Inflasi Inggris Dipercepat Lebih dari Prakiraan Untuk Meraih 2,9%
Tuesday, 12 September 2017 15:50 WIB | ECONOMY |Ekonomi inggris

Inflasi di Inggris meningkat lebih dari perkiraan pada bulan Agustus, didorong mendekati 3 persen lagi setelah kenaikan terbesar pada harga pakaian dalam hampir tiga dekade.

 

Lonjakan pada angka 2,9 persen dari 2,6 persen pada bulan Juli terjadi setelah penurunan terbaru dalam pound, yang telah meningkatkan biaya impor selama setahun terakhir. Inflasi inti juga meningkat lebih tinggi dari yang diperkirakan ekonom, yang mencapai paling banyak sejak 2011, menurut Kantor Statistik Nasional.

Angka tersebut dapat memberi tekanan baru pada pembuat kebijakan Bank of England, yang bergulat dengan pertumbuhan harga di atas target 2 persen mereka. Komite Kebijakan Moneter sembilan anggota telah berpisah dalam beberapa bulan terakhir, dengan dua anggota mendorong kenaikan suku bunga dari rekor rendahnya di 0,25 persen.

Lonjakan inflasi pada bulan Agustus dipimpin oleh pakaian dan alas kaki, yang melonjak 2,4 persen pada bulan ini dan 4,6 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kantor statistik mengatakan pelemahan sterling merupakan bagian yang dapat disalahkan, dengan mata uang turun 11 persen sejak Inggris memutuskan untuk meninggalkan Uni Eropa pada Juni 2016.

Gubernur BOE Mark Carney harus menulis surat kepada Kanselir Philip Hammond jika tingkat IHK menyimpang dari target bank sentral lebih dari satu persen, menjelaskan strateginya untuk mengendalikannya.

Data terpisah pada hari Selasa menunjukkan bahwa biaya input perusahaan naik 1,6 persen pada bulan Agustus, paling banyak tahun ini, sementara harga produksi naik 0,4 persen.

Penjumlahan harga tahun ini menempatkan tekanan pada konsumen, karena inflasi melampaui pendapatan, dan bertindak sebagai hambatan pada ekonomi.

Data Rabu besok diproyeksikan menunjukkan pertumbuhan upah mungkin akan dipercepat untuk bulan ketiga di bulan Juli, meski hanya di atas 2 persen, itu berarti tenaga kerja masih kalah dalam hal riil.

BOE mengumumkan keputusan kebijakan berikutnya pada hari Kamis. Mayoritas anggota MPC diperkirakan tidak memberikan suara untuk perubahan tingkat suku bunga acuan, dengan kekhawatiran inflasi yang dipicu oleh fakta bahwa ekonomi berkembang hanya 0,3 persen pada kuartal kedua, membuat pertumbuhan menjadi paling lambat di antara kelompok-kelompok Tujuh Negara lainnya.(mrv)

Sumber: Bloomberg

RELATED NEWS

Pembangunan Perumahan AS Stabil, Izin Membangun Naik Menjelang Badai
Tuesday, 19 September 2017 19:46 WIB

Konstruksi rumah baru AS yang menguat pada bulan Agustus bersamaan dengan lonjakan permintaan mengindikasikan pasar perumahan bergerak maju sebelum terjadi kemungkinan adanya terjangan sementara dari Badai Harvey dan Irma, menurut data pemerintah pada hari Selasa.   Sorotan Pembangunan Rumah (Agu...

Penjualan Ritel AS Merosot Pasca Revisi Turun di Bulan-Bulan Sebelumnya
Friday, 15 September 2017 19:48 WIB

Sebuah penurunan tak terduga pada penjualan ritel Agustus dan revisi turun ke dua bulan sebelumnya mengindikasikan bahwa Amerika mengurangi pembelanjaan mereka selama musim panas, menurut data Departemen Perdagangan pada hari Jumat.   Sorotan untuk Penjualan Ritel (Agustus) Keseluruhan penjualan...

Inflasi AS Naik, Mengakhiri 5 Bulan yang Tidak Sesuai Targetnya
Thursday, 14 September 2017 19:54 WIB

Inflasi akhirnya bisa kembali ke jalur untuk mencapai target dari Federal Reserve, karena biaya hidup AS dipercepat mengikuti pelonggaran yang lemah, menurut data Departemen Tenaga Kerja pada hari Kamis. Indeks harga konsumen meningkat 0,4% m/m (kenaikan 0,3%) setelah menguat 0,1% pada bulan se...

Penurunan Tak Terduga Dalam Klaim Pengangguran AS Tunjukkan Pasar Tenaga Kerja yang Kuat
Thursday, 14 September 2017 19:48 WIB

Pengajuan untuk tunjangan pengangguran di AS secara turun tak terduga minggu lalu, menggarisbawahi pasar tenaga kerja yang tangguh bahkan saat musim badai Atlantik memperkenalkan volatilitas tambahan terhadap angka tersebut, data Departemen Tenaga Kerja menunjukkan pada hari Kamis.   Sorotan pada...

Perekonomian China Stagnan Karena Industri, Ritel, Investasi Melambat
Thursday, 14 September 2017 09:21 WIB

Laju ekspansi ekonomi China secara tak terduga stagnan bulan lalu setelah Juli yang tidak bersemangat, karena output pabrik, investasi dan penjualan ritel yang melambat. Output industri naik 6,0% dari tahun sebelumnya di bulan Agustus, dibandingkan proyeksi rata-rata 6,6% dan 6,4% Juli. Penjualan ...

ANOTHER NEWS
Bursa Eropa dibuka melemah jelang keputusan pertemuan Fed
Wednesday, 20 September 2017 14:27 WIB Pasar Eropa dibuka sedikit lebih rendah pada Rabu pagi seiring investor mengamati ketegangan geopolitik mengenai Semenanjung Korea dan pedoman kebijakan moneter yang ditunggu pasar dari Federal Reserve. Stoxx Europe 600 dibuka 0,2% lebih rendah di...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.