Minyak Stabil Karena Perhatian Beralih ke Pelonggaran Moneter Dari Persediaan
Thursday, 22 August 2019 14:11 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak stabil setelah mengalami penurunan pertamanya minggu ini karena perhatian beralih dari memperluas stok bahan bakar Amerika ke prospek pelonggaran moneter saat para bankir sentral dunia berkumpul di Jackson Hole, Wyoming.

Kontrak berjangka di New York sedikit berubah setelah naik sebanyak 0,8% sebelumnya. Mereka telah pulih dari penurunan 1,2% pada hari Rabu yang dipicu oleh lonjakan yang mengejutkan dalam persediaan diesel dan bensin AS. Investor melihat penurunan suku bunga selanjutnya pada pertemuan Federal Reserve tanggal 17-18 September mendatang dan akan mengamati dengan cermat pidato Ketua Jerome Powell pada Jumat di retret kebijakan tahunan.

Minyak sedang menuju kenaikan mingguan pertama berturut-turut sejak Juni, dibantu oleh serangan pesawat tak berawak di ladang minyak Arab Saudi dan mengisyaratkan mencairnya hubungan perdagangan AS-China. Persediaan minyak mentah AS turun 2,7 juta barel pekan lalu, penurunan pertama dalam tiga minggu terakhir, menurut laporan dari Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober turun 4 sen ke level $ 55,64 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 7:55 pagi di London setelah naik sebanyak 43 sen sebelumnya. Kontrak telah menguat 1,4% sejauh minggu ini.

Brent untuk penyelesaian Oktober diperdagangkan 10 sen lebih rendah pada level $ 60,20 per barel di ICE Futures Europe Exchange. Minyak acuan global diperdagangkan dengan premi $ 4,57 untuk WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Naik Lebih Dari 1% Karena Keraguan Pasokan Saudi, Ketegangan di Timur Tengah
Monday, 23 September 2019 13:22 WIB

Harga minyak naik lebih dari 1% pada hari Senin di tengah keraguan atas seberapa cepat Arab Saudi dapat mengembalikan kembali produksi minyak mentah penuh setelah serangan pada fasilitas pemrosesan terbesarnya awal bulan ini dan karena ketegangan di Timur Tengah tetap pada tingkat tinggi. Minyak me...

Minyak Menguat Karena Laporan untuk Perlambatan Pengembalian Output Saudi yang Hilang
Monday, 23 September 2019 07:27 WIB

Minyak mengalami kenaikan tajam pada perdagangan Senin pagi di Asia menyusul laporan bahwa perbaikan penuh untuk ladang minyak Saudi yang terkena serangan drone pada awal bulan ini mungkin memakan waktu berbulan-bulan. Minyak mentah Brent naik 1,1% setelah melonjak 6,7% minggu lalu, kenaikan minggu...

EIA: Persediaan Minyak Mentah AS Turun 6,9 Juta Barel
Wednesday, 11 September 2019 21:52 WIB

Laporan mingguan yang dirilis oleh Energy Information Administration (EIA) AS mengungkapkan bahwa persediaan minyak mentah komersial di AS turun 6,9 juta barel dalam pekan yang berakhir 6 September dibandingkan dengan perkiraan analis penurunan 2,6 juta barel. Poin-poin penting dari rilis pers "Ki...

Harga minyak memperpanjang kenaikan karena EIA melaporkan penurunan mingguan 4,8 juta barel dalam pasokan AS
Thursday, 5 September 2019 22:20 WIB

Administrasi Informasi Energi pada hari Kamis melaporkan bahwa pasokan minyak mentah AS turun 4,8 juta barel untuk pekan yang berakhir 30 Agustus. Rata-rata, para analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan penurunan 3 juta barel, sedangkan American Petroleum Institute pada hari R...

Minyak Menuju Gain Mingguan Terbesar Pada Optimisme Perang Perdagangan
Friday, 30 August 2019 18:53 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan terbesar sejak pertengahan Juli lalu setelah penurunan pada persediaan minyak mentah AS yang cukup besar dan jeda yang jelas dalam perang perdagangan AS dan China mengurangi kekhawatiran permintaan. Kontrak berjangka di New York turun 0,9% pada hari Jumat tetapi naik...

ANOTHER NEWS
Emas berjangka menetap di level tertinggi lebih dari 2 pekan
Tuesday, 24 September 2019 00:59 WIB Emas berjangka naik pada hari Senin untuk menetap di level tertinggi dalam lebih dari dua pekan. Lemahnya data ekonomi zona eropa meningkatkan kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global, serta ketidakpastian seputar perundingan perdagangan AS...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.