Minyak Naik Karena Perhatian Beralih Dari Persediaan Menjadi Pelonggaran Moneter
Thursday, 22 August 2019 08:13 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak naik karena perhatian beralih dari perluasan stok bahan bakar Amerika ke prospek pelonggaran moneter saat para bankir sentral dunia berkumpul di Jackson Hole, Wyoming.

Kontrak berjangka naik sebanyak 0,7% di New York, rebound dari penurunan 1,2% pada hari Rabu yang didorong oleh lonjakan yang mengejutkan dalam persediaan diesel dan bensin Amerika. Investor mengharapkan penurunan suku bunga selanjutnya pada pertemuan Federal Reserve 17-18 September dan akan mengamati dengan cermat pidato Ketua Jerome Powell pada hari Jumat di retret kebijakan tahunan Kansas City Fed.

Minyak sedang menuju kenaikan mingguan pertama berturut-turut sejak Juni, dibantu oleh serangan pesawat tak berawak di ladang minyak Arab Saudi dan mengisyaratkan mencairnya hubungan perdagangan AS-China. Persediaan minyak AS turun 2,7 juta barel pekan lalu, penurunan pertama dalam tiga minggu terakhir, menurut laporan dari Administrasi Informasi Energi pada hari Rabu.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober naik sebesar 35 sen, atau 0,6%, ke level $ 56,03 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:01 pagi di Singapura setelah menguat 39 sen sebelumnya. Kontrak telah meningkat 2,1% selama minggu ini.

Brent untuk penyelesaian Oktober naik 30 sen, atau 0,5%, ke level $ 60,60 per barel di ICE Futures Europe Exchange. Minyak acuan global diperdagangkan dengan premi $ 4,55 ke WTI. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Melihat Rebound Pertamanya Dalam Seminggu, Mengamati Data Stok
Wednesday, 29 January 2020 03:56 WIB

Harga minyak naik untuk pertama kalinya dalam sepekan terakhir pada hari Selasa karena investor mencoba melihat di luar virus corona dan dampaknya yang melemahkan pasar, meskipun tes minyak mentah yang sebenarnya mungkin datang dari data stok mingguan yang akan datang. Minyak mentah West Texas Inte...

Minyak Dekati Level $ 59 Karena Kesepakatan Perdagangan Mendorong Pasokan Yang Berlimpah
Friday, 17 January 2020 19:20 WIB

Minyak mendekati level $ 59 per barel di New York setelah mengalami kenaikan terbesarnya dalam hampir dua minggu terakhir setelah AS dan China menandatangani perjanjian perdagangan, meskipun tetap dibatasi oleh tanda-tanda bahwa pasokan tetap berlimpah. Kontrak berjangka naik 0,5%, setelah meningka...

Minyak Dekati 6 Minggu Terendah Karena Pasokan Yang Cukup Mengimbangi Harapan Perdagangan
Thursday, 16 January 2020 18:29 WIB

Minyak diperdagangkan mendekati level penutupan terendah dalam enam minggu karena harapan hati-hati bahwa pakta perdagangan AS-China akan mendukung permintaan diimbangi oleh tanda-tanda pasokan yang cukup. Kontrak berjangka bertahan di dekat $ 58 per barel pada hari Kamis setelah menyelesaikan hari...

Minyak Pertahankan Penurunan Mingguan Terbesar Sejak Juli Karena Meredanya Ketegangan di Teluk
Monday, 13 January 2020 19:50 WIB

Minyak stabil setelah mengalami penurunan mingguan terbesarnya sejak Juli lalu terkait pelonggaran ketegangan geopolitik di Timur Tengah mengalihkan perhatian kembali ke melimpahnya pasokan baru yang akan melanda pasar tahun ini. Ancaman perang langsung telah surut sejak Teheran menembakkan rudal k...

Harga Minyak Lanjutkan Penurunannya Seiring Meredanya Ketegangan AS-Iran
Friday, 10 January 2020 13:54 WIB

Harga minyak terus bergerak menurun pada hari Jumat di Asia dan menuju untuk mencatatkan kerugian mingguan pertama mereka sejak November lalu ketika konflik antara AS-Iran mereda. Minyak Mentah AS WTI berjangka turun 0,2% ke level $ 59,48 pada pukul 12:50 ET (04:50 GMT), sementara Minyak Internasio...

ANOTHER NEWS
Dow Naik Untuk Hari Kedua seiring Data Penghasilan yang Terbebani Kekhawatiran Coronavirus
Wednesday, 29 January 2020 23:56 WIB Saham diperdagangkan lebih tinggi pada hari Rabu, karena investor menela'ah laporan pendapatan perusahaan, dengan hasil yang lebih baik dari perkiraan dari nama-nama indeks blue-chip, termasuk Apple, Dow dan McDonalds, membantu menutupi beberapa...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.