Harga Produsen AS Meningkat untuk Pertama Kalinya dalam Tiga Bulan
Wednesday, 10 October 2018 19:50 WIB | ECONOMY |

Harga produsen AS naik untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir di tengah lonjakan acuan ukur terhadap biaya tiket pesawat dan kereta api, sebuah laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan Rabu di Washington.

Indeks harga produsen naik 0,2% m/m (matching est.) Setelah mengalami penurunan 0,1% pada bulan sebelumnya; naik 2,6% y/y (estimasi 2,7%) setelah kenaikan 2,8%.

Tidak termasuk makanan dan energi, acuan ukur inti naik 0,2% m/m (matching est.); naik 2,5% y/y (matching est.) setelah berada di 2,3%.

PPI tidak termasuk makanan, energi dan jasa perdagangan, suatu ukuran yang lebih disukai oleh para ekonom karena melucuti komponen yang paling mudah menguap, naik 0,4% m/m, paling banyak sejak Januari .; naik 2,9% y/y, sama dengan bulan Agustus.

Peningkatan bulanan dalam indeks yang luas sebagian berasal dari peningkatan 1,8 persen dalam layanan transportasi dan pergudangan, sebuah rekor dalam data kembali ke 2009. Itu mencerminkan lonjakan 5.5 persen dalam kategori layanan penumpang pesawat terbang, juga angka yang tinggi pada tahun 2009 , sementara transportasi kereta api barang dan surat naik 1,4 persen, terbesar sejak 2012.

Secara keseluruhan, harga jasa meningkat 0,3 persen sementara biaya barang turun 0,1 persen, mencerminkan penurunan baik dalam makanan maupun energi. Penurunan harga barang merupakan yang pertama sejak Mei 2017.(arl)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Klaim Pengangguran Turun 5k Menjadi 210k pada Pertengahan Oktober
Thursday, 18 October 2018 19:50 WIB

Jumlah orang Amerika yang kehilangan pekerjaan dan mengajukan tunjangan pengangguran setiap minggu tetap mendekati level 49 tahun terendahnya pada pertengahan Oktober, menunjukkan tidak ada pelemahan yang terlihat dalam ekonomi AS yang kuat. Klaim pengangguran awal, secara kasar untuk mengukur PHK,...

Penjualan Ritel Inggris Turun 0,8% pada bulan September
Thursday, 18 October 2018 15:55 WIB

Penjualan ritel di Inggris turun 0,8% pada bulan September, menurut laporan dari Kantor Statistik Nasional pada hari Kamis. Ini dibandingkan dengan peningkatan 0,4% pada bulan sebelumnya yang direvisi naik dari kenaikan awal 0,3%. Ekonom memperkirakan penurunan 0,4%. Tahun ke tahun, penjualan rite...

Tenaga Kerja Australia Naik 5.600 pada bulan September. Estimasi Kenaikan 15,000
Thursday, 18 October 2018 07:47 WIB

Bank sentral Australia sedang mencari pengetatan pasar tenaga kerja untuk mendorong upah yang lebih tinggi dan memacu inflasi sebelum mempertimbangkan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2010. Biro statistik merilis data ketenagakerjaan di Sydney pada Kamis. Tingkat pengangguran berada...

Inflasi U.K Melambat Lebih Dari Yang Diharapkan Terkait Harga Makanan & Transportasi
Wednesday, 17 October 2018 15:50 WIB

Inflasi AS melambat lebih dari yang diperkirakan pada bulan September, terseret lebih rendah oleh harga makanan dan transportasi. Pertumbuhan harga konsumen merosot ke 2,4 persen dari sebelumnya 2,7 persen pada Agustus, menurut laporan dari Kantor Statistik Nasional pada hari Rabu. Angka itu lebih ...

Pertumbuhan Upah di U.K. Naik Dengan Laju Tercepat dalam Hampir Satu Dekade
Tuesday, 16 October 2018 15:53 WIB

Pertumbuhan upah di Inggris dengan laju tercepatnya dalam hampir satu dekade terakhir, menunjukkan pertumbuhan ekonomi terus beroperasi dengan sedikit melambat. Penghasilan rata-rata tidak termasuk bonus naik 3,1 persen dalam tiga bulan hingga Agustus, yang terbesar sejak Januari 2009, menurut lapo...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Dibuka Dengan Kenaikan Pasca Liburan (Review)
Friday, 19 October 2018 03:15 WIB Saham Hong Kong naik tipis di beberapa menit pertama perdagangan Kamis karena investor kembali dari jeda satu hari untuk bermain mengejar kemajuan regional. Indeks Hang Seng naik 0,20 persen, atau 49,88 poin, menjadi 25.512,14. Tapi indeks...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.