harga konsumen naik 2,1% dari tahun sebelumnya, mengakhiri pembacaan inflasi tiga bulan di bawah sasaran Bank of England sebesar 2 persen, angka Kantor Statistik Nasional yang diterbitkan Rabu menunjukkan. An...

Retail Sales AS Tidak Terduga Menurun Ditengah Pembelian Otomotif yang Lemah
Wednesday, 15 May 2019 19:53 WIB

Penjualan ritel A.S. secara tak terduga menurun pada bulan April untuk kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir, terbebani oleh penjualan yang lambat pada sektor otomotif dan bahan bangunan dan menunjukkan bahwa pengeluaran konsumen akan tetap lemah pada kuartal ini. Nilai penjualan keseluruhan turu...

ANOTHER NEWS
Bursa Saham HK Mengakhiri Pekan Dengan Catatan Positif (Review)
Saturday, 25 May 2019 03:23 WIB Saham ditutup pada hari Jumat dengan sedikit penguatan, mengakhiri pekan yang sulit tetapi investor tetap gelisah karena meningkatnya ketegangan antara China-AS. Indeks Hang Seng naik sebesar 0,32 persen, atau 86,80 poin, ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.