Ketenagakerjaan Australia menguat dengan pekerjaan Full-Time melonjak; Aussie naik
Thursday, 21 February 2019 08:41 WIB | ECONOMY | AustraliaAussieEkonomi Australia

Lapangan kerja Australia melonjak pada bulan Januari, dipimpin oleh pekerjaan full-time, sementara pengangguran bertahan di 5 persen karena lebih banyak orang mencari pekerjaan.

Pekerjaan meningkat 39.100 dari bulan Desember lalu, dibandingkan dengan perkiraan rata-rata oleh ekonom untuk kenaikan di 15.000; tingkat pengangguran bertahan di 5% seperti yang diharapkan

Pekerjaan full-time naik 65.400 dari sebulan sebelumnya, sementara pekerjaan part-time turun 26.300. Tingkat partisipasi naik menjadi 65,7 persen dari 65,6 persen.

Pekerja dengan kategori underemployment turun 0,2 poin persentase ke 8,1 persen; Pekerja dengan kategori  underutilization turun 0,1 poin ke 13,2 persen; Pengangguran di New South Wales turun menjadi 3,9 persen dari 4,3 persen.

Sementara tingkat pengangguran - metrik utama untuk Reserve Bank - sedikit lebih rendah tahun lalu, telah gagal mengetatkan pasar tenaga kerja secara memadai untuk mendorong pertumbuhan upah lebih cepat yang diperlukan untuk menyalakan kembali inflasi; salah satu hambatannya adalah meningkatnya angkatan tenaga kerja dan dan tingginya  pekerja dengan kategori underemployment.

Pasar tenaga kerja telah menjadi faktor kunci yang mendasari kepercayaan bank sentral terhadap prospek, bahkan saat baru-baru ini meninggalkan bias pengetatan demi kebijakan netral. Bonanza perekrutan pekerja selama dua tahun mendukung pandangan yang menunjukkan tingkat kas yang rendah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya akan mendongkrak inflasi.

Dolar Australia naik ke 71,99 sen AS pada pukul 11:35 waktu Sydney dari 71,65 sebelum rilis data. (Tgh)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

CPI Australia Q1 Dipangkas Naik 0,3% Q/Q; Est. 0,4% Keuntungan
Wednesday, 24 April 2019 09:03 WIB

Biro Statistik Australia merilis laporan inflasi kuartal pertama di Sydney, pada Rabu. CPI Q/Q tidak berubah vs perkiraan kenaikan 0,2%. CPI median tertimbang naik 0,1% Q/Q vs kenaikan 0,4%. CPI rata-rata yang dipangkas menguat 1,6% Y/Y vs perkiraan kenaikan 1,7%. CPI naik 1,3% Y/Y vs perkiraan ken...

Perumahan Baru Turun 0,3% Di Maret vs Perkiraan +6,5%
Friday, 19 April 2019 20:19 WIB

Menurut data yang diterbitkan oleh Biro Sensus AS dan Departemen Perumahan dan Pengembangan Urban AS, perumahan baru pada bulan Maret turun 0,3% dan berada di bawah ekspektasi pasar untuk pertumbuhan 6,5%. Namun demikian, Indeks Dolar AS tidak menunjukkan reaksi karena volume perdagangan tetap tipis...

Penjualan Ritel di Amerika Serikat Melonjak Tajam Sejak 2017
Thursday, 18 April 2019 19:43 WIB

Penjualan ritel AS melonjak tajam sejak September 2017 karena kenaikan kendaraan bermotor dan pompa bensin meningkatkan penjualan, memberi sinyal konsumen memberikan dukungan ekonomi yang lebih besar. Nilai penjualan keseluruhan pada Maret naik 1,6 persen setelah penurunan 0,2 persen yang tidak dir...

Penjualan Ritel UK Melonjak Terkait Konsumen Menentang Kekhawatiran Brexit
Thursday, 18 April 2019 15:55 WIB

Penjualan ritel Inggris secara tak terduga meningkat untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Maret, yang mendasari ketahanan konsumen dalam menghadapi ketidakpastian Brexit. Volume barang yang dijual di toko-toko dan online melonjak 1,1 persen dari Februari, Kantor Statistik Nasional mengatakan ...

Data Pekerjaan Aussie: Tingkat Pengangguran Sejalan dan Tidak Ada Perubahan Pertahankan AUD/USD
Thursday, 18 April 2019 09:31 WIB

Data pekerjaan Aussie telah tiba dan telah membantu Aussie lebih tinggi karena Tingkat Pengangguran sejalan dan tidak ada perubahan. Pekerjaan Purna Waktu (Mar) -7,3 ribu vs 7,3 ribu sebelumnya Perubahan Pekerjaan s.a. (Mar) 15 ribu vs harapan 12.0 ribu dan sebelumnya 4.6 ribu (10.7 ribu revisi) ...

ANOTHER NEWS
Euro Merosot seiring Lemahnya Perdagangan Di Jerman, Tergelincirnya Saham
Wednesday, 24 April 2019 23:37 WIB Euro melemah terhadap dolar AS pada hari Rabu setelah data menunjukkan penurunan mengejutkan dalam semangat bisnis di Jerman memicu kekhawatiran melambatnya pertumbuhan global dan membebani pasar ekuitas dunia. Penurunan indeks iklim bisnis...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.