Harga Minyak Naik Dari 2-Bulan Terendah; Output Saudi Pulih
Thursday, 3 October 2019 19:33 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Harga minyak melambung di dekat posisi terendah dua bulan pada hari Kamis, masih dilanda kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi global akan kembali membuat pasar dibanjiri dengan terlalu banyak minyak mentah tahun depan.

Pada pukul 08:12 ET (12:12 GMT), patokan harga berjangka AS berada di level $ 52,38 per barel, turun 0,4% pada hari itu dan mendekati level terendah dua bulan di level $ 52,26 yang tertekan semalam. Harga sekarang di bawah di mana mereka berada sebelum serangan drone pada instalasi minyak Arab Saudi pada awal September.

Minyak mentah Brent berjangka, patokan internasional, berada di level $ 57,45 per barel, juga turun 0,4% pada hari itu dan juga di bawah level $ 60 yang diambil oleh banyak jurusan Eropa dan AS sebagai patokan mereka.

Dampak dari serangan Saudi terhadap pasokan fisik kini telah hancur secara total. Menteri Perminyakan Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan pada sebuah konferensi di Moskow, Kamis, bahwa output kerajaan telah stabil pada 9,9 juta barel per hari, dan sekarang berada 1,4 juta barel per hari kapasitas cadangan. (knc)

Sumber : Investing.com

RELATED NEWS

Minyak Menuju Penurunan Mingguan Karena Tanda-Tanda Pasokan Global yang Memadai
Friday, 15 November 2019 19:03 WIB

Minyak menuju penurunan mingguan karena meningkatnya persediaan minyak mentah AS dan produksi baru di tempat lain mengisyaratkan bahwa pasar global akan tetap dipasok dengan nyaman. Kontrak berjangka tergelincir 0,5% di New York, membawa kerugian minggu ini menjadi 1,3%. Data pemerintah AS menunjuk...

Minyak Naik Karena Tanda-Tanda Penurunan Pasokan AS, Outlook Serpihan OPEC
Thursday, 14 November 2019 18:49 WIB

Minyak naik untuk hari kedua setelah sebuah laporan industri menunjukkan penurunan dalam persediaan AS, dan ketika OPEC mengatakan melihat potensi perlambatan "tajam" dalam produksi serpih Amerika tahun depan. Kontrak berjangka bertambah 1,1% di New York. Harapan bahwa pemerintah AS akan melaporkan...

Minyak Turun Di Tengah Ketidakpastian Perang Perdagangan dan Pemotongan Pasokan OPEC
Friday, 8 November 2019 19:50 WIB

Minyak turun seiring para pedagang menunggu lebih banyak tanda-tanda konkret bahwa AS dan China sedang menyelesaikan sengketa perdagangan mereka, dan di tengah kekhawatiran bahwa OPEC dan mitranya tidak akan memperdalam pembatasan produksi untuk mencegah kelebihan pasokan. Kontrak berjangka turun s...

Minyak Melanjutkan Kenaikannya Ditengah Kesepakatan Pembatalan Tarif Perdagangan
Thursday, 7 November 2019 19:27 WIB

Minyak melonjak ketika China dan AS membuat kemajuan dalam menyelesaikan sengketa perdagangan yang telah membebani pasar global tahun ini, mengimbangi tanda-tanda bahwa OPEC dan mitranya tidak akan melakukan pengurangan pasokan yang lebih dalam. Minyak mentah Brent naik sebanyak 1,5% di London, mem...

Minyak Turun Dari Enam Minggu Tertinggi Karena Tanda-Tanda Pasokan AS Melanjutkan Kenaikannya
Wednesday, 6 November 2019 18:18 WIB

Minyak turun dari level enam minggu tertinggi terkait tanda-tanda kenaikan lain dalam minyak mentah AS menegaskan kembali pandangan yang berlaku bahwa pasar global dipasok dengan nyaman. Kontrak berjangka turun sebanyak 0,8% di New York setelah sebelumnya naik 5,6% selama tiga sesi terakhir. Americ...

ANOTHER NEWS
Parlemen India Membahas Bahaya Udara Beracun
Wednesday, 20 November 2019 10:48 WIB Parlemen India pada hari Selasa memperdebatkan udara beracun yang mengancam kehidupan 48 juta orang di wilayah ibu kota, dengan para pemimpin oposisi menuntut pembentukan panel parlemen untuk memperbaiki situasi pada basis jangka panjang. Dalam...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.