Minyak Melanjutkan Kenaikannya Ditengah Kesepakatan Pembatalan Tarif Perdagangan
Thursday, 7 November 2019 19:27 WIB | COMMODITY |BrentWTIMinyak

Minyak melonjak ketika China dan AS membuat kemajuan dalam menyelesaikan sengketa perdagangan yang telah membebani pasar global tahun ini, mengimbangi tanda-tanda bahwa OPEC dan mitranya tidak akan melakukan pengurangan pasokan yang lebih dalam.

Minyak mentah Brent naik sebanyak 1,5% di London, membalikkan banyak penurunan 1,9% hari Rabu. China dan AS telah sepakat untuk secara proporsional membatalkan tarif satu sama lain barang secara bertahap, kata juru bicara Kementerian Perdagangan China. OPEC dan sekutunya lebih cenderung untuk tetap berpegang pada target output mereka saat ini ketika kelompok tersebut mengadakan pertemuan bulan depan, menurut delegasi di seluruh koalisi.

Minyak masih turun sekitar 17% dari rekornya yang dicapai pada bulan April di tengah kekhawatiran bahwa ekonomi global yang lesu dan meningkatnya pasokan dari AS dan di tempat lain akan menyebabkan pasar kelebihan pasokan. Persediaan minyak mentah AS melonjak 7,9 juta barel pekan lalu, hampir empat kali lipat dari perkiraan rata-rata dalam survei Bloomberg.

Brent untuk penyelesaian Januari naik sebanyak 92 sen ke level $ 62,66 per barel di ICE Futures Europe Exchange, dan diperdagangkan di level $ 62,54 pada pukul 10:29 pagi waktu London. Kontrak turun $ 1,22 ke level $ 61,74 pada hari Rabu. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada $ 5,41 premium untuk minyak West Texas Intermediate (WTI).

WTI untuk pengiriman Desember naik 72 sen, atau 1,3%, ke level $ 57,07 per barel di New York Mercantile Exchange. Kontrak turun 88 sen menjadi ditutup di level $ 56,35 pada hari Rabu, menghentikan kenaikan 5,6% selama tiga hari terakhir. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Harga Minyak Turun Setelah Laporan API Menunjukkan Lonjakan Pada Stok AS
Wednesday, 11 December 2019 20:23 WIB

Minyak berjangka turun lebih awal setelah laporan persediaan AS pada Selasa malam menunjukkan kenaikan mingguan yang lebih besar dari yang diperkirakan dan seiring para investor mengawasi pembaruan kebijakan dari Federal Reserve, yang dapat memberikan panduan pada kesehatan ekonomi domestik, faktor ...

Minyak Stabil di Dekat 12-Minggu Tertinggi Ditengah Menyusutnya Stok, Kekhawatiran Perdagangan
Tuesday, 10 December 2019 19:34 WIB

Minyak stabil di dekat level 12-minggu tertinggi di New York, didukung oleh tanda-tanda menyusutnya persediaan minyak mentah AS yang belum ditutup oleh berlanjutnya alasan dalam perang perdagangan antara AS-China. Minyak West Texas Intermediate (WTI) berjangka sedikit berubah, setelah sempat melonj...

Harga Minyak Turun Seiring Lemahnya Ekspor China Menyoroti Dampak Perang Dagang
Monday, 9 December 2019 18:36 WIB

Harga minyak turun pada hari Senin setelah data yang menunjukkan ekspor China turun selama empat bulan berturut-turut, memicu kekhawatiran melalui pasar yang sudah gelisah tentang penurunan yang terjadi pada permintaan global oleh perang perdagangan antara Washington dan Beijing. Brent berjangka tu...

Harga Minyak Turun Meskipun OPEC+ Memangkas Pasokannya
Friday, 6 December 2019 13:26 WIB

Harga minyak turun pada hari Jumat di Asia bahkan setelah Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya sepakat untuk meningkatkan pengurangan produksi hampir 50% pada awal tahun 2020. Minyak mentah AS WTI berjangka diperdagangkan 0,3% lebih rendah ke level $ 58,27 pada pukul 12:29 siang...

Harga Minyak Berayun Setelah OPEC+ Gagal Menurunkan Target Output Baru
Friday, 6 December 2019 07:57 WIB

Minyak berada di dekat level $ 58 per barel karena koalisi OPEC+ gagal untuk menjabarkan rincian perjanjian untuk menyesuaikan target produksi resminya bahkan setelah enam jam perundingan di Wina. Kontrak berjangka sedikit berubah di New York setelah berputar sepanjang sesi sebelumnya. Sementara Or...

ANOTHER NEWS
Indeks Berjangka AS Menujukkan Kenaikan pada Pembukaan, Didukung Kesepakatan Dagang Awal AS-Tiongkok
Monday, 16 December 2019 19:50 WIB Indeks saham berjangka AS menunjukkan lebih tinggi pada hari Senin, dengan nada optimis terkait dengan kesepakatan perdagangan awal antara AS-China, meskipun pertanyaan tetap mengenai rincian perjanjian "fase satu" yang telah lama...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.