RBA Menunggu Resolusi Ketegangan terhadap Pertumbuhan Pekerjaan
Tuesday, 19 March 2019 09:17 WIB | ECONOMY |RBAEkonomi Australia

Bank sentral Australia menahan laju suku bunga karena menunggu resolusi perbedaan antara perekrutan yang kuat dan perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Reserve Bank mengatakan pasar tenaga kerja "sangat penting" untuk prospek dan menegaskan ada ketidakpastian yang cukup besar atas konsumsi, risalah dari pertemuan kebijakan 5 Maret yang dirilis di Sydney Selasa menunjukkan. Dikatakannya investasi rumah diharapkan untuk mengurangi dari pertumbuhan dan penurunan "bisa lebih tajam" dari yang diperkirakan saat ini.

"Anggota sepakat bahwa tidak ada alasan kuat untuk penyesuaian jangka pendek dalam kebijakan moneter," katanya. "Sebaliknya, mereka menilai bahwa akan tepat untuk mempertahankan tingkat kas stabil sementara informasi baru tersedia yang dapat membantu menyelesaikan ketegangan saat ini dalam data ekonomi domestik."

RBA telah bergeser ke sikap kebijakan netral karena jatuhnya harga properti membebani pengeluaran rumah tangga dan memperlambat pertumbuhan. Ia mencoba untuk merekonsiliasi perlambatan itu dengan perolehan pekerjaan yang kuat dan pengangguran yang turun, serta hubungan dengan perusahaan-perusahaan yang menandakan prospek pekerjaan yang sehat. RBA mencatat perbedaan ini terlihat di beberapa negara maju lainnya. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Penjualan Ritel AS Naik 0,3% di Januari seperti yang Diharapkan
Friday, 14 February 2020 20:47 WIB

Penjualan Ritel di AS meningkat 0,3% secara bulanan di Januari setelah pertumbuhan 0,2% di bulan Desember, data lanjutan yang diterbitkan oleh Biro Sensus AS menunjukkan pada hari Jumat. Bacaan ini sejalan dengan ekspektasi pasar. Penjualan Eceran Tidak Termasuk automotif juga naik 0,3% pada period...

AS : IHK Inti Tahunan Tidak Berubah Di 2,3% Di Januari vs Perkiraan 2,2%
Thursday, 13 February 2020 20:48 WIB

Inflasi di Amerika Serikat, yang diukur dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) inti, naik 2,3% pada basis tahunan di bulan Januari menyamai pembacaan Desember, menurut data bulanan yang diterbitkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat pada hari Kamis. Angka ini lebih tinggi dari ekspektasi p...

PDB Q4 Inggris memenuhi estimasi dengan 0,0%, GBP/USD pertahankan kenaikan
Tuesday, 11 February 2020 16:52 WIB

Pembacaan awal kuartal keempat 2019 PDB Inggris datang pada 0,0% QoQ vs 0,0% yang diharapkan dan +0,4% terakhir sementara pada basis tahunan angka berdiri di +1,1% vs +0,8 diharapkan dan +1,1% terlihat sebelumnya. Rilis bulanan PDB Inggris menunjukkan bahwa ekonomi Inggris tumbuh pada bulan Desembe...

AS: Nonfarm Payrolls meningkat 225K pada Januari vs 160K yang diperkirakan
Friday, 7 February 2020 20:47 WIB

Nonfarm Payrolls (NFP) di AS meningkat 225.000 pada Januari setelah pembacaan Desember 147.000 (direvisi dari 145.000), menurut data yang diterbitkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada hari Jumat. Angka ini lebih tinggi dari ekspektasi pasar 160.000. Rincian lebih lanjut dari laporan menunjuk...

Serangkaian Data Australia Menggerakkan AUD 10 pip Naik Dan Turun
Thursday, 6 February 2020 08:07 WIB

AUD/USD telah jatuh dan kemudian naik sekitar 10 pip di kedua sisi pada data Aussie yang dirilis sebagai berikut: Neraca barang/jasa Desember A$ +5,223 juta, disesuaikan secara musiman (survei Reuters: A$ 5,950 juta). Barang/jasa Desember mengekspor +1persen m/m, disesuaikan secara musiman. Impor...

ANOTHER NEWS
Dolar Bervariasi Pasca Tiongkok Menambahkan Kebijakan Stimulus
Monday, 17 February 2020 16:21 WIB Dolar bervariasi terhadap rekan-rekan pasar maju di awal perdagangan pada hari Senin setelah mencapai level tertinggi baru empat bulan dalam perdagangan semalam. Greenback juga merupakan sentuhan yang lebih lemah terhadap yuan China setelah Bank...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.