RBA Menunggu Resolusi Ketegangan terhadap Pertumbuhan Pekerjaan
Tuesday, 19 March 2019 09:17 WIB | ECONOMY |RBAEkonomi Australia

Bank sentral Australia menahan laju suku bunga karena menunggu resolusi perbedaan antara perekrutan yang kuat dan perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Reserve Bank mengatakan pasar tenaga kerja "sangat penting" untuk prospek dan menegaskan ada ketidakpastian yang cukup besar atas konsumsi, risalah dari pertemuan kebijakan 5 Maret yang dirilis di Sydney Selasa menunjukkan. Dikatakannya investasi rumah diharapkan untuk mengurangi dari pertumbuhan dan penurunan "bisa lebih tajam" dari yang diperkirakan saat ini.

"Anggota sepakat bahwa tidak ada alasan kuat untuk penyesuaian jangka pendek dalam kebijakan moneter," katanya. "Sebaliknya, mereka menilai bahwa akan tepat untuk mempertahankan tingkat kas stabil sementara informasi baru tersedia yang dapat membantu menyelesaikan ketegangan saat ini dalam data ekonomi domestik."

RBA telah bergeser ke sikap kebijakan netral karena jatuhnya harga properti membebani pengeluaran rumah tangga dan memperlambat pertumbuhan. Ia mencoba untuk merekonsiliasi perlambatan itu dengan perolehan pekerjaan yang kuat dan pengangguran yang turun, serta hubungan dengan perusahaan-perusahaan yang menandakan prospek pekerjaan yang sehat. RBA mencatat perbedaan ini terlihat di beberapa negara maju lainnya. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Indeks manufaktur Philly Fed turun 12,0 untuk September, tetapi melampaui perkiraan
Thursday, 19 September 2019 19:49 WIB

Indeks manufaktur Philadelphia Federal Reserve turun menjadi 12,0 pada September setelah mendaftarkan pembacaan 16,8 pada Agustus. Setiap bacaan di atas nol menunjukkan peningkatan kondisi. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan pembacaan 10,0. Indeks untuk aktivitas umum dan pesanan ...

Penjualan ritel UK tergelincir 0,2% pada Agustus
Thursday, 19 September 2019 15:47 WIB

Penjualan ritel UK turun 0,2% pada bulan Agustus, karena gain bulan sebelumnya dari Amazon Prime Day berbalik dengan penurunan ritel non-toko. Ekonom yang disurvei oleh FactSet memperkirakan penurunan 0,2%. Tingkat pertumbuhan tahun-ke-tahun melambat menjadi 2,7% dari 3,3%.(yds) Sumber: marketwatch...

Tingkat Pengangguran Australia Meningkat pada Agustus
Thursday, 19 September 2019 08:52 WIB

Tingkat pengangguran Australia naik pada bulan Agustus yang mencerminkan perlambatan ekonomi, dan menambah kasus pertumbuhan suku bunga yang cepat untuk dipotong lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang. Persentase pengangguran naik menjadi 5,3% yang disesuaikan secara musiman di Agustus dari 5,...

U.K. CPI slows more than forecast to 1.7% growth rate | IHK UK melambat lebih dari yang diperkirakan menjadi 1,7%
Wednesday, 18 September 2019 15:50 WIB

Harga konsumen AS melambat menjadi 1,7% tahun-ke-tahun pada Agustus dari 2,1% pada Juli, Kantor Statistik Nasional mengatakan Rabu. Ekonom yang disurvei oleh FactSet memperkirakan kenaikan 1,9%. Core CPI melambat menjadi 1,5% dari 1,9%. ONS mengatakan penurunan datang terutama dari permainan, maina...

Penjualan Ritel AS Naik 0,4% Di Agustus vs Perkiraan 0,2%
Friday, 13 September 2019 19:46 WIB

Data yang dirilis oleh Biro Sensus AS hari ini mengungkapkan penjualan ritel dan layanan makanan di Agustus naik 0,4% pada basis bulanan ke $526,1 miliar dan mengalahkan ekspektasi pasar kenaikan 0,2%. Pada basis tahunan, penjualan ritel tumbuh 4,1%. Total penjualan untuk periode Juni 2019 hingga A...

ANOTHER NEWS
Menlu AS: Ada Informasi Penting untuk Trump Setelah Pembicaraan di Timteng
Friday, 20 September 2019 10:16 WIB Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo, Kamis (19/9) mengatakan ia memiliki œinformasi penting untuk Presiden Donald Trump mengenai acara menanggapi serangan baru-baru ini terhadap fasilitas-fasilitas minyak Arab Saudi, setelah ia bertemu...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.