Penjualan ritel AS melonjak 0,8% pada Mei, PDB kuartal kedua yang kuat
Thursday, 14 June 2018 20:02 WIB | ECONOMY |Ekonomi AS

Penjualan di toko ritel melonjak pada bulan Mei, tetapi peningkatannya merupakan pedang bermata dua. Tetapi meningkatnya inflasi juga mengakibatkan konsumsi lebih untuk gas dan bahan pokok lainnya.

Penjualan ritel nasional melonjak 0,8% bulan lalu, dua kali lebih tinggi dari perkiraan MarketWatch. Pertumbuhan penjualan pada bulan April dan Maret juga direvisi naik tajam, sebagian menunjukan perubahan dalam cara pemerintah menghitung angka.

Penjualan ritel meningkat 5,9% selama 12 bulan terakhir, pemerintah mengatakan Kamis. Penjualan meningkat lebih dari 5% setiap tahun bahkan jika gas tidak termasuk.

Restoran dan toko pakaian membukukan penjualan yang kuat, dan dalam sedikit kejutan, toko-toko tradisional serba ada melampaui pesaingnya pada penjulan di media internet.

Penjualan mobil juga naik 0,5%. Sektor otomotif menghasilkan sekitar seperlima dari seluruh belanja ritel.

Penjualan menurun pada toko-toko yang menjual barang-barang olahraga, buku, musik, dan perabotan rumah tangga.

Penjualan ritel pada April, sementara itu, meningkat sebesar 0,4% naik dari pembacaan awal sebesar 0,2%. Penjualan di bulan Maret tumbuh 0,7% tidak berubah.(yds)

Sumber: Marketwatch

RELATED NEWS

Kepercayaan konsumen turun di Maret pada tanda kecemasan ekonomi
Tuesday, 26 March 2019 21:29 WIB

Kepercayaan konsumen menurun tajam pada bulan Maret, sehingga menambah pola naik-turun baru-baru ini yang menunjukan kekhawatiran yang lebih besar mengenai ekonomi AS. Indeks kepercayaan konsumen turun menjadi 124,1 dari 131,4 pada Februari, ungkap Conference Board, Selasa. Itu merupakan level tere...

IMP Manufaktur Awal Jerman Maret Sentuh Terendah 6 Bulan Di 44,7, Euro Jatuh Tajam
Friday, 22 March 2019 16:26 WIB

Aktivitas manufaktur Jerman tumbuh pada laju terlemah dalam enam tahun di bulan Maret, laporan aktivitas manufaktur terbaru dari penelitian IHS/Markit menunjukkan Jumat ini. Indeks Manajer Pembelian (IMP) Manufaktur Jerman tergelincir lebih dalam ke wilayah kontraksi dan tiba di 44,7 versus 48,0 ya...

Penjualan Ritel Inggris Naik 0,4% M/M di Februari vs Ekspektasi Penurunan 0,4%
Thursday, 21 March 2019 16:55 WIB

Penjualan ritel Inggris mencatat pertumbuhan tak terduga sebesar 0,4% m / m di Februari, mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 0,4% dengan selisih besar. Sementara itu, sementara penjualan ritel inti memelepaskan penjualan bahan bakar kendaraan bermotor yang juga lebih baik dari ekspektasi pasar dan ...

Ketenagakerjaan Australia Naik 4.600 di Februari; Perkirakan 15.000 Keuntungan
Thursday, 21 March 2019 09:41 WIB

Bank sentral Australia berada di bawah tekanan yang meningkat untuk melanjutkan pengurangan suku bunga setelah jeda 2-1/2 tahun; ia telah menggunakan kekuatan pasar tenaga kerja -- perekrutan yang kuat dan pengangguran yang rendah -- untuk menolak seruan itu. Jika ketenagakerjaan bertahan, maka RBA ...

IHK Inggris Tak Terduga Naik 1,9% Tahunan Di Februari, IHK Inti Mengecewakan
Wednesday, 20 March 2019 17:00 WIB

Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris 12-bulan di 1,9% pada bulan Februari, naik dari 1,8% Januari dan lebih baik dari harapan 1,8%, Office for National Statistics (ONS) Inggris melaporkan hari ini. Sementara itu, pengukur inflasi inti (tidak termasuk bahan makanan dan energi yang volatile) di 1,8% t...

ANOTHER NEWS
Indeks Nikkei Turun terkait Pasar Terbebani Ex-Dividend Perusahaan
Wednesday, 27 March 2019 10:11 WIB Indeks Nikkei Jepang turun pada hari Rabu pagi karena ex-dividen perusahaan membuat pasar perdagangan tertekan, sementara stabilitas dalam imbal hasil A.S. mendukung penurunan. Perusahaan-perusahaan yang tahun-tahun bisnisnya berakhir pada Maret...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.