Minyak Turun Di Tengah Ketidakpastian Perang Perdagangan dan Pemotongan Pasokan OPEC
Friday, 8 November 2019 19:50 WIB | COMMODITY |BrentWTIMinyak

Minyak turun seiring para pedagang menunggu lebih banyak tanda-tanda konkret bahwa AS dan China sedang menyelesaikan sengketa perdagangan mereka, dan di tengah kekhawatiran bahwa OPEC dan mitranya tidak akan memperdalam pembatasan produksi untuk mencegah kelebihan pasokan.

Kontrak berjangka turun sebanyak 1,9% di New York. AS dan China telah sepakat untuk membatalkan tarif barang satu sama lainnya secara bertahap saat mereka berupaya mencapai kesepakatan, memberikan sedikit kelegaan terhadap prospek permintaan minyak. Namun persediaan minyak mentah Amerika melonjak pekan lalu, dan delegasi dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya mengatakan produsen terbesar kelompok itu tidak mendorong intervensi lebih lanjut untuk mengurangi kelebihan global.

Harga minyak telah turun hampir 15% sejak mencapai rekornya tahun ini pada bulan April karena perdagangan melemahkan konsumsi minyak mentah dan meningkatnya pasokan global. OPEC dan mitra-mitranya kemungkinan akan menjaga produksi tetap stabil ketika mereka bertemu bulan depan karena pasar berada pada jalur untuk menyeimbangkan kembali, menurut Goldman Sachs Group Inc. dan Trafigura Group Ltd.

WTI untuk pengiriman Desember turun 94 sen ke level $ 56,21 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 11:02 siang waktu London. Kontrak naik 80 sen menjadi $ 57,15 pada hari Kamis.

Brent untuk penyelesaian Januari turun 93 sen, atau 1,5%, ke level $ 61,36 per barel di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London. Kontrak merosot 0,5% selama minggu ini. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi $ 5,07 untuk minyak WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Harga Minyak Menetap Sekitar 3% Lebih Tinggi Seiring Pasokan AS Naik Kurang Dari Perkiraan
Thursday, 21 November 2019 03:42 WIB

Minyak berjangka berakhir lebih tinggi pada hari Rabu, menyusul laporan pemerintah AS yang menunjukkan pasokan minyak mentah domestik naik untuk empat minggu berturut-turut, tetapi kurang dari lonjakan enam juta barel yang dilaporkan oleh kelompok perdagangan sehari sebelumnya. Administrasi Informa...

Minyak Menuju Penurunan Mingguan Karena Tanda-Tanda Pasokan Global yang Memadai
Friday, 15 November 2019 19:03 WIB

Minyak menuju penurunan mingguan karena meningkatnya persediaan minyak mentah AS dan produksi baru di tempat lain mengisyaratkan bahwa pasar global akan tetap dipasok dengan nyaman. Kontrak berjangka tergelincir 0,5% di New York, membawa kerugian minggu ini menjadi 1,3%. Data pemerintah AS menunjuk...

Minyak Naik Karena Tanda-Tanda Penurunan Pasokan AS, Outlook Serpihan OPEC
Thursday, 14 November 2019 18:49 WIB

Minyak naik untuk hari kedua setelah sebuah laporan industri menunjukkan penurunan dalam persediaan AS, dan ketika OPEC mengatakan melihat potensi perlambatan "tajam" dalam produksi serpih Amerika tahun depan. Kontrak berjangka bertambah 1,1% di New York. Harapan bahwa pemerintah AS akan melaporkan...

Minyak Melanjutkan Kenaikannya Ditengah Kesepakatan Pembatalan Tarif Perdagangan
Thursday, 7 November 2019 19:27 WIB

Minyak melonjak ketika China dan AS membuat kemajuan dalam menyelesaikan sengketa perdagangan yang telah membebani pasar global tahun ini, mengimbangi tanda-tanda bahwa OPEC dan mitranya tidak akan melakukan pengurangan pasokan yang lebih dalam. Minyak mentah Brent naik sebanyak 1,5% di London, mem...

Minyak Turun Dari Enam Minggu Tertinggi Karena Tanda-Tanda Pasokan AS Melanjutkan Kenaikannya
Wednesday, 6 November 2019 18:18 WIB

Minyak turun dari level enam minggu tertinggi terkait tanda-tanda kenaikan lain dalam minyak mentah AS menegaskan kembali pandangan yang berlaku bahwa pasar global dipasok dengan nyaman. Kontrak berjangka turun sebanyak 0,8% di New York setelah sebelumnya naik 5,6% selama tiga sesi terakhir. Americ...

ANOTHER NEWS
Emas Turun Saat China Mengundang Pejabat AS untuk Berbicara, Mengangkat Sentimen Pasar
Thursday, 21 November 2019 19:59 WIB harga emas pada hari Kamis turun dari tertingginya di sesi terakhir dalam dua minggu setelah sebuah laporan mengatakan bahwa Cina telah mengundang negosiator top AS untuk putaran baru pembicaraan tatap muka, dan berusaha untuk mencapai kesepakatan...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.