Inflasi Inggris Secara Tak Terduga Bertahan di 2.4% Ditengah Diskon Pakaian
Wednesday, 18 July 2018 16:03 WIB | ECONOMY |Ekonomi inggrisUK Inflation

Inflasi Inggris secara tidak terduga bertahan 2,4 persen bulan lalu karena pakaian dan permainan komputer yang lebih murah mengimbangi kenaikan biaya kendaraan.

Harga konsumen tidak berubah dari Mei, Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Rabu. Inflasi tahunan diperkirakan akan meningkat menjadi 2,6 persen, menurut survei Bloomberg terhadap para ekonom. Inflasi inti melambat menjadi 1,9 persen, terendahmya 15 bulan.

Harga pakaian dan alas kaki turun 2,1 persen antara Mei dan Juni, penurunan terbesar untuk bulan tersebut sejak 2012, dengan ONS melaporkan insiden diskon yang lebih besar. Ada juga tekanan ke bawah dari permainan komputer, mainan, dan hobi.

Efek ini sebagian diimbangi oleh bahan bakar otomatis karena biaya pengisian naik 2,2 persen. Harga minyak naik 2,7 pence per liter menjadi 128 sen dan biaya solar naik 2,9 pence menjadi 132,1 pence, keduanya tertinggi sejak September 2014.

Tekanan ke atas juga datang dari harga listrik dan gas setelah pemasok termasuk British Gas, EDF dan Scottish Power menaikkan tarif mereka sebagai respons terhadap biaya keseluruhan yang lebih tinggi.

Angka-angka ini merupakan yang terakhir pada inflasi sebelum pembuat kebijakan Bank of England memutuskan apakah akan menaikkan suku bunga pada 2 Agustus. Sementara kenaikan secara luas diharapkan di pasar keuangan, inflasi bulan lalu berada di bawah perkiraan 2,5 persen oleh BOE pada bulan Mei.

Angka terpisah menunjukkan harga input produsen naik 0,2 persen, mendorong tingkat kenaikan tahunan menjadi 10,2 persen.

Sektor pabrik, bagaimanapun, telah memilih untuk menyerap banyak tekanan daripada menyebarkannya ke konsumen dengan harga produksi naik 3,1 persen dalam setahun.

Harga rumah naik 3 persen pada Mei dari tahun sebelumnya, tingkat paling lambat sejak Agustus 2013. Wilayah berkinerja terburuk adalah London, di mana harga turun 0,4 persen karena kekhawatiran Brexit dan rentang keterjangkauan melemahkan permintaan.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Penjualan Ritel UK pada Bulan Mei Di -0,5% , Sesuai Estimasi
Thursday, 20 June 2019 15:54 WIB

Penjualan ritel Inggris di -0,5% selama bulan Mei vs -0,5% yang diharapkan dan -0,1% sebelumnya. Penjualan ritel inti tidak termasuk penjualan bahan bakar motor di -0,3% bulanan vs -0,5% yang diharapkan dan -0,3% sebelumnya. Pada basis tahunan, penjualan ritel Inggris naik 2,3% di bulan Mei versus ...

Inflasi U.K Kembali ke Target BOE Didorong Tarif Pesawat, Harga Mobil
Wednesday, 19 June 2019 15:53 WIB

Penurunan tarif pesawat dan harga mobil membuat inflasi Inggris kembali ke target Bank Inggris bulan lalu. Harga konsumen naik 2% dari tahun sebelumnya, turun dari 2,1% pada bulan April, menurut angka dari Kantor Statistik Nasional pada hari Rabu. Inflasi inti melambat menjadi 1,7% dari sebelumnya ...

Penjualan ritel terlihat kuat, dengan kenaikan solid di bulan Mei dan revisi naik ke bulan sebelumnya
Friday, 14 June 2019 19:50 WIB

Laporan konsumen Amerika sangat dibesar-besarkan seiring data penjualan ritel Mei naik pada kecepatan yang solid dan penurunan pada bulan sebelumnya direvisi untuk menunjukkan keuntungan. Penjualan ritel meningkat 0,5% pada bulan Mei, dengan keuntungan berbasis luas, Departemen Perdagangan mengatak...

Ketenagakerjaan Australia Naik 42.300 pada Mei; Perkirakan 16.000 Kenaikan
Thursday, 13 June 2019 08:50 WIB

Bank sentral Australia mengakhiri jeda hampir tiga tahun terakhir pada pekan lalu, melanjutkan pengurangan suku bunga untuk mencoba mendorong tingkat pengangguran turun menjadi 4,5% - perkiraan baru untuk lapangan kerja penuh - dan menghidupkan kembali inflasi. Biro statistik merilis data di Sydney ...

AS: Indeks Harga Konsumen (CPI) inti tahunan turun menjadi 2% di bulan Mei vs 2,1% yang diharapkan
Wednesday, 12 June 2019 19:54 WIB

Data yang diterbitkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja A.S. pada hari Rabu mengungkapkan bahwa inflasi, yang diukur dengan Indeks Harga Konsumen (CPI), turun menjadi 1,8% di bulan Mei dari 2% di bulan April dan gagal memenuhi ekspektasi pasar sebesar 1,9%. Dengan reaksi awal, Indeks Dolar AS memperp...

ANOTHER NEWS
Harga Emas Lanjutkan Kenaikan di atas $ 1.400
Monday, 24 June 2019 16:09 WIB Momentum bullish emas masuk ke minggu yang baru. Harga memperpanjang kenaikan mereka di atas $ 1.400 per ons, dekat level tertinggi sejak September 2013, setelah Federal Reserve dan bank sentral lainnya menjadi lebih dovish pada kebijakan moneter....

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.