Penjualan Ritel Australia Tetap Stabil di 0,4%, Kalahkan Perkiraan
Friday, 3 August 2018 09:22 WIB | ECONOMY |Ekonomi Australia

Penjualan Ritel yang disesuaikan untuk musim panas di Australia sebesar 0,4%, bertahan stabil dengan pembacaan bulan sebelumnya dan bergerak tepat di atas ekspektasi pasar yang lebih luas dari perlambatan menjadi 0,3%.

"Ritel makanan (0,4 persen) memimpin kenaikan," kata Ben James, Director of Quarterly Economy Wide Surveys."Pakaian, alas kaki dan aksesori pribadi naik 1,7 persen, menyusul kenaikan 2,3 persen pada bulan Mei."

Ada juga kenaikan untuk kafe, restoran dan takeaways (0,9 persen) dan barang-barang rumah tangga (0,4 persen). Ritel lainnya (0,0 persen) relatif tidak berubah, sementara department store (-1,2 persen) jatuh pada Juni 2018.

Untuk kuartal Juni 2018, ada kenaikan 1,2 persen dalam hal volume yang disesuaikan secara musiman. Ini mengikuti kenaikan 0,2 persen pada kuartal Maret 2018. Kenaikan volume kuartalan dipimpin oleh makanan (1,6 persen), barang-barang rumah tangga (1,4 persen) dan pakaian, alas kaki dan aksesoris pribadi (2,0 persen). Dengan negara bagian, New South Wales (1,7 persen) dan Victoria (1,7 persen) memimpin kenaikan.

Omzet ritel online menyumbang 5,7 persen dari total omset ritel dalam istilah asli pada Juni 2018, naik dari 5,6 persen pada Mei 2018. Pada Juni 2017, perputaran ritel online berkontribusi 4,1 persen terhadap total ritel. (knc)

Sumber : FX Street

RELATED NEWS

Ekonomi Jerman rebound karena permintaan domestik
Thursday, 23 May 2019 14:38 WIB

Ekonomi Jerman rebound pada kuartal pertama setelah menghindari resesi pada akhir tahun lalu, dipimpin oleh kenaikan kuat dalam konsumsi rumah tangga serta sektor konstruksi, Kantor Statistik Federal mengatakan Kamis. Produk domestik bruto Jerman yang merupakan ukuran terluas barang dan jasa yang d...

Inflasi Inggris Naik di Atas Targer Terkait Bea Sektor Energi, Tarif Udara
Wednesday, 22 May 2019 15:50 WIB

Biaya energi dan transportasi mendorong inflasi Inggris kembali ke atas target bulan lalu. Harga konsumen naik 2,1% dari tahun sebelumnya, mengakhiri pembacaan inflasi tiga bulan di bawah sasaran Bank of England sebesar 2 persen, angka Kantor Statistik Nasional yang diterbitkan Rabu menunjukkan. An...

Retail Sales AS Tidak Terduga Menurun Ditengah Pembelian Otomotif yang Lemah
Wednesday, 15 May 2019 19:53 WIB

Penjualan ritel A.S. secara tak terduga menurun pada bulan April untuk kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir, terbebani oleh penjualan yang lambat pada sektor otomotif dan bahan bangunan dan menunjukkan bahwa pengeluaran konsumen akan tetap lemah pada kuartal ini. Nilai penjualan keseluruhan turu...

Ekonomi Jerman Rebound Dari Stagnasi Dengan Ekspansi Sebesar 0,4%
Wednesday, 15 May 2019 13:30 WIB

Ekonomi Jerman keluar dari stagnasi pada awal 2019, kembali pada pertumbuhan meskipun ada penurunan dalam manufaktur yang terus mengganggu negara tersebut. Angka-angka, menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,4%, yang menunjukkan beberapa kekuatan di seluruh kawasan euro pada kuartal pertama di tengah pe...

Pertumbuhan Upah Yang Kuat di Inggris Berlanjut Di Tengah Ketatnya Pasar Tenaga Kerja
Tuesday, 14 May 2019 15:53 WIB

Buruh Inggris menikmati kebangkitan daya tawar ketika kekurangan tenaga kerja membuat perusahaan berjuang untuk mengisi pekerjaan. Gaji dasar naik 3,3% tahunan di kuartal pertama, mendekati laju tercepat sejak 2008, angka Kantor Statistik Nasional yang diterbitkan hari Selasa menunjukkan. Bayaran t...

ANOTHER NEWS
Harga minyak stabil setelah turun tajam di awal pekan
Friday, 24 May 2019 08:38 WIB Pasar minyak stabil pada hari Jumat ditengah pengurangan pasokan OPEC serta ketegangan di Timur Tengah, setelah mencatat penurunan tertajam sejak awal tahun sebelumnya di pekan ini di balik perlambatan ekonomi global dan membengkaknya persediaan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.