Manufaktur AS Berkembang Pada Laju Tercepat Sejak Mei 2004
Thursday, 1 March 2018 22:29 WIB | ECONOMY |Manufaktur ASEkonomi AS

Pabrik-Pabrik AS mengelami perkembangan pada bulan Februari dengan laju tercepat sejak Mei 2004, mengindikasikan kekuatan yang berkelanjutan di bidang manufaktur seiring tetap solidnya permintaan, sejumlah data dari Institute for Supply Management menunjukkan hari Kamis ini.

Sorotan untuk ISM Manufacturing (Februari)

Indeks pabrik naik menjadi 60,8 (estimasi 58,7) dari 59,1 di bulan sebelumnya; pembacaan di atas 50 mengindikasikan ekspansi.

Indeks ketenagakerjaan melonjak ke posisi tertingginya empat bulan di 59,7 dari 54,2.

Ukuran pesanan baru turun menjadi 64,2 dari 65,4; order backlog naik ke 59,8 dari 56,2

Indeks harga beli naik menjadi 74,2, tertinggi sejak Mei 2011, dari 72,7

Pada perkembangan terakhir adalah kelanjutan serangkaian pembacaan yang sehat dalam indeks manufaktur berbasis survei yang didorong oleh peningkatan ekonomi global dan investasi bisnis yang kuat. Ini juga merupakan kenaikan terakhir dalam belanja konsumen di akhir tahun, yang menguat pada kuartal keempat dengan laju tercepat dalam lebih dari satu tahun.

Ukuran kelompok purchasing managers pesanan ekspor adalah yang terkuat sejak April 2011. Sementara pesanan dan produksi lebih lemah pada bulan Februari dari bulan sebelumnya, pembacaannya tetap kuat.

Laporan tersebut menunjukkan bahwa pabrik memiliki beberapa kesulitan untuk memenuhi permintaan. Indeks ISM dari order backlogs naik ke level tertinggi 13 tahun. Waktu pengiriman juga diperpanjang pada bulan Februari, dengan ukuran mencapai tingkat tertinggi kedua sejak tahun 2010. Hal itu dapat membantu menjelaskan kenaikan dalam ukuran kelompok kerja manufaktur, yang mencatat kenaikan bulan ke bulan terbesar dalam lebih dari dua tahun.

Selain menguatnya penjualan ke luar negeri dan dalam negeri, optimisme perusahaan semakin terangkat dari undang-undang pemotongan pajak baru-baru ini dan berkurangnya regulasi.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

CPI Australia Q1 Dipangkas Naik 0,3% Q/Q; Est. 0,4% Keuntungan
Wednesday, 24 April 2019 09:03 WIB

Biro Statistik Australia merilis laporan inflasi kuartal pertama di Sydney, pada Rabu. CPI Q/Q tidak berubah vs perkiraan kenaikan 0,2%. CPI median tertimbang naik 0,1% Q/Q vs kenaikan 0,4%. CPI rata-rata yang dipangkas menguat 1,6% Y/Y vs perkiraan kenaikan 1,7%. CPI naik 1,3% Y/Y vs perkiraan ken...

Perumahan Baru Turun 0,3% Di Maret vs Perkiraan +6,5%
Friday, 19 April 2019 20:19 WIB

Menurut data yang diterbitkan oleh Biro Sensus AS dan Departemen Perumahan dan Pengembangan Urban AS, perumahan baru pada bulan Maret turun 0,3% dan berada di bawah ekspektasi pasar untuk pertumbuhan 6,5%. Namun demikian, Indeks Dolar AS tidak menunjukkan reaksi karena volume perdagangan tetap tipis...

Penjualan Ritel di Amerika Serikat Melonjak Tajam Sejak 2017
Thursday, 18 April 2019 19:43 WIB

Penjualan ritel AS melonjak tajam sejak September 2017 karena kenaikan kendaraan bermotor dan pompa bensin meningkatkan penjualan, memberi sinyal konsumen memberikan dukungan ekonomi yang lebih besar. Nilai penjualan keseluruhan pada Maret naik 1,6 persen setelah penurunan 0,2 persen yang tidak dir...

Penjualan Ritel UK Melonjak Terkait Konsumen Menentang Kekhawatiran Brexit
Thursday, 18 April 2019 15:55 WIB

Penjualan ritel Inggris secara tak terduga meningkat untuk bulan ketiga berturut-turut di bulan Maret, yang mendasari ketahanan konsumen dalam menghadapi ketidakpastian Brexit. Volume barang yang dijual di toko-toko dan online melonjak 1,1 persen dari Februari, Kantor Statistik Nasional mengatakan ...

Data Pekerjaan Aussie: Tingkat Pengangguran Sejalan dan Tidak Ada Perubahan Pertahankan AUD/USD
Thursday, 18 April 2019 09:31 WIB

Data pekerjaan Aussie telah tiba dan telah membantu Aussie lebih tinggi karena Tingkat Pengangguran sejalan dan tidak ada perubahan. Pekerjaan Purna Waktu (Mar) -7,3 ribu vs 7,3 ribu sebelumnya Perubahan Pekerjaan s.a. (Mar) 15 ribu vs harapan 12.0 ribu dan sebelumnya 4.6 ribu (10.7 ribu revisi) ...

ANOTHER NEWS
Harga minyak melemah seiring melonjaknya pasokan AS memperketat sanksi Iran
Thursday, 25 April 2019 09:26 WIB Harga minyak turun pada Kamis seiring rekor produksi AS dan meningkatnya stok minyak mentah mengurangi dampak pada pasar sanksi AS yang lebih ketat terhadap Iran dan klub produsen OPEC terus membatasi pasokan. Minyak mentah berjangka Brent berada...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.