Inflasi Inti AS Melemah Secara Tak Terduga Terkait Otomotif, Harga Obat
Tuesday, 12 March 2019 19:43 WIB | ECONOMY |Ekonomi ASCPI Amerika

Indeks inflasi utama AS yang mendasarinya secara tak terduga menurun pada Februari di tengah jatuhnya harga untuk otomotif dan obat beresep, memberi Federal Reserve lebih banyak ruang untuk tetap pada rencananya untuk bersabar dalam menaikkan suku bunga.

Tidak termasuk makanan dan energi, apa yang disebut indeks harga konsumen inti naik 0,1 persen dari bulan sebelumnya dan 2,1 persen dari tahun sebelumnya, menurut laporan Departemen Tenaga Kerja Selasa. Angka-angka itu mengikuti estimasi rata-rata para ekonom. CPI yang lebih luas naik 0,2 persen dari Januari, kenaikan pertama dalam empat bulan, meskipun kenaikan tahunan 1,5 persen meleset dari proyeksi dan merupakan kenaikan terkecil sejak 2016.

Data menunjukkan ada peluang lebih besar bahwa inflasi tidak akan bertahan di sekitar tujuan 2 persen The Fed, sebuah perkembangan yang dapat menambah seruan bagi para pembuat kebijakan untuk menunda kenaikan suku bunga tambahan di tengah meningkatnya risiko dari melemahnya pertumbuhan global.

Ketua Fed Jerome Powell menjelaskan pada hari Jumat bahwa ia dan rekan-rekannya tidak terburu-buru untuk menyesuaikan suku bunga karena melambatnya pertumbuhan melambat dan inflasi tetap lemah. "Dengan tidak adanya apa-apa dalam prospek yang menuntut respons kebijakan segera dan khususnya memberikan tekanan inflasi yang diredam, komite telah mengadopsi pendekatan sabar, menunggu-dan-memperhatikan," katanya dalam pidato di California.

Menanggapi pertanyaan, Powell mengatakan inflasi di AS rendah, stabil dan tidak banyak bereaksi terhadap kelesuan dalam perekonomian. Para pembuat kebijakan akan merilis proyeksi triwulanan terbaru untuk tingkat suku bunga serta inflasi, pertumbuhan dan lapangan kerja ketika mereka berkumpul pada 19-20 Maret.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Data Pekerjaan AS Mengalahkan Perkiraan Dengan Naik 266.000
Friday, 6 December 2019 20:54 WIB

Data Pekerjaan AS menguat kembali pada bulan November seiring pengangguran cocok dengan terendah baru setengah abad dan upah melampaui perkiraan, mendorong Federal Reserve lebih banyak alasan untuk mempertahankan suku bunga stabil pasca tiga pemangkasan beruntun. Saham berjangka dan dolar melonjak s...

Data Aussie: Penjualan Ritel, (0% vs perkiraan 0,3%) Neraca Perdagangan, (450jt vs perkiraan 6100 juta)
Thursday, 5 December 2019 08:11 WIB

Maraton data AUD berlanjut hari ini dengan rilis Penjualan Ritel Oktober dan Neraca Perdagangan. Catatan: Penjualan Ritel adalah fokus utama dalam rilis ini. AUD telah turun sekitar 20 pips dan masih berlanjut. Data sebagai berikut : Impor (Oktober) 0% vs sebelumnya 3%. Ekspor (Oktober) -5% vs s...

ISM Non-Manufaktur PMI AS menambahkan penurunan lagi, penurunan USD berlanjut
Wednesday, 4 December 2019 22:35 WIB

PMI Non-Pabrikan ISM AS untuk bulan November merilis angka 53,9, setengah poin di bawah ekspektasi konsensus. Survei bisnis sektor jasa menambah banyak rilis negatif yang datang dari Amerika Serikat minggu ini, setelah kekecewaan dari PMI Manufaktur ISM dan Laporan Ketenagakerjaan ADP. Dolar AS lan...

ADP Sangat Mengecewakan Di 67K, GBP/USD Di Atas 1.31, EUR/USD Dekati 1.11
Wednesday, 4 December 2019 20:34 WIB

Angka Perubahan Pekerjaan ADP untuk bulan November berada di 67.000, jauh di bawah ekspektasi untuk peningkatan 140,00. Selain itu, angka bulan Oktober direvisi turun menjadi 121.000 dari 125.000. Beberapa menduga bahwa kesenjangan berasal dari perhitungan terkait dengan pencapaian di General Motor...

PDB Australia Q3 Meleset, AUD/USD Merosot Ke Sesi Terendah
Wednesday, 4 December 2019 07:55 WIB

Produk Domestik Bruto Q3 Australia telah dirilis. Sebelum data, analis di Westpac telah mencatat bahwa, "pertumbuhan tahun ke Q2 hanya 1,4%, laju paling lambat sejak 2009 dan mengungkapkan bahwa ekonomi menurun dalam istilah per kapita," dengan alasan bahwa, "efek dasar yang menguntungkan akan mema...

ANOTHER NEWS
Indeks Berjangka AS Sedikit Melemah Bersama Saham Seiring Penguatan Obligasi
Monday, 9 December 2019 18:50 WIB Indeks ekuitas berjangka AS sedikit melemah bersama saham Eropa karena investor bersiap untuk seminggu penuh dengan katalis potensial, dari pertemuan bank sentral hingga tenggat waktu tarif Amerika-Cina yang membayangi. Treasuries dan sebagian...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.