Minyak Naik Karena Tanda-Tanda Penurunan Pasokan AS, Outlook Serpihan OPEC
Thursday, 14 November 2019 18:49 WIB | COMMODITY |BrentWTIMinyak

Minyak naik untuk hari kedua setelah sebuah laporan industri menunjukkan penurunan dalam persediaan AS, dan ketika OPEC mengatakan melihat potensi perlambatan "tajam" dalam produksi serpih Amerika tahun depan.

Kontrak berjangka bertambah 1,1% di New York. Harapan bahwa pemerintah AS akan melaporkan bahwa peningkatan persediaan minyak mentah pekan lalu mereda setelah data dari American Petroleum Institute, sebuah badan industri, mengisyaratkan bahwa stok turun 541.000 barel. Sementara itu, Sekretaris Jenderal OPEC Mohammad Barkindo mengatakan kemungkinan akan ada revisi ke bawah untuk shale output AS menuju 2020.

Prediksi OPEC muncul setelah produsen serpih besar Amerika termasuk Pioneer Natural Resources Co. memperingatkan bahwa ledakan serpih berakhir, meskipun EIA meningkatkan perkiraan produksinya untuk tahun depan pada hari Rabu. Organisasi Negara Pengekspor Minyak juga mengatakan pihaknya melihat kemungkinan peningkatan permintaan, terutama jika AS dan China mencapai kesepakatan perdagangan awal.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Desember naik 58 sen, atau 1%, ke level $ 57,70 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 10:32 pagi di London. Itu menetap 32 sen lebih tinggi di level $ 57,12 pada hari Rabu.

Brent untuk Januari naik 68 sen, atau 1,1%, ke level $ 63,05 per barel di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London setelah naik 0,5% pada hari Rabu. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada $ 5,22 premium untuk WTI pada bulan yang sama. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Harga Minyak Turun Seiring Lemahnya Ekspor China Menyoroti Dampak Perang Dagang
Monday, 9 December 2019 18:36 WIB

Harga minyak turun pada hari Senin setelah data yang menunjukkan ekspor China turun selama empat bulan berturut-turut, memicu kekhawatiran melalui pasar yang sudah gelisah tentang penurunan yang terjadi pada permintaan global oleh perang perdagangan antara Washington dan Beijing. Brent berjangka tu...

Harga Minyak Turun Meskipun OPEC+ Memangkas Pasokannya
Friday, 6 December 2019 13:26 WIB

Harga minyak turun pada hari Jumat di Asia bahkan setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya sepakat untuk meningkatkan pengurangan produksi hampir 50% pada awal tahun 2020. Minyak mentah AS WTI berjangka diperdagangkan 0,3% lebih rendah ke level $ 58,27 pada pukul 12:29 siang...

Harga Minyak Berayun Setelah OPEC+ Gagal Menurunkan Target Output Baru
Friday, 6 December 2019 07:57 WIB

Minyak berada di dekat level $ 58 per barel karena koalisi OPEC+ gagal untuk menjabarkan rincian perjanjian untuk menyesuaikan target produksi resminya bahkan setelah enam jam perundingan di Wina. Kontrak berjangka sedikit berubah di New York setelah berputar sepanjang sesi sebelumnya. Sementara Or...

Minyak Stabil Setelah Harga Melonjak; Investor Menunggu Pertemuan OPEC
Thursday, 5 December 2019 13:13 WIB

Harga minyak bergerak lebih rendah dalam perdagangan teredam pada hari Kamis menjelang dimulainya pertemuan OPEC di kemudian hari, menguat setelah mengalami kenaikan tajam di sesi sebelumnya karena penurunan tajam dalam persediaan minyak mentah AS dan ekspektasi penurunan produksi lebih lanjut. Min...

Minyak Tahan Keuntungan Jelang Pertemuan OPEC Tentang Perdagangan, Pasokan Yang Lebih Ketat
Thursday, 5 December 2019 07:45 WIB

Minyak bertahan di perdagangan Asia pada hari Kamis setelah melonjak pada meningkatnya optimisme untuk kesepakatan perdagangan antara AS-China, penurunan tajam dalam persediaan minyak mentah AS, dan ketika OPEC dan sekutunya bersiap untuk membahas perluasan atau kemungkinan pendalaman batas produksi...

ANOTHER NEWS
Bursa Saham Hong Kong Ditutup Datar (Review)
Tuesday, 10 December 2019 04:44 WIB Bursa saham Hong Kong berakhir dengan pergerakan mendatar pada hari Senin karena data perdagangan China yang lemah mengimbangi laporan pekerjaan yang mengalahkan perkiraan dari AS yang meredakan kekhawatiran tentang ekonomi top dunia. Indeks Hang...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.