Australia mencatatkan inflasi Q1 yang lebih rendah dari perkiraan
Tuesday, 24 April 2018 10:44 WIB | ECONOMY |Ekonomi AustraliaCPI Australia

Inflasi di Australia lebih rendah dari yang diperkirakan dalam tiga bulan pertama tahun ini, dengan pertumbuhan upah tetap datar, kemungkinan mempertahankan suku bunga pada rekor terendah untuk beberapa waktu.

Biro Statistik Australia mengatakan pada hari Selasa, harga konsumen meningkat 0,4% pada kuartal pertama dan naik 1,9% dari tahun sebelumnya. Para ekonom telah memperkirakan harga konsumen naik 0,5% pada kuartal ini dan 2,0% dari tahun sebelumnya.

Reserve Bank of Australia, yang menargetkan tingkat inflasi tahunan antara 2% dan 3%, telah mempertahankan suku bunga resmi pada rekor rendah 1,5% sejak pertengahan 2016.

Inflasi inti naik 0,5% pada kuartal ini, seperti yang diperkirakan oleh para ekonom. Ukurannya naik 2,0% per tahun.

Biaya yang lebih tinggi untuk pendidikan, gas alam dan bahan bakar rumah tangga, sayuran, farmasi dan layanan medis berkontribusi pada kenaikan harga konsumen selama kuartal tersebut, diimbangi oleh biaya perjalanan, komputasi dan furnitur yang lebih rendah.

Gubernur RBA Philip Lowe baru-baru ini mengisyaratkan langkah selanjutnya dalam suku bunga cenderung lebih tinggi, tetapi dengan pertumbuhan upah yang datar, tidak ada kasus untuk menaikkannya dalam waktu dekat. Perkiraan pasar keuangan saat ini mencerminkan harapan bahwa suku bunga tidak akan berubah sampai 2019 mendatang.(frk)

Sumber: MarketWatch

RELATED NEWS

Pesanan Barang Tahan Lama Turun 2,1% di Bulan April Dan Investasi Bisnis Melemah
Friday, 24 May 2019 20:02 WIB

Pesanan untuk barang tahan lama atau barang dengan pemakaian lama turun tajam pada bulan April, sebagian besar karena penurunan permintaan jet Boeing dan mobil serta truk baru. Investasi bisnis juga terus melemah, mencerminkan kekhawatiran tentang perang perdagangan China dan ekonomi AS yang lebih l...

Pembelian Online Meningkat, Penjualan Ritel Inggris Lebih Baik Daripada Yang Diharapkan
Friday, 24 May 2019 15:59 WIB

Konsumen Inggris secara tak terduga terus melakukan pembelanjaan bulan lalu seiring penjualan ritel mengalahkan perkiraan para ekonom. Volume barang yang dijual di toko-toko dan online tidak berubah mengikuti kenaikan tiga bulan berturut-turut, Kantor Statistik Nasional mengatakan Jumat. Ekspektasi...

Ekonomi Jerman rebound karena permintaan domestik
Thursday, 23 May 2019 14:38 WIB

Ekonomi Jerman rebound pada kuartal pertama setelah menghindari resesi pada akhir tahun lalu, dipimpin oleh kenaikan kuat dalam konsumsi rumah tangga serta sektor konstruksi, Kantor Statistik Federal mengatakan Kamis. Produk domestik bruto Jerman yang merupakan ukuran terluas barang dan jasa yang d...

Inflasi Inggris Naik di Atas Targer Terkait Bea Sektor Energi, Tarif Udara
Wednesday, 22 May 2019 15:50 WIB

Biaya energi dan transportasi mendorong inflasi Inggris kembali ke atas target bulan lalu. Harga konsumen naik 2,1% dari tahun sebelumnya, mengakhiri pembacaan inflasi tiga bulan di bawah sasaran Bank of England sebesar 2 persen, angka Kantor Statistik Nasional yang diterbitkan Rabu menunjukkan. An...

Retail Sales AS Tidak Terduga Menurun Ditengah Pembelian Otomotif yang Lemah
Wednesday, 15 May 2019 19:53 WIB

Penjualan ritel A.S. secara tak terduga menurun pada bulan April untuk kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir, terbebani oleh penjualan yang lambat pada sektor otomotif dan bahan bangunan dan menunjukkan bahwa pengeluaran konsumen akan tetap lemah pada kuartal ini. Nilai penjualan keseluruhan turu...

ANOTHER NEWS
Bursa Saham HK Mengakhiri Pekan Dengan Catatan Positif (Review)
Saturday, 25 May 2019 03:23 WIB Saham ditutup pada hari Jumat dengan sedikit penguatan, mengakhiri pekan yang sulit tetapi investor tetap gelisah karena meningkatnya ketegangan antara China-AS. Indeks Hang Seng naik sebesar 0,32 persen, atau 86,80 poin, ke level...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.