Ekonomi Jepang Rebound Secara Moderat Pasca Kontraksi Terburuk
Thursday, 14 February 2019 07:15 WIB | ECONOMY |JepangEkonomi Jepang

Ekonomi Jepang rebound sedikit dalam tiga bulan terakhir tahun 2018 seiring permintaan domestik memicu pertumbuhan setelah bencana pada kuartal sebelumnya.

Produk domestik bruto berekspansi 1,4 persen tahunan dalam tiga bulan hingga Desember, menyusul kontraksi terbesar sejak 2014 di kuartal ketiga, menurut laporan Kantor Kabinet Kamis. Hasilnya cocok dengan perkiraan ekonom.

Rebound di ekonomi Jepang menawarkan pembuat kebijakan jeda di tengah kekhawatiran tentang pertumbuhan global karena ekonomi Tiongkok melambat dan perang perdagangan antara Washington dan Beijing terus berlangsung. Namun, perbandingan dengan seperempat yang terkena dampak bencana membuat momentum ekonomi tidak sepenuhnya jelas.

Rebound sepertinya tidak akan mengubah tekad Bank Jepang untuk melanjutkan dengan stimulus saat ini, mengingat inflasi yang menurun dan ketidakpastian di sekitar ekonomi global.

Pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe melihat ekonomi untuk menunjukkan momentum yang kuat jelang kenaikan pajak penjualan yang berpotensi melemahkan pertumbuhan pada Oktober 2019.

Dampak perlambatan Tiongkok menjadi semakin terlihat seiring produsen Jepang Fanuc Corp dan Nidec Corp memangkas perkiraan laba mereka.

Ekspor naik 0,9 persen dari kuartal sebelumnya, pulih dari penurunan pada Juli-September.

Investasi bisnis naik 2,4 persen dari kuartal sebelumnya. Perkiraan median ekonom adalah untuk kenaikan 1,8 persen.

Konsumsi swasta meningkat 0,6 persen dari kuartal sebelumnya. Estimasi median adalah untuk kenaikan 0,7 persen. (sdm)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Keyakinan Konsumen AS Naik ke Tertingginya Enam Bulan Pada Prospek
Tuesday, 25 February 2020 22:17 WIB

Kepercayaan konsumen AS naik ke tingkat terbaik dalam enam bulan pada peningkatan harapan, menandakan bahwa lapangan kerja yang solid dan bahan bakar murah membantu Amerika melihat melampaui kekhawatiran tentang penyebaran virus Korona. Bacaan Conference Board adalah peningkatan menjadi 130,7 dari ...

Semangat Bisnis Jerman Meningkat pada Februari, Tidak Terganggu oleh Virus Korona - Ifo
Monday, 24 February 2020 16:38 WIB

Semangat bisnis Jerman naik secara tak terduga pada Februari, sebuah survei menunjukkan pada hari Senin, mengurangi kekhawatiran resesi di ekonomi terbesar Eropa yang telah kehilangan momentum ketika produsennya berjuang dengan penurunan ekspor. Lembaga Ifo mengatakan indeks iklim bisnisnya naik me...

Ukuran Bisnis AS Mencatatkan Kontraksi Pertamanya Sejak 2013
Friday, 21 February 2020 21:54 WIB

Aktivitas bisnis AS turun pada Februari untuk pertama kalinya sejak 2013 ketika virus korona menekan rantai pasokan dan membuat perusahaan ragu-ragu untuk melakukan pemesanan, tanda-tanda peringatan bahwa wabah mulai merusak perekonomian terbesar di dunia. Indeks manajer pembelian IHS Markit yang m...

Pertumbuhan Ekonomi UK Meningkat Meskipun Ada Masalah Virus Korona
Friday, 21 February 2020 16:42 WIB

Pertumbuhan ekonomi UK terus menjalankan pertumbuhan yang lebih baik dari perkiraan pada bulan Februari, lebih banyak bukti rebound setelah stagnasi di kuartal keempat. Sementara ekspansi terus berlanjut, ada juga tanda-tanda hit ke rantai pasokan dari virus korona, menurut indeks manajer pembelian...

Ekonomi Jerman Menghadapi Serangan Virus Korona Seiring Menurunnya Pesanan Ekspor
Friday, 21 February 2020 15:45 WIB

Ekonomi Jerman menghadapi tekanan baru dari luar perbatasannya ketika pesanan ekspor turun dan produsen khawatir tentang dampak wabah virus korona pada rantai pasokan mereka. Indeks manajer pembelian terbaru dari IHS Markit menunjukkan industri masih dalam kontraksi, dan ekspektasi menurun untuk ou...

ANOTHER NEWS
Washington Memperingatkan Penyebaran Wabah Global, Minyak Mentah AS Turun Di Bawah $ 50
Wednesday, 26 February 2020 19:43 WIB Minyak mentah AS turun di bawah $ 50 pada hari Rabu, level terendah sejak Januari 2019, ketika Asia, Eropa dan negara-negara penghasil minyak di Timur Tengah melaporkan ratusan kasus virus Korona baru dan Amerika Serikat memperingatkan pandemi yang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.