Minyak Pertahankan Keuntungan Setelah Serangan Drone Gagal Mengganggu Output Saudi
Monday, 19 August 2019 07:28 WIB | COMMODITY |MinyakWTIBrent

Minyak mentah mempertahankan kenaikannya setelah serangan drone pada fasilitas minyak dan gas di Arab Saudi menggarisbawahi risiko geopolitik di Timur Tengah dan ketika investor menilai tanda-tanda kemajuan dalam negosiasi perdagangan dengan China.

Kontrak berjangka pada hari Senin sedikit berubah setelah naik 0,7% pada hari Jumat. Saudi Arabian Oil Co. mengatakan operasi minyak tidak terganggu setelah api kecil padam di pabrik cairan gas alam di lapangan Shaybah. Presiden Donald Trump mengatakan dalam sebuah postingan Twitter bahwa A.S. œbekerja sangat baik dengan China, dan berbicara! Setelah penasihat ekonominya mengatakan bahwa panggilan telepon baru-baru ini antara A.S dan negosiator perdagangan China telah œpositif.

Supertanker Iran ditahan bulan lalu atas dugaan mengangkut minyak ke Suriah karena melanggar sanksi Eropa berlayar dari perairan Gibraltar setelah dibebaskan oleh wilayah Inggris.

Penjelajah minyak mengambil aktivitas pengeboran di ladang Amerika untuk pertama kalinya dalam hampir dua bulan terakhir, menurut data yang dirilis hari Jumat oleh penyedia jasa ladang minyak Baker Hughes.

Spekulasi pada reli minyak mentah Intermediate Texas Barat melonjak 13% dalam pekan yang berakhir 13 Agustus - hari ketika presiden AS mengejutkan pasar keuangan dengan jeda dalam perang perdagangan dengan China, menurut data yang dirilis Jumat.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman September, yang akan berakhir pada hari Selasa, naik sebanyak 29c ke level $ 55,16 / bbl di Nymex dan diperdagangkan di level $ 55,11 pada jam 8:06 pagi waktu Tokyo.

Brent untuk penyelesaian Oktober menguat 28c ke level $ 58,92 / bbl di ICE Futures Europe Exchange. (knc)

Sumber : Bloomberg

RELATED NEWS

Minyak Dekati Level $ 59 Karena Kesepakatan Perdagangan Mendorong Pasokan Yang Berlimpah
Friday, 17 January 2020 19:20 WIB

Minyak mendekati level $ 59 per barel di New York setelah mengalami kenaikan terbesarnya dalam hampir dua minggu terakhir setelah AS dan China menandatangani perjanjian perdagangan, meskipun tetap dibatasi oleh tanda-tanda bahwa pasokan tetap berlimpah. Kontrak berjangka naik 0,5%, setelah meningka...

Minyak Dekati 6 Minggu Terendah Karena Pasokan Yang Cukup Mengimbangi Harapan Perdagangan
Thursday, 16 January 2020 18:29 WIB

Minyak diperdagangkan mendekati level penutupan terendah dalam enam minggu karena harapan hati-hati bahwa pakta perdagangan AS-China akan mendukung permintaan diimbangi oleh tanda-tanda pasokan yang cukup. Kontrak berjangka bertahan di dekat $ 58 per barel pada hari Kamis setelah menyelesaikan hari...

Minyak Pertahankan Penurunan Mingguan Terbesar Sejak Juli Karena Meredanya Ketegangan di Teluk
Monday, 13 January 2020 19:50 WIB

Minyak stabil setelah mengalami penurunan mingguan terbesarnya sejak Juli lalu terkait pelonggaran ketegangan geopolitik di Timur Tengah mengalihkan perhatian kembali ke melimpahnya pasokan baru yang akan melanda pasar tahun ini. Ancaman perang langsung telah surut sejak Teheran menembakkan rudal k...

Harga Minyak Lanjutkan Penurunannya Seiring Meredanya Ketegangan AS-Iran
Friday, 10 January 2020 13:54 WIB

Harga minyak terus bergerak menurun pada hari Jumat di Asia dan menuju untuk mencatatkan kerugian mingguan pertama mereka sejak November lalu ketika konflik antara AS-Iran mereda. Minyak Mentah AS WTI berjangka turun 0,2% ke level $ 59,48 pada pukul 12:50 ET (04:50 GMT), sementara Minyak Internasio...

Minyak Menuju Kerugian Mingguan Pertamanya Sejak November Karena Menurunnya Resiko
Friday, 10 January 2020 07:29 WIB

Minyak menuju kerugian mingguan pertamanya sejak November lalu karena prospek perang terbuka di Teluk Persia surut, mengurangi kekhawatiran gangguan pasokan di Timur Tengah. Kontrak berjangka di New York sedikit berubah, menuju untuk turun lebih dari 5% minggu ini. DPR AS memberikan suara pada hari...

ANOTHER NEWS
Saham AS berakhir melemah seiring kekhawatiran atas wabah coronavirus
Saturday, 25 January 2020 04:19 WIB Saham AS berakhir lebih rendah pada hari Jumat, memberikan kenaikan awal pasca pihak berwenang mengkonfirmasi kasus virus corona AS kedua. Saham Dow Jones Industrial Average turun sekitar 170 poin, atau 0,6%, berakhir di level 28.990, menurut...

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.