Pertumbuhan Ekonomi Australia Lebih Lambat dari Perkiraan Karena Penurunan Ekspor
Wednesday, 7 March 2018 08:14 WIB | ECONOMY |

Perekonomian Australia tumbuh lebih lambat dari perkiraan dalam tiga bulan terakhir pada tahun lalu, menggarisbawahi kemungkinan bank sentral mempertahankan suku bunga yang ditahan.

PDB Australia naik 0,4% dari triwulan sebelumnya dibandingkan kenaikan 0,5% yang diperkirakan, PDB Australia naik 2,4% dari tahun sebelumnya dibandingkan perkiraan kenaikan 2,5%. Konstruksi non-dwelling merosot 8%, lebih rendah 0,5 persen dari PDB Australia; pada sektor ekspor turun 1,8%, merosot 0,4 poin persentase; Household naik 1%, menambahkan 0,6 persen poin. Rasio Household naik 2,7% di kuartal keempat terhadap revisi 2,5% dalam tiga bulan sebelumnya. Dolar Aussie sedikit berubah, membeli 77,77 sen AS pada pukul 11:35 pagi waktu Sydney terhadap 77.82 pra-data

Australia beralih ke arah pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh layanan dan jauh dari pertambangan, dengan bank sentral mempertahankan tingkat suku bunga pada rekor rendah selama lebih dari 18 bulan untuk mendukung transisi tersebut. Sementara bisnis telah mendorong investasi dan perekrutan, termasuk 300.000 pekerjaan full-time tahun lalu, tingkat pengangguran hanya turun perlahan dan inflasi hanya merayap lebih tinggi karena kapasitas cadangan tetap berada dalam perekonomian.

Households tetap terperosok dalam hutang dengan rekor tinggi dan pertumbuhan upah rendah yang membatasi pengeluaran. Pemerintah telah melangkah untuk memberikan dukungan terhadap permintaan dengan proyek infrastruktur besar untuk membantu negara-negara bagian timur mengatasi lonjakan pertumbuhan penduduk.

Bank sentral Australia mengatakan mereka memperkirakan pertumbuhan akan mempercepat tahun ini dari yang terakhir, yang seharusnya membantu menyerap cadangan. Namun, Gubernur Reserve Bank of Australia Philip Lowe mengatakan pada Rabu sebelumnya bahwa dia melihat tidak ada kasus kuat untuk pergerakan suku bunga dalam waktu dekat, menambahkan bahwa kemajuan dalam tingkat pengangguran dan inflasi akan terjadi "hanya secara bertahap."(arl)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Indeks Harga Upah Australia Sesuai Harapan, Naik Hingga 0,6%
Wednesday, 15 August 2018 08:49 WIB

Upah Australia naik pada tingkat penyesuaian musiman sebesar 0,6%, meskipun beberapa kuartal Australia mencatat pertumbuhan upah yang masih lamban sepanjang tahun. Kutipan Utama (melalui BS) Indeks Harga Upah yang disesuaikan secara musiman (WPI) naik 0,6 persen pada kuartal Juni 2018 dan 2,1 pers...

Pengangguran di Inggris Turun ke Terendahnya 43-Tahun Tapi Pertumbuhan Pembayaran Melambat
Tuesday, 14 August 2018 16:16 WIB

Pengangguran Inggris turun ke level terendahnya 43 tahun dalam tiga bulan hingga Juni, tetapi laju pertumbuhan upah melambat. Tingkat pengangguran mencapai 4 persen, setidaknya sejak Februari 1975, Kantor Statistik Nasional mengatakan pada hari Selasa. Para ekonom mengharapkannya untuk tetap di 4,2...

Harga Konsumen AS Naik pada Bulan Juli
Friday, 10 August 2018 19:43 WIB

Harga konsumen AS naik pada bulan Juli, dengan ukuran tidak termasuk makanan dan biaya bahan bakar membukukan kenaikan tahunan terbesar sejak 2008, yang mendukung ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada bulan depan. Indeks harga konsumen naik 0,2 persen dari Juni setelah men...

Pertumbuhan Ekonomi U.K. Rebound Tapi Sektor Layanan Melemah pada Akhir Kuartal
Friday, 10 August 2018 15:54 WIB

Perekonomian Inggris rebound dari awal tahun pada kuartal kedua tetapi sektor jasa dominan kehilangan momentum menjelang akhir periode. Produk domestik bruto (PDB) meningkat 0,4 persen antara April dan Juni, sejalan dengan perkiraan rata-rata yang di survei oleh Bloomberg, menurut angka dari Kantor...

Klaim Pengangguran AS Turun 6.000 Menjadi 213.000
Thursday, 9 August 2018 20:07 WIB

Klaim pengangguran awal, yang melacak untuk pemecatan di AS, turun sebanyak 6.000 menjadi 213.000 dalam pekan yang berakhir 4 Agustus. Itu di bawah perkiraan 217.000 menurut para ekonom yang disurvei oleh MarketWatch. Sementara itu, rata-rata klaim bulanan yang lebih stabil, mengalami penurunan leb...

ANOTHER NEWS
USD/JPY: Dorongan Menuju 111,50 Jelang Penjualan Ritel AS
Wednesday, 15 August 2018 11:10 WIB USD/JPY melanjutkan dorongan bullish-nya lebih tinggi tetapi melihat beberapa keraguan, mundur ke 111,25 setelah mencapai puncak Rabu di 111,42. Greenback turun terhadap Yen Jepang dari tertinggi dua minggu dekat 112,15, terbawah di 110,10 dan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.