Ekonomi AS Tumbuh Pada Kecepatan 4.2% yang Tidak Direvisi di Kuartal Kedua
Thursday, 27 September 2018 19:48 WIB | ECONOMY |Ekonomi ASGDP AS

Ekonomi AS tumbuh pada kuartal kedua pada kecepatan 4,2 persen yang tidak direvisi, tercepat sejak akhir 2014, menunjukkan fondasi yang kuat untuk kuartal ini, data Departemen Perdagangan menunjukkan Kamis.

Sorotan GDP Kuartal Kedua (Perkiraan Ketiga)

Produk domestik bruto (GDP) tumbuh pada tingkat tahunan 4,2%, tercepat sejak 3Q 2014 (sesuai estimasi)

Pengeluaran konsumen, bagian terbesar dari ekonomi, tumbuh pada kecepatan 3,8% yang tidak direvisi (sesuai estimasi); revisi ke atas untuk bensin dan produk energi lainnya, revisi ke bawah dalam layanan transportasi

Pendapatan domestik bruto (GDP), disesuaikan dengan inflasi, naik 1,6%, direvisi dari kenaikan 1,8%

Revisi untuk GDP, nilai semua barang dan jasa yang dihasilkan di AS, sebagian besar disinkronkan dengan data terbaru yang menunjukkan ekonomi terbesar di dunia sedang berkembang dengan laju yang stabil, meskipun lebih moderat, pada kuartal ini.

Detailnya beragam. Persediaan dikurangi 1,17 poin persentase dari pertumbuhan, direvisi dari penurunan 0,97 poin yang dilaporkan sebelumnya, sebagian besar pada stok nonpertanian.

Pembelian rumah tangga, yang mencapai sekitar 70 persen dari ekonomi, tetap menjadi penggerak utama pertumbuhan. Mereka memberikan kontribusi sebesar 2,57 poin, naik dari perkiraan sebelumnya 2,55 poin.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Upah Inggris Mei Naik 3,6% 3 Bulan Tahun/Tahun, Mengalahkan Estimasi
Tuesday, 16 July 2019 16:02 WIB

Kantor Statistik Nasional (ONS) menunjukkan pada hari Selasa, pendapatan mingguan rata-rata Inggris, tidak termasuk bonus harapan yang lebih baik, berada di 3,6% 3-bulan tahun/tahun pada bulan Mei dibandingkan sebelumnya 3,4% dan 3,5% yang diharapkan sementara angka termasuk bonus berada di 3,4 % 3-...

Ekonomi Tiongkok Melambat Lebih Lanjut pada Kuartal 2 Ditengah Kebuntuan Perdagangan
Monday, 15 July 2019 09:14 WIB

Pertumbuhan ekonomi China terus melambat pada kuartal kedua, dengan output domestik yang lesu dan ketegangan perdagangan yang berlanjut menarik pertumbuhan ke laju terlemah sejak awal 1990-an. Produk domestik bruto (PDB) naik 6,2% pada periode April-Juni dari tahun sebelumnya, di bawah ekspansi 6,4...

Harga grosir AS naik 0,1% pada Juni, PPI menunjukan
Friday, 12 July 2019 19:46 WIB

Indeks harga produsen naik sedikit sebesar 0,1% pada Juni, ini menunjukkan bahwa inflasi tetap teredam. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan penurunan 0,1%. Peningkatan inflasi grosir selama setahun terakhir turun menjadi 1,7%, level terendah sejak Januari 2017, ungkap pemerintah pad...

CPI menunjukkan Inflasi konsumen naik 0,1% di Juni, tetapi tekanan tetap teredam
Thursday, 11 July 2019 19:54 WIB

Warga Amerika membayar lebih untuk sewa, pakaian, dan mobil pada bulan Juni, tetapi mayoritas inflasi konsumen tertahan oleh turunnya harga energi. Memudarnya inflasi merupakan salah satu alasan utama Federal Reserve kemungkinan akan memangkas suku bunga pada akhir bulan. Indeks harga konsumen naik...

Ekonomi Inggris Kembali Rebound pada Mei seiring Keuntungan pada Produksi Mobil
Wednesday, 10 July 2019 15:52 WIB

Ekonomi Inggris rebound pada Mei seiring pabrik-pabrik mobil kembali menguat pasca penutupan terkait Brexit. PDB naik 0,3% setelah penurunan pada bulan sebelumnya, Kantor Statistik Nasional mengatakan pada Rabu. Peningkatan ini sejalan dengan perkiraan dalam survei Bloomberg. Dalam tiga bulan hingg...

ANOTHER NEWS
Harga Minyak Tergelincir saat Produksi Teluk Meksiko Memulai Kembali, Terbebani Output AS
Tuesday, 16 July 2019 19:25 WIB Harga minyak merosot pada hari Selasa seiring pengeboran minyak di Teluk Meksiko menjalani proses untuk memulai kembali produksi setelah Badai Barry, sementara meningkatnya output AS membebani data inventaris mingguan. Minyak mentah berjangka West...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.