Minyak Tahan Keuntungan Jelang Pertemuan OPEC Tentang Perdagangan, Pasokan Yang Lebih Ketat
Thursday, 5 December 2019 07:45 WIB | COMMODITY |BrentWTIMinyak

Minyak bertahan di perdagangan Asia pada hari Kamis setelah melonjak pada meningkatnya optimisme untuk kesepakatan perdagangan antara AS-China, penurunan tajam dalam persediaan minyak mentah AS, dan ketika OPEC dan sekutunya bersiap untuk membahas perluasan atau kemungkinan pendalaman batas produksi.

Kontrak berjangka di New York sedikit berubah setelah naik 4,2% pada hari Rabu. AS dan China bergerak lebih dekat untuk menyepakati jumlah tarif yang akan digulirkan kembali dalam kesepakatan perdagangan fase-satu, menurut orang-orang yang akrab dengan pembicaraan. Itu menghidupkan kembali harapan untuk cepat mengakhiri sengketa  pengurangan permintaan yang telah berlangsung selama lebih dari setahun terakhir.

Administrasi Informasi Energi AS melaporkan penarikan 4,856 juta barel dalam stok minyak mentah pekan lalu, penurunan lebih besar dari yang diperkirakan para analis, menambah nada bullish pasar.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari naik 1 sen ke level $ 58,44 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:27 pagi waktu Sydney. Minyak WTI untuk bulan Januari melonjak $ 2,33 untuk menetap di level $ 58,43 per barel pada hari Rabu.

Brent untuk penyelesaian Februari menguat $ 2,18 menjadi berakhir pada $ 63 di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Dekati Level $ 59 Karena Kesepakatan Perdagangan Mendorong Pasokan Yang Berlimpah
Friday, 17 January 2020 19:20 WIB

Minyak mendekati level $ 59 per barel di New York setelah mengalami kenaikan terbesarnya dalam hampir dua minggu terakhir setelah AS dan China menandatangani perjanjian perdagangan, meskipun tetap dibatasi oleh tanda-tanda bahwa pasokan tetap berlimpah. Kontrak berjangka naik 0,5%, setelah meningka...

Minyak Dekati 6 Minggu Terendah Karena Pasokan Yang Cukup Mengimbangi Harapan Perdagangan
Thursday, 16 January 2020 18:29 WIB

Minyak diperdagangkan mendekati level penutupan terendah dalam enam minggu karena harapan hati-hati bahwa pakta perdagangan AS-China akan mendukung permintaan diimbangi oleh tanda-tanda pasokan yang cukup. Kontrak berjangka bertahan di dekat $ 58 per barel pada hari Kamis setelah menyelesaikan hari...

Minyak Pertahankan Penurunan Mingguan Terbesar Sejak Juli Karena Meredanya Ketegangan di Teluk
Monday, 13 January 2020 19:50 WIB

Minyak stabil setelah mengalami penurunan mingguan terbesarnya sejak Juli lalu terkait pelonggaran ketegangan geopolitik di Timur Tengah mengalihkan perhatian kembali ke melimpahnya pasokan baru yang akan melanda pasar tahun ini. Ancaman perang langsung telah surut sejak Teheran menembakkan rudal k...

Harga Minyak Lanjutkan Penurunannya Seiring Meredanya Ketegangan AS-Iran
Friday, 10 January 2020 13:54 WIB

Harga minyak terus bergerak menurun pada hari Jumat di Asia dan menuju untuk mencatatkan kerugian mingguan pertama mereka sejak November lalu ketika konflik antara AS-Iran mereda. Minyak Mentah AS WTI berjangka turun 0,2% ke level $ 59,48 pada pukul 12:50 ET (04:50 GMT), sementara Minyak Internasio...

Minyak Menuju Kerugian Mingguan Pertamanya Sejak November Karena Menurunnya Resiko
Friday, 10 January 2020 07:29 WIB

Minyak menuju kerugian mingguan pertamanya sejak November lalu karena prospek perang terbuka di Teluk Persia surut, mengurangi kekhawatiran gangguan pasokan di Timur Tengah. Kontrak berjangka di New York sedikit berubah, menuju untuk turun lebih dari 5% minggu ini. DPR AS memberikan suara pada hari...

ANOTHER NEWS
Pasar Eropa Dibuka Lebih Tinggi, Investor Khawatir Virus Corona dan Penghasilan
Wednesday, 22 January 2020 15:29 WIB Pasar Eropa dibuka secara hati-hati lebih tinggi pada hari Rabu setelah China meluncurkan langkah-langkah untuk mengendalikan penyebaran virus corona baru yang telah menewaskan sembilan orang sejauh ini. Indeks Pan-Eropa Stoxx 600 naik 0,2% di...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.