Pasar Tenaga Kerja Inggris Tetap Kuat Seiring Naiknya Jumlah Lapangan Kerja
Tuesday, 16 April 2019 16:03 WIB | ECONOMY |Ekonomi inggris

Pasar tenaga kerja Inggris melanjutkan kinerjanya yang mengesankan dalam tiga bulan hingga Februari karena lapangan kerja melonjak dan pertumbuhan upah jauh melampaui inflasi.

Jumlah orang yang bekerja naik 179.000 ke rekor tertinggi, menjaga pengangguran tetap di 3,9 persen, tingkat terendah sejak 1975, Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Selasa. Upah dasar naik 3,4 persen dari tahun sebelumnya, mendekati level tertinggi 11 tahun.

Angka-angka membantu menjelaskan ketahanan belanja konsumen, yang telah membuat ekonomi tumbuh karena perusahaan memangkas investasi di tengah kebuntuan yang berkelanjutan atas Brexit. Upah sekarang tumbuh dengan nyaman menjelang inflasi, yang rata-rata kurang dari 2 persen pada periode tersebut.

Ketatnya pasar tenaga kerja telah meningkatkan peringatan di Bank of England tetapi berlanjutnya ketidakpastian Brexit diperkirakan akan membuat pembuat kebijakan tidak menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Ketenagakerjaan telah meningkat lebih dari 450.000 pada tahun lalu, dengan pekerjaan penuh waktu dan karyawan tetap menyumbang semua kenaikan. Survei menunjukkan pengusaha menjadi lebih berhati-hati, meskipun pasar tenaga kerja diperkirakan akan tetap ketat. Ketidakaktifan turun lebih lanjut dalam tiga bulan terakhir.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Empire State, Indeks Philly Fed bertahan stabil di Agustus
Thursday, 15 August 2019 20:03 WIB

Dua indeks sentimen manufaktur bertahan pada Agustus, menurut data yang dirilis Kamis. Indeks manufaktur Fed Philadelphia turun sedikit ke pembacaan 16,8 pada Agustus dari 21,8 pada Juli. Ekonom mengharapkan penurunan yang jauh lebih besar ke 11.1, menurut Econoday. Indeks Empire State, sementara ...

AS: Penjualan Ritel Naik 0,7% Di Juli vs Perkiraan 0,3%, DXY Naik Ke 98
Thursday, 15 August 2019 19:48 WIB

Penjualan ritel tumbuh lebih dari yang diharapkan di AS pada bulan Juli. Indeks Dolar AS memperoleh traksi di balik data yang optimis. Menurut data yang dikeluarkan oleh Biro Sensus AS pada hari Kamis, penjualan ritel di Amerika Serikat naik 0,7% pada basis bulanan di Juli dan mengalahkan ekspekta...

Penjualan ritel Inggris Juli naik 3,3%, melampaui perkiraan
Thursday, 15 August 2019 15:48 WIB

Penjualan ritel Inggris pada bulan Juli meningkat 3,3% dibandingkan tahun lalu, menurut data yang dirilis Kamis. Ekonom yang disurvei oleh FactSet memperkirakan kenaikan sebesar 2,6%. Kantor Statistik Nasional mengatakan nilai dan volume naik pada bulan Juli, dan department store melihat kenaikan pe...

Laporan Ketenagakerjaan Australia Melonjak Melewati Ekspektasi; Mata Uang Naik
Thursday, 15 August 2019 08:51 WIB

Pasar tenaga kerja Australia terus melonjak pada bulan Juli, menambahkan hampir tiga kali jumlah perkiraan pekerjaan, sementara pengangguran tetap tidak berubah karena angkatan kerja membengkak lebih jauh. Data pekerjaan naik 41.100 dari Juni, dibandingkan dengan perkiraan ekonom tentang kenaikan 1...

GBP/USD naik ke 1,2075 Pasca IHK Inggris Naik Ke 2,1% y/y Di Juli vs Perkiraan 1,9%
Wednesday, 14 August 2019 15:56 WIB

Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris 12-bulan naik 2,1% di Juli, ketika dibandingkan dengan 2,0% di Juni sementara lebih baik dari ekspektasi 1,9%, Office for National Statistics (ONS) Inggris melaporkan pada hari Rabu. Sementara itu, pengukur inflasi inti (tidak termasuk bahan pangan dan energi yan...

ANOTHER NEWS
Saham Dow melonjak 300 poin, laba Target dan Lowe melonjak
Wednesday, 21 August 2019 23:26 WIB Saham naik pada Rabu ini karena hasil kuartalan yang kuat dari peritel seperti Target dan Lowe mengangkat sentimen investor. Saham Dow Jones Industrial Average diperdagangkan 300 poin lebih tinggi, atau 1,2%. Indeks S&P 500 naik 0,9% sementara...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.