Minyak Menuju Kenaikan Mingguan Back-to-Back Ditengah Mencairnya Tensi Perang Perdagangan
Friday, 23 August 2019 13:59 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak menuju kenaikan mingguan back-to-back pertamanya sejak Juni ditengah tanda-tanda AS dan China yang bisa mendekati kesepakatan perdagangan dan seiring meningkatnya daftar bank sentral memulai pelonggaran kebijakan untuk menopang pertumbuhan.

Kontrak berjangka di New York lebih tinggi pada hari Jumat dan naik 1,2% minggu ini. Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan berbicara pada hari Jumat di Jackson Hole, Wyoming di tengah ekspektasi untuk penurunan suku bunga AS bulan depan. Ekonomi Amerika telah memasang tanda-tanda peringatan resesi, memacu spekulasi bahwa Presiden Donald Trump akan mencapai kesepakatan dengan China untuk meningkatkan peluang terpilihnya kembali.

Harga minyak telah pulih sejak penurunan tajam pada awal Agustus lalu karena konflik perdagangan AS-China mengancam akan berubah menjadi perang mata uang. Gedung Putih telah memberikan nada yang lebih lembut sejak itu, menunda pengenaan beberapa tarif dan menandakan lebih banyak pertemuan yang direncanakan. Sementara itu, tenggat waktu sanksi AS yang menjulang mengancam akan menghancurkan armada rig Iran yang semakin menipis dan menghambat produksi energi lebih lanjut.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober bertambah 19 sen, atau 0,3%, ke level $ 55,54 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 7:32 pagi di London. Kontrak turun 0,6% pada hari Kamis.

Brent untuk Oktober menguat 28 sen, atau 0,5%, ke level $ 60,20 di ICE Futures Europe Exchange setelah ditutup 0,6% lebih rendah pada hari Kamis. Minyak mentah acuan global diperdagangkan dengan premi $ 4,67 per barel ke WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

EIA: Persediaan Minyak Mentah AS Turun 6,9 Juta Barel
Wednesday, 11 September 2019 21:52 WIB

Laporan mingguan yang dirilis oleh Energy Information Administration (EIA) AS mengungkapkan bahwa persediaan minyak mentah komersial di AS turun 6,9 juta barel dalam pekan yang berakhir 6 September dibandingkan dengan perkiraan analis penurunan 2,6 juta barel. Poin-poin penting dari rilis pers "Ki...

Harga minyak memperpanjang kenaikan karena EIA melaporkan penurunan mingguan 4,8 juta barel dalam pasokan AS
Thursday, 5 September 2019 22:20 WIB

Administrasi Informasi Energi pada hari Kamis melaporkan bahwa pasokan minyak mentah AS turun 4,8 juta barel untuk pekan yang berakhir 30 Agustus. Rata-rata, para analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan penurunan 3 juta barel, sedangkan American Petroleum Institute pada hari R...

Minyak Menuju Gain Mingguan Terbesar Pada Optimisme Perang Perdagangan
Friday, 30 August 2019 18:53 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan terbesar sejak pertengahan Juli lalu setelah penurunan pada persediaan minyak mentah AS yang cukup besar dan jeda yang jelas dalam perang perdagangan AS dan China mengurangi kekhawatiran permintaan. Kontrak berjangka di New York turun 0,9% pada hari Jumat tetapi naik...

EIA Melaporkan Penurunan Mingguan 10 Juta Barel pada Persediaan Minyak AS
Wednesday, 28 August 2019 21:43 WIB

Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu melaporkan bahwa pasokan minyak mentah AS turun 10 juta barel untuk pekan yang berakhir 23 Agustus. Analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan penurunan rata-rata 4,7 juta barel, sementara American Petroleum Institute pada Selasa melap...

Harga Minyak Hentikan Penurunan 3-Hari Beruntun pada Pernyataan Perdagangan Trump
Monday, 26 August 2019 19:23 WIB

Harga minyak mentah AS semalam berubah lebih tinggi pada hari Senin, menghentikan penurunan beruntun selama tiga hari, karena Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa China bersedia untuk memulai kembali negosiasi perdagangan. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berjangka yang diperdagangk...

ANOTHER NEWS
Saham Hong Kong Jatuh Untuk Hari Ketiga (Review)
Thursday, 19 September 2019 03:32 WIB Saham-saham Hong Kong berakhir dengan penurunan pada Rabu ini, yang melanjutkan aksi jual hari ketiga karena para pelaku pasar resah atas dampak protes di kota tersebut, sementara mereka sedang menunggu keputusan kebijakan utama Federal...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.