Payrolls AS Naik Dibawah Perkiraan 103,000; Kenaikan Upah Meningkat
Friday, 6 April 2018 19:48 WIB | ECONOMY |Ekonomi ASPayroll ASU.S.Unemployment

Perekrituan di AS melemah lebih dari perkiraan pada bulan Maret setelah Februari yang kuat sementara upah naik dan tingkat pengangguran tetap berada di level terendah sejak tahun 2000, mengembalikan kemajuan pasar tenaga kerja ke kecepatan yang lebih berkelanjutan yang dapat membuat para pembuat kebijakan Federal Reserve di jalur untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Payroll naik 103.000, dibandingkan dengan estimasi rata-rata ekonom untuk 185.000, setelah revisi naik 326.000, angka dari Departemen Tenaga Kerja menunjukkan Jumat. Tingkat pengangguran berada di 4,1 persen untuk bulan keenam, kotra perkiraan untuk penurunan, sementara rata-rata penghasilan per jam meningkat 2,7 persen dari tahun sebelumnya, sesuai proyeksi.

Hasil tersebut mengikuti perekrutan yang kuat pada tahun 2017 dan menunjukkan rata-rata laju pertumbuhan gaji tahun ini yang masih cukup untuk menekan tingkat pengangguran, yang sudah berada di bawah perkiraan tingkat yang berkelanjutan dalam jangka panjang the Fed. Kenaikan upah - yang masih sulit dipahami dalam ekspansi ini - akan mendukung belanja konsumen, meskipun beberapa ekonom khawatir itu juga dapat memicu inflasi.

"Pasar tenaga kerja terus menguat, dan kami belum melihat perubahan material dalam hal itu," Sam Bullard, ekonom senior di Wells Fargo Securities LLC, mengatakan sebelum laporan itu. Bahkan ketika ada angka penggajian yang lemah dalam satu bulan, "The Fed dan pasar akan memperhatikannya."

Pada saat yang sama, kekhawatiran perang dagang dengan Cina merupakan petunuuka untuk prospek, terutama setelah Presiden Donald Trump meningkatkan ketegangan dengan memerintahkan staf pemerintahannya untuk mempertimbangkan mengenakan bea tambahan $ 100 miliar dalam impor China.

Perlambatan dalam kenaikan gaji mencerminkan keterbalikan dalam konstruksi dan ritel. Pembayaran gaji turun 15.000 pada bulan Maret, penurunan pertama sejak Juli, menyusul kenaikan 65.000 pada bulan Februari. Retailers memangkas 4.400 pekerja, menyusul kenaikan 47.300 pada Februari.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Penjualan Ritel Inggris Juni Turun 0,5% Bulanan, Meleset Dari Ekspektasi
Thursday, 19 July 2018 16:13 WIB

Penjualan ritel Inggris turun 0,5% selama bulan Juni, di bawah ekspektasi pasar sementara penjualan ritel inti tidak termasuk penjualan bahan bakar motor mobil turun 0,6% bulanan. Pada basis tahunan, penjualan ritel Inggris naik 2,9% pada bulan Juni dibandingkan 3,9% yang diharapkan sementara penju...

Perumahan Baru AS Menurun Tajam Sejak 2016 Ke Terendah Sembilan Bulan
Wednesday, 18 July 2018 20:16 WIB

Groundbreaking rumah baru AS dan perizinan turun pada bulan Juni ke laju paling lambat dalam sembilan bulan, terkait tingkat hipotek yang lebih tinggi serta kenaikan biaya untuk tenaga kerja dan bahan material, data pemerintah menunjukkan Rabu.   Sorotan Housing Starts (Juni) Residential...

Inflasi Inggris Secara Tak Terduga Bertahan di 2.4% Ditengah Diskon Pakaian
Wednesday, 18 July 2018 16:03 WIB

Inflasi Inggris secara tidak terduga bertahan 2,4 persen bulan lalu karena pakaian dan permainan komputer yang lebih murah mengimbangi kenaikan biaya kendaraan. Harga konsumen tidak berubah dari Mei, Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Rabu. Inflasi tahunan diperkirakan akan meningkat me...

Tenaga Kerja Inggris Menyentuh Rekor Tertingginya Seiring Berlanjutnya Penciptaan Lepangan Kerja
Tuesday, 17 July 2018 15:54 WIB

Tenaga kerja Inggris naik ke rekor tertingginya dalam tiga bulan hingga Mei setelah ekonomi menciptakan lapangan kerja pada kecepatan yang lebih kuat dari yang diperkirakan. Jumlah orang yang bekerja meningkat 137.000, membawa tingkat tenaga kerja menjadi 75,7 persen, tertinggi sejak pencatatan dim...

Ritel AS Naik Lagi pada Juni Pasca Kenaikan Besar di Bulan Mei
Monday, 16 July 2018 20:03 WIB

Penjualan di ritel seperti dealer mobil, restoran, dan situs Internet naik lagi pada bulan Juni setelah kenaikan mammoth pada Mei, menggarisbawahi kekuatan ekonomi AS saat perubahan musim semi menjadi musim panas. Penjualan ritel nasional tumbuh 0,5% bulan lalu, pemerintah mengatakan di hari Senin....

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong lebih tinggi di penutupan (Review)
Saturday, 21 July 2018 03:56 WIB Saham Hong Kong ditutup lebih tinggi Jumat, diikuti saham China untuk pertama kalinya pekan ini karena mata uang yuan yang lemah menentang serangan Presiden AS Trump pada dolar yang kuat. Indeks Hang Seng naik 0,76%, atau 213,62 poin, menjadi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.