Upah di Inggris Meningkat Dengan Jumlah Warga Asing yang Lebih Sedikit Pada Angkatan Kerja
Wednesday, 21 February 2018 16:50 WIB | ECONOMY |Ekonomi inggris

Upah untuk pekerja di Inggris meningkat pada kuartal keempat dan produktivitas meningkat karena lebih sedikit orang non-nasional berada dalam angkatan kerja.

Rata-rata pendapatan mingguan tidak termasuk bonus meningkat 2,5 persen dari tahun sebelumnya, terbesar sejak Desember 2016, kata Kantor Statistik Nasional pada hari Rabu. Tingkat tenaga kerja keseluruhan naik menjadi 75,2, mendekati rekor.

Angka tersebut dapat disambut oleh pihak-pihak yang mendukung Inggris meninggalkan Uni Eropa yang mengeluh bahwa imigrasi yang terbuka telah mengurangi kesempatan kerja penduduk setempat. Mereka juga dapat memicu spekulasi bahwa Bank of England dapat menaikkan suku bunga lagi pada awal Mei setelah pembuat kebijakan mengatakan bahwa voting Brexit telah menurunkan laju ekonomi yang sebenarnya dapat tumbuh tanpa mengurangi inflasi.

"Meningkatnya tenaga kerja tahun lalu ini sebagian besar didorong oleh warga negara Inggris Raya karena semakin sedikit orang Eropa timur yang bekerja daripada tahun sebelumnya, Ahli statistik ONS Matt Hughes mengatakan. "Angka-angka ini hanya melihat jumlah orang yang bekerja dan bukan ukuran migrasi."

Pertumbuhan upah di Inggris masih lebih lambat dari inflasi yang berada di level 3 persen. Tingkat pengangguran juga meningkat menjadi 4,4 persen karena lebih sedikit pekerja yang secara ekonomi tidak aktif. Kenaikan gaji sektor swasta meningkat menjadi 2,6 persen dari 2,5 persen.

Pembuat kebijakan BOE memperkirakan ada sedikit kelonggaran yang tertinggal dalam ekonomi, dengan survei yang menunjukkan bahwa kesulitan rekrutmen memaksa beberapa perusahaan menaikkan upah. Perkiraan bank sentral menunjukkan rata-rata angka pengangguran 4,2 persen di kuartal mendatang, dikatakan bahwa di bawah level 4,25 persen ekonomi dapat bertahan tanpa menimbulkan tekanan inflasi.

Prospek untuk kenaikan suku bunga tergantung pada apakah ada kenaikan upah sesuai dengan peningkatan produktivitas, dan ada beberapa tanda positif dalam data terbaru.

Produksi per jam naik 0,8 persen pada kuartal keempat menyusul kenaikan 0,9 persen dalam tiga bulan sebelumnya, yang merupakan yang paling banyak dalam enam tahun.

Angka pada Kamis besok diperkirakan akan mengkonfirmasi bahwa ekonomi tumbuh 0,5 persen selama periode tersebut.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Empire State, Indeks Philly Fed bertahan stabil di Agustus
Thursday, 15 August 2019 20:03 WIB

Dua indeks sentimen manufaktur bertahan pada Agustus, menurut data yang dirilis Kamis. Indeks manufaktur Fed Philadelphia turun sedikit ke pembacaan 16,8 pada Agustus dari 21,8 pada Juli. Ekonom mengharapkan penurunan yang jauh lebih besar ke 11.1, menurut Econoday. Indeks Empire State, sementara ...

AS: Penjualan Ritel Naik 0,7% Di Juli vs Perkiraan 0,3%, DXY Naik Ke 98
Thursday, 15 August 2019 19:48 WIB

Penjualan ritel tumbuh lebih dari yang diharapkan di AS pada bulan Juli. Indeks Dolar AS memperoleh traksi di balik data yang optimis. Menurut data yang dikeluarkan oleh Biro Sensus AS pada hari Kamis, penjualan ritel di Amerika Serikat naik 0,7% pada basis bulanan di Juli dan mengalahkan ekspekta...

Penjualan ritel Inggris Juli naik 3,3%, melampaui perkiraan
Thursday, 15 August 2019 15:48 WIB

Penjualan ritel Inggris pada bulan Juli meningkat 3,3% dibandingkan tahun lalu, menurut data yang dirilis Kamis. Ekonom yang disurvei oleh FactSet memperkirakan kenaikan sebesar 2,6%. Kantor Statistik Nasional mengatakan nilai dan volume naik pada bulan Juli, dan department store melihat kenaikan pe...

Laporan Ketenagakerjaan Australia Melonjak Melewati Ekspektasi; Mata Uang Naik
Thursday, 15 August 2019 08:51 WIB

Pasar tenaga kerja Australia terus melonjak pada bulan Juli, menambahkan hampir tiga kali jumlah perkiraan pekerjaan, sementara pengangguran tetap tidak berubah karena angkatan kerja membengkak lebih jauh. Data pekerjaan naik 41.100 dari Juni, dibandingkan dengan perkiraan ekonom tentang kenaikan 1...

GBP/USD naik ke 1,2075 Pasca IHK Inggris Naik Ke 2,1% y/y Di Juli vs Perkiraan 1,9%
Wednesday, 14 August 2019 15:56 WIB

Indeks Harga Konsumen (IHK) Inggris 12-bulan naik 2,1% di Juli, ketika dibandingkan dengan 2,0% di Juni sementara lebih baik dari ekspektasi 1,9%, Office for National Statistics (ONS) Inggris melaporkan pada hari Rabu. Sementara itu, pengukur inflasi inti (tidak termasuk bahan pangan dan energi yan...

ANOTHER NEWS
Wall Street terus rebound dari aksi jual Agustus, Dow naik lebih dari 200 poin
Monday, 19 August 2019 23:35 WIB Saham AS naik tajam pada hari Senin karena imbal hasil Treasury rebound, yang menekan kekhawatiran kemungkinan resesi. Ekuitas juga mendapat dorongan setelah AS setuju untuk memperpanjang penangguhan hukuman sementara untuk raksasa telekomunikasi...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.