Pertumbuhan Ekonomi U.K. Rebound Tapi Sektor Layanan Melemah pada Akhir Kuartal
Friday, 10 August 2018 15:54 WIB | ECONOMY |Ekonomi inggris

Perekonomian Inggris rebound dari awal tahun pada kuartal kedua tetapi sektor jasa dominan kehilangan momentum menjelang akhir periode.

Produk domestik bruto (PDB) meningkat 0,4 persen antara April dan Juni, sejalan dengan perkiraan rata-rata yang di survei oleh Bloomberg, menurut angka dari Kantor Statistik Nasional pada hari Jumat.

Pada bulan Juni saja, output yang diperoleh hanya 0,1 persen, kinerja terlemah sejak Maret. Sementara manufaktur dan konstruksi membukukan keuntungan yang wajar, output layanan sepenuhnya tidak berubah.

Dengan ekspansi tahunan sebesar 1,5 persen pada kuartal kedua, pertumbuhan kembali ke tingkat yang diperkirakan Bank of England (BoE) sebagai batas laju pertumbuhan ekonomi. Namun, perlambatan pada bulan Juni dapat memberikan amunisi kepada mereka yang mengatakan Gubernur Mark Carney dan rekan-rekannya bertindak terlalu dini ketika mereka menaikkan suku bunga acuan ke level tertingginya sejak tahun 2009 pada pekan lalu.

Tanda tanya besar atas ekonomi, dan tindakan BOE, tetaplah Brexit, dengan kurangnya kejelasan atas hubungan masa depan Inggris Raya dengan Uni Eropa yang menempatkan keputusan investasi pada risiko. Investor berspekulasi BOE tidak akan bertindak lagi sebelum Inggris keluar dari Uni Eropa pada Maret.

Kantor statistik mengatakan cuaca baik mendorong penjualan ritel dan konstruksi, menunjukkan alasan di balik kekuatan relatif pada kuartal kedua mungkin hanya sementara karena salju dan badai yang menyebabkan berhenti hampir pada awal 2018.

Pertumbuhan pada kuartal kedua didorong oleh sektor layanan, dengan kuartal terbaik untuk sektor ini sejak akhir 2016 mengimbangi kinerja manufaktur terburuk sejak 2012. Konstruksi rebound, memulihkan kerugian terkait cuaca yang terjadi pada kuartal pertama.

Belanja konsumen naik 0,3 persen dan investasi bisnis meningkat 0,5 persen. Perdagangan bersih bertindak sebagai penghambat ekonomi karena defisit barang dan jasa meluas. Nilai ekspor turun 3,6 persen dari kuartal pertama karena pengiriman mobil dan pesawat menurun tajam, sementara impor menguat 2 persen. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Pertumbuhan Ekonomi China Melambat Lebih Dari yang Diharapkan di Triwulan Ketiga
Friday, 19 October 2018 09:19 WIB

Produk domestik bruto (GDP) meningkat 6,5 persen pada kuartal ketiga dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan 6,6 persen dalam survei Bloomberg dan turun dari kecepatan 6,7 persen pada kuartal sebelumnya. Produksi industri naik 5,8 persen bulan lalu dari tahun sebelumnya, dibandingkan dengan perk...

Klaim Pengangguran Turun 5k Menjadi 210k pada Pertengahan Oktober
Thursday, 18 October 2018 19:50 WIB

Jumlah orang Amerika yang kehilangan pekerjaan dan mengajukan tunjangan pengangguran setiap minggu tetap mendekati level 49 tahun terendahnya pada pertengahan Oktober, menunjukkan tidak ada pelemahan yang terlihat dalam ekonomi AS yang kuat. Klaim pengangguran awal, secara kasar untuk mengukur PHK,...

Penjualan Ritel Inggris Turun 0,8% pada bulan September
Thursday, 18 October 2018 15:55 WIB

Penjualan ritel di Inggris turun 0,8% pada bulan September, menurut laporan dari Kantor Statistik Nasional pada hari Kamis. Ini dibandingkan dengan peningkatan 0,4% pada bulan sebelumnya yang direvisi naik dari kenaikan awal 0,3%. Ekonom memperkirakan penurunan 0,4%. Tahun ke tahun, penjualan rite...

Tenaga Kerja Australia Naik 5.600 pada bulan September. Estimasi Kenaikan 15,000
Thursday, 18 October 2018 07:47 WIB

Bank sentral Australia sedang mencari pengetatan pasar tenaga kerja untuk mendorong upah yang lebih tinggi dan memacu inflasi sebelum mempertimbangkan menaikkan suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2010. Biro statistik merilis data ketenagakerjaan di Sydney pada Kamis. Tingkat pengangguran berada...

Inflasi U.K Melambat Lebih Dari Yang Diharapkan Terkait Harga Makanan & Transportasi
Wednesday, 17 October 2018 15:50 WIB

Inflasi AS melambat lebih dari yang diperkirakan pada bulan September, terseret lebih rendah oleh harga makanan dan transportasi. Pertumbuhan harga konsumen merosot ke 2,4 persen dari sebelumnya 2,7 persen pada Agustus, menurut laporan dari Kantor Statistik Nasional pada hari Rabu. Angka itu lebih ...

ANOTHER NEWS
Emas Stabil, Palladium Dekati Rekor Seiring Gain Dolar
Tuesday, 23 October 2018 10:49 WIB Emas stabil karena dolar diperdagangkan di sekitar level tertingginya dalam dua bulan terakhir di tengah berlanjutnya ketegangan antara AS dan Arab Saudi atas pembunuhan seorang kritikus terkemuka kerajaan. Paladium diperdagangkan mendekati rekor...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.