Australia Melihat Pertumbuhan yang Lebih Baik, Pengangguran Mengangkat Inflasi
Friday, 9 November 2018 08:47 WIB | ECONOMY |RBA

Bank sentral Australia mengharapkan pertumbuhan yang lebih kuat dan perekrutan untuk membantu mengangkat inflasi, tetapi memperingatkan risiko terhadap pandangan global dari perang perdagangan yang memburuk dan melemahnya Cina.

Dalam penilaian optimis terhadap prospek ekonomi, Reserve Bank mengulangi kembali bahwa suku bunga yang lebih tinggi "kemungkinan akan tepat pada titik tertentu," dalam Pernyataan triwulanan tentang Kebijakan Moneter yang dirilis di Sydney Jumat. Ini juga mengulangi bahwa tidak ada kasus yang kuat untuk langkah jangka pendek.

"Pertumbuhan konsumsi diperkirakan akan didukung oleh pertumbuhan berkelanjutan dalam pekerjaan dan peningkatan sederhana dalam pertumbuhan upah," kata bank sentral. Namun masih ada "ketidakpastian tentang bagaimana rumah tangga dapat menanggapi penurunan harga perumahan yang signifikan."

Perekonomian Australia telah didukung oleh tingkat suku bunga yang rendah sejak 2016 karena RBA mencoba untuk mendorong upah lebih tinggi; harga konsumen belum berada di titik tengah target 2-3 persen sejak pertengahan 2014. Tujuan RBA untuk meletakkan dasar bagi kenaikan suku bunga pertama sejak 2010 beresiko dari perang perdagangan antara AS dan China, dan melemahnya ekonomi yang terakhir.

"Risiko terhadap pertumbuhan global dari proteksionisme perdagangan telah meningkat," kata RBA, memperingatkan dampak dari tindakan lebih lanjut. "Ini akan memiliki efek langsung lebih lanjut pada perdagangan, tetapi juga dapat mempengaruhi investasi dan kepercayaan diri, yang dapat memiliki konsekuensi negatif bagi pertumbuhan global."

RBA mencatat kondisi di sektor industri China telah melemah dan pasar properti negara itu menimbulkan risiko. Ia juga memperingatkan bahwa ekonomi seperti Taiwan dan Korea Selatan terancam oleh perselisihan perdagangan yang meningkat karena posisi mereka dalam rantai pasokan global.

Mata uang Australia melemah karena bank sentral tetap berpegang teguh sementara Federal Reserve AS menaikkan suku bunga. RBA menegaskan bahwa depresiasi lebih lanjut akan disambut baik karena akan meningkatkan daya saing barang-barang yang diproduksi secara lokal.

"Peningkatan pendapatan domestik dan pekerjaan juga akan mendukung pertumbuhan dalam investasi bisnis dan konsumsi," kata bank sentral.

"Inflasi juga akan cenderung meningkat lebih dari perkiraan saat ini, karena kondisi ekonomi domestik yang lebih kuat dan kenaikan harga barang dan jasa impor."(arl)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

CPI Australia Q1 Dipangkas Naik 0,3% Q/Q; Est. 0,4% Keuntungan
Wednesday, 24 April 2019 09:03 WIB

Biro Statistik Australia merilis laporan inflasi kuartal pertama di Sydney, pada Rabu. CPI Q/Q tidak berubah vs perkiraan kenaikan 0,2%. CPI median tertimbang naik 0,1% Q/Q vs kenaikan 0,4%. CPI rata-rata yang dipangkas menguat 1,6% Y/Y vs perkiraan kenaikan 1,7%. CPI naik 1,3% Y/Y vs perkiraan ken...

Perumahan Baru Turun 0,3% Di Maret vs Perkiraan +6,5%
Friday, 19 April 2019 20:19 WIB

Menurut data yang diterbitkan oleh Biro Sensus AS dan Departemen Perumahan dan Pengembangan Urban AS, perumahan baru pada bulan Maret turun 0,3% dan berada di bawah ekspektasi pasar untuk pertumbuhan 6,5%. Namun demikian, Indeks Dolar AS tidak menunjukkan reaksi karena volume perdagangan tetap tipis...

Penjualan Ritel di Amerika Serikat Melonjak Tajam Sejak 2017
Thursday, 18 April 2019 19:43 WIB

Penjualan ritel AS melonjak tajam sejak September 2017 karena kenaikan kendaraan bermotor dan pompa bensin meningkatkan penjualan, memberi sinyal konsumen memberikan dukungan ekonomi yang lebih besar. Nilai penjualan keseluruhan pada Maret naik 1,6 persen setelah penurunan 0,2 persen yang tidak dir...

Penjualan Ritel UK Melonjak Terkait Konsumen Menentang Kekhawatiran Brexit
Thursday, 18 April 2019 15:55 WIB

Penjualan ritel Inggris secara tak terduga meningkat untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Maret, yang mendasari ketahanan konsumen dalam menghadapi ketidakpastian Brexit. Volume barang yang dijual di toko-toko dan online melonjak 1,1 persen dari Februari, Kantor Statistik Nasional mengatakan ...

Data Pekerjaan Aussie: Tingkat Pengangguran Sejalan dan Tidak Ada Perubahan Pertahankan AUD/USD
Thursday, 18 April 2019 09:31 WIB

Data pekerjaan Aussie telah tiba dan telah membantu Aussie lebih tinggi karena Tingkat Pengangguran sejalan dan tidak ada perubahan. Pekerjaan Purna Waktu (Mar) -7,3 ribu vs 7,3 ribu sebelumnya Perubahan Pekerjaan s.a. (Mar) 15 ribu vs harapan 12.0 ribu dan sebelumnya 4.6 ribu (10.7 ribu revisi) ...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Terkoreksi Pada Penutupan (Review)
Thursday, 25 April 2019 03:19 WIB Saham Hong Kong berakhir dengan penurunan pada Rabu karena investor menepis rekor kinerja di Wall Street, dengan perusahaan-perusahaan energi tertekan dari penurunan harga minyak. Indeks Hang Seng turun 0,53%, atau 157,41 poin, menjadi ditutup...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.