Ritel AS Naik Lagi pada Juni Pasca Kenaikan Besar di Bulan Mei
Monday, 16 July 2018 20:03 WIB | ECONOMY |Retail SalesEkonomi AS

Penjualan di ritel seperti dealer mobil, restoran, dan situs Internet naik lagi pada bulan Juni setelah kenaikan mammoth pada Mei, menggarisbawahi kekuatan ekonomi AS saat perubahan musim semi menjadi musim panas.

Penjualan ritel nasional tumbuh 0,5% bulan lalu, pemerintah mengatakan di hari Senin. Itu cocok dengan perkiraan MarketWatch dari para ekonom.

Peningkatan bulan lalu diikuti dengan lonjakan belanja yang lebih besar pada bulan Mei, ketika penjualan direvisi tumbuh 1,3% bukannya seperti yang dilaporkan sebelumnya yaitu di 0,8%.

Penjualan ritel telah meningkat 6,6% selama 12 bulan terakhir, sedikit di atas rata-rata jangka panjang sejak tahun 1980.

Apa yang terjadi: Penjualan ritel telah dipercepat dalam jumlah yang tidak sedikit karena harga gas yang meningkat. SPBU membukukan kenaikan 1% bulan lalu dan penjualan naik 21,6% pada tahun lalu.

Ini bukan hanya bensin atau kenaikan inflasi. Orang-orang Amerika meningkatkan pengeluaran di musim semi untuk berbagai barang dan jasa, memacu bisnis untuk meningkatkan perekrutan dan produksi.

Penjualan di toko-toko kesehatan dan perawatan pribadi melompat 2,2% pada bulan Juni. Restoran membukukan kenaikan 1,5%. Penjualan internet melonjak 1,3%. Dan dealer mobil melaporkan kenaikan 0,9%.(mrv)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Inflasi U.K Kembali ke Target BOE Didorong Tarif Pesawat, Harga Mobil
Wednesday, 19 June 2019 15:53 WIB

Penurunan tarif pesawat dan harga mobil membuat inflasi Inggris kembali ke target Bank Inggris bulan lalu. Harga konsumen naik 2% dari tahun sebelumnya, turun dari 2,1% pada bulan April, menurut angka dari Kantor Statistik Nasional pada hari Rabu. Inflasi inti melambat menjadi 1,7% dari sebelumnya ...

Penjualan ritel terlihat kuat, dengan kenaikan solid di bulan Mei dan revisi naik ke bulan sebelumnya
Friday, 14 June 2019 19:50 WIB

Laporan konsumen Amerika sangat dibesar-besarkan seiring data penjualan ritel Mei naik pada kecepatan yang solid dan penurunan pada bulan sebelumnya direvisi untuk menunjukkan keuntungan. Penjualan ritel meningkat 0,5% pada bulan Mei, dengan keuntungan berbasis luas, Departemen Perdagangan mengatak...

Ketenagakerjaan Australia Naik 42.300 pada Mei; Perkirakan 16.000 Kenaikan
Thursday, 13 June 2019 08:50 WIB

Bank sentral Australia mengakhiri jeda hampir tiga tahun terakhir pada pekan lalu, melanjutkan pengurangan suku bunga untuk mencoba mendorong tingkat pengangguran turun menjadi 4,5% - perkiraan baru untuk lapangan kerja penuh - dan menghidupkan kembali inflasi. Biro statistik merilis data di Sydney ...

AS: Indeks Harga Konsumen (CPI) inti tahunan turun menjadi 2% di bulan Mei vs 2,1% yang diharapkan
Wednesday, 12 June 2019 19:54 WIB

Data yang diterbitkan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja A.S. pada hari Rabu mengungkapkan bahwa inflasi, yang diukur dengan Indeks Harga Konsumen (CPI), turun menjadi 1,8% di bulan Mei dari 2% di bulan April dan gagal memenuhi ekspektasi pasar sebesar 1,9%. Dengan reaksi awal, Indeks Dolar AS memperp...

Pemotongan Suku Bunga Australia Gagal Mengangkat Lesunya Perekonomian
Wednesday, 12 June 2019 08:51 WIB

Rumah tangga Australia yang sarat utang merespons lebih banyak dengan kekhawatiran daripada antusiasme terhadap pemotongan suku bunga Reserve Bank, menurut survei yang dilakukan sejak langkah pekan lalu. Indeks sentimen konsumen Westpac Banking Corp turun 0,6% pada bulan Juni, sementara laporan min...

ANOTHER NEWS
Saham Berjangka AS Datar Menjelang Keputusan Suku Bunga Fed
Wednesday, 19 June 2019 18:24 WIB Bursa Berjangka AS datar pada hari Rabu jelang keputusan kebijakan Federal Reserve dan proyeksi ekonomi di kemudian hari. Sementara tidak ada nya penurunan suku bunga seperti yang diharapkan, investor akan fokus pada perubahan bahasa dalam...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.