RBA Menunggu Resolusi Ketegangan terhadap Pertumbuhan Pekerjaan
Tuesday, 19 March 2019 09:17 WIB | ECONOMY |RBAEkonomi Australia

Bank sentral Australia menahan laju suku bunga karena menunggu resolusi perbedaan antara perekrutan yang kuat dan perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Reserve Bank mengatakan pasar tenaga kerja "sangat penting" untuk prospek dan menegaskan ada ketidakpastian yang cukup besar atas konsumsi, risalah dari pertemuan kebijakan 5 Maret yang dirilis di Sydney Selasa menunjukkan. Dikatakannya investasi rumah diharapkan untuk mengurangi dari pertumbuhan dan penurunan "bisa lebih tajam" dari yang diperkirakan saat ini.

"Anggota sepakat bahwa tidak ada alasan kuat untuk penyesuaian jangka pendek dalam kebijakan moneter," katanya. "Sebaliknya, mereka menilai bahwa akan tepat untuk mempertahankan tingkat kas stabil sementara informasi baru tersedia yang dapat membantu menyelesaikan ketegangan saat ini dalam data ekonomi domestik."

RBA telah bergeser ke sikap kebijakan netral karena jatuhnya harga properti membebani pengeluaran rumah tangga dan memperlambat pertumbuhan. Ia mencoba untuk merekonsiliasi perlambatan itu dengan perolehan pekerjaan yang kuat dan pengangguran yang turun, serta hubungan dengan perusahaan-perusahaan yang menandakan prospek pekerjaan yang sehat. RBA mencatat perbedaan ini terlihat di beberapa negara maju lainnya. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Manufaktur & Service PMI AS Meningkat pada bulan November
Friday, 22 November 2019 22:12 WIB

IHS Markit mengatakan indeks flash manufacturing purchasing managers naik menjadi 52,2 pada November dari 51,3 pada Oktober. Ini merupakan tingkat tercepat sejak April. Sementara itu indeks flash services purchasing managers pada bulan November naik menjadi 51,6 dari 50,6. Ini adalah ekspansi terce...

Indeks Jasa PMI Inggris Jatuh pada November, Menjadi Bacaan Terburuk dalam 40 Bulan
Friday, 22 November 2019 17:30 WIB

Pembacaan cepat dari Indeks IHS Markit/CIPS flash U.K. services purchasing managers jatuh ke level terendah 40-bulan pada November 48,6, dari 50 pada Oktober. Sementara itu, IMP manufaktur turun ke level terendah dua bulan di 48,3 berbanding 49,6 pada Oktober. "Data survei yang lemah menempatkan ek...

PMI manufaktur zona euro ke tertinggi 3 bulan di November
Friday, 22 November 2019 16:37 WIB

Pembacaan cepat dari indeks manajer pembelian manufaktur zona euro naik ke tertinggi 3-bulan 46,6 pada November, naik dari 45,9 pada Oktober. PMI sedikit di atas konsensus ekonom yang disusun FactSet untuk konsensus 46,4, tetapi di bawah level 50, menunjukkan manajer pembelian melaporkan kondisi ko...

Penjualan Ritel AS Rebound pada Oktober, Tapi Sekelompok Toko Kecil Mengalami Keuntungan
Friday, 15 November 2019 21:05 WIB

Penjualan di pompa bensin, dealer mobil dan toko internet seperti Amazon meningkat pada bulan Oktober, tetapi sebagian besar pengecer lainnya membukukan hasil yang lemah tepat sebelum dimulainya musim belanja liburan yang kritis. Penjualan ritel meningkat 0,3% bulan lalu, pemerintah mengatakan pada...

Harga Grosir AS Naik Didorong Lonjakan Bensin pada Bulan Oktober, PPI Menunjukkan
Thursday, 14 November 2019 20:52 WIB

Biaya grosir barang dan jasa AS membukukan kenaikan paling tajam pada Oktober dalam enam bulan terakhir, tetapi selain dari harga bensin yang lebih tinggi, ada sedikit inflasi yang dapat ditemukan. Indeks harga produsen naik 0,4% bulan lalu, tak lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang disurvei oleh...

ANOTHER NEWS
Manufaktur & Service PMI AS Meningkat pada bulan November
Friday, 22 November 2019 22:12 WIB IHS Markit mengatakan indeks flash manufacturing purchasing managers naik menjadi 52,2 pada November dari 51,3 pada Oktober. Ini merupakan tingkat tercepat sejak April. Sementara itu indeks flash services purchasing managers pada bulan November...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.