Minyak Pertahankan Gain Terkait Tanda-Tanda Mencairnya Ketegangan Perdagangan, Serangan Drone
Tuesday, 20 August 2019 07:44 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak bertahan setelah AS menunda sanksi terhadap Huawei Technologies Co., menawarkan sedikit kemajuan dalam perang dagangnya dengan China, dan serangan pesawat tak berawak di Arab Saudi menyoroti meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Kontrak berjangka di New York turun 0,2%, setelah naik 2,4% di sesi hari Senin. AS akan memperpanjang pengecualian untuk pelanggan raksasa telekomunikasi China itu selama 90 hari kedepan, kata Sekretaris Perdagangan Wilbur Ross. Langkah ini dilakukan seminggu setelah Presiden Donald Trump menunda tarif baru pada beberapa barang konsumen hingga pertengahan Desember.

Sementara itu, serangan pesawat tak berawak oleh pemberontak Yaman di ladang Shaybah di Arab Saudi, sumber sekitar 1 juta barel per hari, adalah pengingat akan ancaman yang terus berlanjut di jantung produksi minyak mentah global. Serangan itu hanya memicu kebakaran kecil dan tidak ada gangguan terhadap output, Saudi Arabian Oil Co. mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Iran memperingatkan AS agar tidak menargetkan supertanker yang membawa minyak negara Timur Tengah ketika kapal itu meninggalkan Gibraltar setelah ditangkap bulan lalu oleh pasukan AS.

Taruhan pada reli minyak mentah WTI melonjak 13% dalam pekan yang berakhir 13 Agustus - hari ketika presiden AS mengejutkan pasar keuangan dengan jeda dalam perang perdagangan dengan China - menurut data yang dirilis Jumat.

Persaingan antara AS dan produsen minyak Timur Tengah telah melonjak karena minyak mentah Amerika langsung menuju jantung Asia, pasar energi paling berharga di dunia.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman September turun 11 sen ke level $ 56,10 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 8:08 pagi waktu Sydney.

WTI September menetap $ 1,34 lebih tinggi pada level $ 56,21 per barel pada penutupan Senin. Kontrak akan berakhir Selasa. Kontrak Oktober yang lebih aktif naik $ 1,33 menjadi berakhir pada $ 56,14 per barel.

Brent untuk penyelesaian Oktober naik $ 1,10 ke level $ 59,74 di ICE Futures Europe Exchange. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Naik Lebih Dari 1% Karena Keraguan Pasokan Saudi, Ketegangan di Timur Tengah
Monday, 23 September 2019 13:22 WIB

Harga minyak naik lebih dari 1% pada hari Senin di tengah keraguan atas seberapa cepat Arab Saudi dapat mengembalikan kembali produksi minyak mentah penuh setelah serangan pada fasilitas pemrosesan terbesarnya awal bulan ini dan karena ketegangan di Timur Tengah tetap pada tingkat tinggi. Minyak me...

Minyak Menguat Karena Laporan untuk Perlambatan Pengembalian Output Saudi yang Hilang
Monday, 23 September 2019 07:27 WIB

Minyak mengalami kenaikan tajam pada perdagangan Senin pagi di Asia menyusul laporan bahwa perbaikan penuh untuk ladang minyak Saudi yang terkena serangan drone pada awal bulan ini mungkin memakan waktu berbulan-bulan. Minyak mentah Brent naik 1,1% setelah melonjak 6,7% minggu lalu, kenaikan minggu...

EIA: Persediaan Minyak Mentah AS Turun 6,9 Juta Barel
Wednesday, 11 September 2019 21:52 WIB

Laporan mingguan yang dirilis oleh Energy Information Administration (EIA) AS mengungkapkan bahwa persediaan minyak mentah komersial di AS turun 6,9 juta barel dalam pekan yang berakhir 6 September dibandingkan dengan perkiraan analis penurunan 2,6 juta barel. Poin-poin penting dari rilis pers "Ki...

Harga minyak memperpanjang kenaikan karena EIA melaporkan penurunan mingguan 4,8 juta barel dalam pasokan AS
Thursday, 5 September 2019 22:20 WIB

Administrasi Informasi Energi pada hari Kamis melaporkan bahwa pasokan minyak mentah AS turun 4,8 juta barel untuk pekan yang berakhir 30 Agustus. Rata-rata, para analis yang disurvei oleh S&P Global Platts memperkirakan penurunan 3 juta barel, sedangkan American Petroleum Institute pada hari R...

Minyak Menuju Gain Mingguan Terbesar Pada Optimisme Perang Perdagangan
Friday, 30 August 2019 18:53 WIB

Minyak menuju kenaikan mingguan terbesar sejak pertengahan Juli lalu setelah penurunan pada persediaan minyak mentah AS yang cukup besar dan jeda yang jelas dalam perang perdagangan AS dan China mengurangi kekhawatiran permintaan. Kontrak berjangka di New York turun 0,9% pada hari Jumat tetapi naik...

ANOTHER NEWS
Emas berjangka menetap di level tertinggi lebih dari 2 pekan
Tuesday, 24 September 2019 00:59 WIB Emas berjangka naik pada hari Senin untuk menetap di level tertinggi dalam lebih dari dua pekan. Lemahnya data ekonomi zona eropa meningkatkan kekhawatiran atas perlambatan ekonomi global, serta ketidakpastian seputar perundingan perdagangan AS...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.