Daftar Penggajian AS Naik Menjadi 213,000; Upah Melambat, Pengangguran Naik
Friday, 6 July 2018 19:51 WIB | ECONOMY |Ekonomi ASData PayrollNon-Farm Employment

AS memperkirakan data pekerjaan meningkat pada bulan Juni sementara tingkat pengangguran naik dari 18 tahun terendahnya dan kenaikan upah secara tak terduga melambat, menunjukkan pasar tenaga kerja masih menyerap kapasitas cadangan.

Payroll naik menjadi 213.000 setelah direvisi kenaikan sebelumnya 244.000, menurut angka Departemen Tenaga Kerja menunjukkan pada hari Jumat. Perkiraan rata-rata analis yang disurvei oleh Bloomberg menyerukan kenaikan 195.000 pekerjaan. Penghasilan per jam rata-rata meningkat 2,7 persen dari tahun sebelumnya, sementara tingkat pengangguran meningkat menjadi 4 persen dari sebelumnya 3,8 persen, kenaikan pertama dalam hampir setahun terakhir.

Laju perekrutan dan peningkatan upah secara bertahap, bersamaan dengan pajak yang lebih rendah, membantu mendukung belanja konsumen dan mendorong rebound dalam pertumbuhan AS pada kuartal ini. Sementara pandangan cerah mendorong pejabat Federal Reserve pada bulan lalu untuk meningkatkan jumlah kenaikan suku bunga yang mereka harapkan pada tahun 2018, perang perdagangan yang semakin intensif mengancam momentum ekonomi, dan menurunkan jumlah pekerja yang berkualitas dapat memperlambat laju perekrutan pekerjaan.

Kenaikan tingkat pengangguran dapat mengurangi tekanan pada The Fed untuk menaikkan suku bunga pada laju yang lebih cepat. Angka ini sudah di bawah perkiraan bank sentral untuk tingkat berkelanjutan dalam jangka panjang, menjadikannya sebagai sumber potensial tekanan ke atas pada upah dan inflasi.

Tergantung pada pasar tenaga kerja adalah tarif Presiden Donald Trump atas barang-barang dari beberapa mitra dagang terbesar Amerika, bersama dengan biaya pembalasan. Retribusi sebesar $ 34 miliar dalam barang-barang Tiongkok mulai berlaku pada jam 12:01 pagi waktu Washington pada hari Jumat. Para ekonom mengatakan efeknya dapat mencakup perusahaan-perusahaan yang membekukan investasi masa depan dan potensi perekrutan tambahan, yang pada akhirnya akan memiliki efek memperlambat angka pekerjaan dalam beberapa bulan mendatang.

Revisi laporan sebelumnya menambahkan total 37.000 pekerjaan ke daftar gaji dalam dua bulan sebelumnya, menurut angka, menghasilkan rata-rata tiga bulan sebesar 211.000. Secara umum, kenaikan gaji bulanan sekitar 100.000 - atau bahkan sedikit berkurang - cukup untuk terus menekan tingkat pengangguran, menurut para ekonom. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Penjualan Ritel Inggris Meningkat Saat Diskon Memacu Pengeluaran untuk Pakaian
Friday, 15 February 2019 16:46 WIB

Penjualan ritel Inggris naik pada laju tercepatnya dalam enam bulan pada bulan Januari karena konsumen berbondong-bondong untuk membeli pakaian dengan harga diskon. Tidak termasuk bahan bakar mobil, volume barang yang dijual di toko-toko dan online naik 1,2 persen dari Desember, saat angka tersebut...

PPI Januari Tiongkok menguat 0,1 persen y / y, CPI naik 1,7 persen y / y
Friday, 15 February 2019 09:14 WIB

Indeks harga produsen (PPI) Tiongkok menguat 0,1 persen secara tahun ke tahun di Januari, laju terlemah sejak September 2016 dan melambat dari kenaikan 0,9 persen pada bulan sebelumnya, Biro Statistik Nasional (NBS) mengatakan pada hari Jumat. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan inflasi...

Penjualan ritel AS turun 1,2% di Desember jadikan penurunan terburuk dalam 9 thn
Thursday, 14 February 2019 21:02 WIB

Penjualan ritel di Amerika Serikat gagal di bulan Desember dan mencatat penurunan terbesar dalam sembilan tahun terakhir, menurut laporan pemerintah yang telah lama tertunda. Penjualan ritel merosot 1,2% pada bulan Desember, Biro Sensus AS mengatakan pada Kamis. Ini adalah penurunan terbesar sejak ...

Indeks harga produsen AS jatuh 0,1% pada Januari
Thursday, 14 February 2019 20:47 WIB

Indeks harga produsen turun 0,1% pada Januari sebagian besar karena harga energi yang lebih rendah, bukti terbaru dari memudarnya inflasi. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan kenaikan 0,1%. Peningkatan inflasi grosir selama setahun terakhir melambat menjadi 2% dari 2,5%. Harga grosi...

Ekspor Tiongkok melonjak, kalahkan ekspektasi
Thursday, 14 February 2019 10:48 WIB

Ekspor Tiongkok secara tak terduga berakselerasi bulan lalu pada tanda kemungkinan permintaan eksternal yang kuat untuk barang-barang Cina, data resmi yang dirilis pada hari Kamis menunjukkan. Ekspor negara itu melonjak 9,1% dari tahun sebelumnya pada Januari, membalikkan penurunan 4,4% pada Desemb...

ANOTHER NEWS
Saham HK Jatuh pada Ketidakpastian Pembicaraan Perdagangan (Review)
Saturday, 16 February 2019 04:19 WIB Saham Hong Kong jatuh pada Jumat di tengah ketidakpastian hasil pembicaraan perdagangan AS-China di Beijing, menyusul hasil negatif Wall Street pada penjualan ritel AS yang lemah. Indeks Hang Seng kehilangan 1,87%, atau 531,21 poin, menjadi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.