Minyak Bergerak Lebih Tinggi Seiring Berlangsungnya Pembicaraan Perdagangan AS-China
Thursday, 10 October 2019 19:32 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak berjangka naik tipis dalam aksi harga yang berayun pada hari Kamis karena para pedagang berusaha memahami laporan berita yang saling bertentangan seputar pembicaraan perdagangan AS dan China dan menguraikan penilaian bulanan OPEC mengenai penawaran dan permintaan global.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November naik 23 sen, atau 0,4%, ke level $ 52,82 per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak acuan global, Desember, minyak mentah Brent menguat 10 sen, atau 0,2%, diperdagangkan pada level $ 58,42 per barel.

Bloomberg News melaporkan pada Rabu malam bahwa Gedung Putih dapat mengimplementasikan kesepakatan mata uang yang sebelumnya disepakati dengan China lebih cepat dari penjadwalan, dan menunda kenaikan tarif yang akan berlaku minggu depan. The New York Times melaporkan bahwa Presiden Donald Trump menyoroti izin penerbitan untuk beberapa perusahaan AS untuk melakukan bisnis dengan raksasa telekomunikasi China Huawei Technologies.

Sebelumnya, South China Morning Post telah melaporkan bahwa pembicaraan awal pekan ini meletakkan dasar untuk pembicaraan tingkat tinggi yang akan dimulai hari Kamis telah membuat sedikit kemajuan dan bahwa delegasi perdagangan utama China akan mempersingkat kunjungannya dari dua hari menjadi sehari. (knc)

Sumber : Market Watch

RELATED NEWS

Minyak Menuju Penurunan Mingguan Karena Tanda-Tanda Pasokan Global yang Memadai
Friday, 15 November 2019 19:03 WIB

Minyak menuju penurunan mingguan karena meningkatnya persediaan minyak mentah AS dan produksi baru di tempat lain mengisyaratkan bahwa pasar global akan tetap dipasok dengan nyaman. Kontrak berjangka tergelincir 0,5% di New York, membawa kerugian minggu ini menjadi 1,3%. Data pemerintah AS menunjuk...

Minyak Naik Karena Tanda-Tanda Penurunan Pasokan AS, Outlook Serpihan OPEC
Thursday, 14 November 2019 18:49 WIB

Minyak naik untuk hari kedua setelah sebuah laporan industri menunjukkan penurunan dalam persediaan AS, dan ketika OPEC mengatakan melihat potensi perlambatan "tajam" dalam produksi serpih Amerika tahun depan. Kontrak berjangka bertambah 1,1% di New York. Harapan bahwa pemerintah AS akan melaporkan...

Minyak Turun Di Tengah Ketidakpastian Perang Perdagangan dan Pemotongan Pasokan OPEC
Friday, 8 November 2019 19:50 WIB

Minyak turun seiring para pedagang menunggu lebih banyak tanda-tanda konkret bahwa AS dan China sedang menyelesaikan sengketa perdagangan mereka, dan di tengah kekhawatiran bahwa OPEC dan mitranya tidak akan memperdalam pembatasan produksi untuk mencegah kelebihan pasokan. Kontrak berjangka turun s...

Minyak Melanjutkan Kenaikannya Ditengah Kesepakatan Pembatalan Tarif Perdagangan
Thursday, 7 November 2019 19:27 WIB

Minyak melonjak ketika China dan AS membuat kemajuan dalam menyelesaikan sengketa perdagangan yang telah membebani pasar global tahun ini, mengimbangi tanda-tanda bahwa OPEC dan mitranya tidak akan melakukan pengurangan pasokan yang lebih dalam. Minyak mentah Brent naik sebanyak 1,5% di London, mem...

Minyak Turun Dari Enam Minggu Tertinggi Karena Tanda-Tanda Pasokan AS Melanjutkan Kenaikannya
Wednesday, 6 November 2019 18:18 WIB

Minyak turun dari level enam minggu tertinggi terkait tanda-tanda kenaikan lain dalam minyak mentah AS menegaskan kembali pandangan yang berlaku bahwa pasar global dipasok dengan nyaman. Kontrak berjangka turun sebanyak 0,8% di New York setelah sebelumnya naik 5,6% selama tiga sesi terakhir. Americ...

ANOTHER NEWS
Saham Asia turun seiring Trump mengancam menaikan tarif kepada China
Wednesday, 20 November 2019 07:47 WIB Saham Asia diperdagangkan lebih rendah pada Rabu pagi seiring Presiden AS Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif barang-barang China jika kedua kekuatan ekonomi itu tidak mencapai kesepakatan. Indeks Nikkei 225 dan Topix Jepang sedikit lebih...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.