Minyak Naik Lebih Dari 1% Karena Keraguan Pasokan Saudi, Ketegangan di Timur Tengah
Monday, 23 September 2019 13:22 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Harga minyak naik lebih dari 1% pada hari Senin di tengah keraguan atas seberapa cepat Arab Saudi dapat mengembalikan kembali produksi minyak mentah penuh setelah serangan pada fasilitas pemrosesan terbesarnya awal bulan ini dan karena ketegangan di Timur Tengah tetap pada tingkat tinggi.

Minyak mentah berjangka Brent (LCOc1) meningkat hingga $ 65,50 per barel. Kontrak bulan depan berada di level $ 64,98, naik 70 sen, atau 1,09% pada pukul 05:29 GMT.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS (CLc1) berada di level $ 58,71 per barel, naik 62 sen, atau 1,07%, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi $ 59,39.

Meskipun ada upaya oleh eksportir minyak utama Arab Saudi untuk meyakinkan pasar global, ia dapat melanjutkan produksi penuh pada akhir bulan ini setelah serangan terhadap fasilitas pemrosesan minyak terbesarnya pada pertengahan September lalu, pembeli dan pedagang tetap skeptis. Serangan itu menghancurkan setengah dari produksi minyak kerajaan.

Perusahaan minyak negara Saudi Aramco telah beralih nilai minyak mentah dan mendorong kembali pengiriman minyak mentah dan produk olahan kepada pelanggan beberapa hari setelah serangan. (knc)

Sumber : Reuters

RELATED NEWS

Minyak Bergerak Lebih Tinggi Di Pasar Yang Berayun
Thursday, 17 October 2019 03:39 WIB

Turun dari satu hari dan selanjutnya, pola berayun di pasar minyak berlanjut pada hari Rabu, dengan pasar bergerak ke setiap berita utama yang jauh lebih penting karena tidak adanya perkembangan substantif pada pembicaraan antara AS-China dan pengurangan produksi OPEC. Minyak mentah West Texas Inte...

Minyak Turun Karena Investor Fokus pada Prospek Ekonomi Yang Suram
Wednesday, 16 October 2019 03:40 WIB

Minyak mentah turun untuk hari kedua di tengah prospek pertumbuhan global yang melemah dan pasokan minyak mentah yang melimpah di ekonomi terbesar dunia. Kontrak berjangka turun 1,5% di New York pada hari Selasa. Harapan untuk penyelesaian masalah utama dalam sengketa perdagangan antara AS-China me...

Minyak Bergerak Lebih Tinggi Seiring Berlangsungnya Pembicaraan Perdagangan AS-China
Thursday, 10 October 2019 19:32 WIB

Minyak berjangka naik tipis dalam aksi harga yang berayun pada hari Kamis karena para pedagang berusaha memahami laporan berita yang saling bertentangan seputar pembicaraan perdagangan AS dan China dan menguraikan penilaian bulanan OPEC mengenai penawaran dan permintaan global. Minyak mentah West T...

Minyak Menuju Penurunan Mingguan Terbesar Sejak Juli Lalu Ditengah Pesimisnya Permintaan
Friday, 4 October 2019 19:07 WIB

Minyak menuju penurunan mingguan terbesar sejak pertengahan Juli lalu karena serangkaian data ekonomi yang mengecewakan ditambahkan ke kekhawatiran resesi global akan datang. Kontrak berjangka di New York naik tipis pada hari Jumat, tetapi turun 5,8% minggu ini. Ukuran utama dari aktivitas industri...

Harga Minyak Naik Dari 2-Bulan Terendah; Output Saudi Pulih
Thursday, 3 October 2019 19:33 WIB

Harga minyak melambung di dekat posisi terendah dua bulan pada hari Kamis, masih dilanda kekhawatiran bahwa perlambatan ekonomi global akan kembali membuat pasar dibanjiri dengan terlalu banyak minyak mentah tahun depan. Pada pukul 08:12 ET (12:12 GMT), patokan harga berjangka AS berada di level $ ...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong berakhir dengan kenaikan
Thursday, 17 October 2019 15:31 WIB Saham Hong Kong berakhir pada catatan positif Kamis ini karena data AS yang lebih lemah meningkatkan harapan untuk pemangkasan suku bunga lagi oleh Federal Reserve. Indeks Hang Seng naik 0,69 persen, atau 184,21 poin, menjadi 26.848,49. Indeks...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.